
Keesokan harinya Asella memposting video yang tadi malam direkam nya. Sebelumnya ia menggunakan akun lain untuk memposting tersebut. Tidak perlu menunggu waktu lama sudah banyak komentar yang bertebaran. Dan pagi itu menjadi topik panas.
Para penggemar Callrin banyak yang mengatakan kecewa dengan sikap nya yang selama ini mereka anggap baik. Banyak yang menyebarkan video tersebut. Bos di perusahaan lain pun sudah mengetahui kelakuan Jenry, bos dari Mealben.
" Dengan begini akan membuat semua orang tahu kelakuan Callrin dan juga ini bisa membuat namanya tercemar " ucap Asella sembari memotong buah.
" Seharusnya di Mealben sekarang ada banyak wartawan, sebaiknya kita tidak kesana " ucap Shu-shu.
"Yang kamu katakan ada benarnya kucing, kita pergi membeli bahan makanan saja " ucap Asella yang kemudian bersiap siap untuk keluar.
" Mengapa kita tidak sekalian mengunjungi orang tua angkat, wanita ini " ucap Shu-shu.
......................
Dalam ingatan Asella, dia sudah di usir dari keluarga Jieman itu karena permintaan dari putri kandung mereka. Setelah 1 tahun sejak Asella di adopsi mereka mempunyai anak, dia bernama Meisha Jieman.
Meisha hidup dengan penuh kasih sayang dan selalu dimanjakan, setelah dia remaja barulah ia mengetahui bahwa Asella bukanlah kakak kandung nya.
Karena tidak ingin berbagi perhatian dengan kakak nya itu, akhirnya ia meminta kepada orang tua nya agar Mengusir Asella, meski orang Meisha agak ragu namun karena itu diminta oleh anaknya sendiri, akhirnya dituruti.
Asella di usir dari rumah itu saat berumur 16 tahun yang artinya pada saat itu Meisha berumur 14 tahun.
Asella sudah mandiri sejak kecil meskipun dahulu ia pernah tinggal di kediaman Jieman. Namun tetap saja tidak akan diperlakukan seperti anak kandung. Itu sudah berlalu sekitar
......................
" pemilik asli sudah di usir untuk apa mengunjungi nya " ucap Asella.
"Lagi pula mereka kan sudah mempunyai anak, jadi mereka pasti sudah lama melupakan pemilik asli ini. " Jelas Asella kepada Shu-shu.
Shu-shu sedikit heran dengan perkataan Asella, yang ia tahu sistem menyebutkan bahwa wanita bernama Asella tersebut merupakan anak tunggal dari keluarga Jieman dan kapan keluarga Jieman mempunyai anak kandung.
" mungkin kamu bingung dengan apa yang aku katakan " ucap Asella melihat kucing itu tidak merespon.
"bukan hanya bingung aku bahkan tidak tahu keluarga Jieman punya anak kandung, bagaimana kamu tahu ?" tanya Shu-shu.
"Itu karena ... " belum selesai Asella bicara Shu-shu kemudian memotong pembicaraan nya.
" Kalau aku tidak salah pasti dari ingatan pemilik asli nya kan " tebakan Shu-shu benar. Asella mengangguk kan kepalanya sebagai jawaban.
Kemudian Asella pergi ke keluar dan menaiki taksi, Asella juga membawa Shu-shu. Setelah beberapa saat mereka sampai di Supermarket.
Asella pergi berbelanja kebutuhan, juga tidak lupa untuk membeli makanan kucing nya. Setelah selesai Asella menuju ke kasir namun di kasir dia bertemu lagi dengan pria yang kemarin membantu nya saat pingsan di hotel.
" Eh.. kamu !!" ucap Asella melihat pria itu.
" Kita bertemu lagi " ucap pria itu.
__ADS_1
Asella membalasnya dengan senyum, setelah selesai dari berbelanja Asella mengajak pria itu untuk makan bersama sebagai ucapan terima dari Sella.
Lalu kemudian pria itu setuju, ia menawarkan agar Asella ikut mobil nya saja, karena mungkin susah mencari taksi. Asella setuju lalu mereka berdua pergi ke restoran tidak jauh dari sana.
Di dalam mobil tidak terjadi pembicaraan hanya suasana diam, itu membuat Asella canggung. Beberapa saat kemudian akhirnya mereka sampai di restoran tersebut. Keduanya masuk dan kemudian memesan makanan.
"hm... pilihlah yang kau suka " ucap Asella yang memulai pembicaraan.
"Aku pesan yang ini " ucap pria itu kepada pelayan tersebut.
"baik. nona mau pesan apa?" tanya pelayan itu kepada Asella.
" bawakan aku salad buah " timbal Asella.
Lalu pelayan tersebut kemudian pergi dan kini suasana nya menjadi diam kembali, Asella tidak nyaman dengan hal tersebut. Ia kemudian memulai pembicaraan.
" Aku tidak menyangka kita akan bertemu kembali, hhe " ucap Asella sedikit canggung.
" benar. Kita sudah bertemu lagi, namaku Arkant " ucap nya .
"Aku Asella "
Kesempatan!! aku harus bisa membuat nya deket dengan ku, tidak peduli bagaimana pun aku harus bisa berteman dengan dia ; gumam Asella.
" Arkant... apakah kamu mau menjadi temanku " ucap Asella sambil memalingkan wajahnya.
"tidak apa-apa jika kamu tidak mau aku tidak akan memaksamu ." ucap Asella dengan canggung.
" Aku tidak mengatakan tidak mau " jawab Arkant .
" Jadi maksudnya..."
" Ya ... aku ... begitulah..." ucap Arkant sedikit canggung. Asella tahu maksudnya ia kemudian menunjukkan ekspresi gembira.
" makasih ya Arkant, kamu itu temen pertama ku"
" Teman pertama? apakah kamu bercanda? " tanya Arkant.
" Aku memang tidak mempunyai teman, jadilah teman sejati ku "
.....
Kemudian datang lah pelayan yang mengantarkan pesanan mereka. Asella memakan salad buah nya dan Arkant dengan makanan nya.
" kamu sedang menjaga pola makan !!" tebak Arkant, melihat Asella hanya memesan salad buah.
" Ya seperti yang kamu lihat " ucap Asella.
__ADS_1
Tiba-tiba handphone Asella berdering, di layar tertulis nama, manager Roy. Biasanya Roy menelepon jika ada saat penting dan juga dia salah satu orang yang baik kepada pemilik asli.
Apa yang terjadi? mengapa Roy menelepon ku ; batin Asella.
" eng... aku Jawab telpon dulu " ucap Asella yang kemudian diangguki oleh Galen.
Asella menjauh dari meja makan dan mengangkat telepon itu. " Ada apa Roy " .
" Dimana kamu sekarang Sella, kantor ini sedang dalam masalah banyak wartawan disini, kembali ke sini mereka ingin bicara padamu!!" ucap Roy dengan tegas.
" Mengapa harus padaku?" jawab Asella yang malas pergi ke sana.
" Semua aktris disini sedang dimintai pendapat tentang Mealben hanya kamu yang tidak disini, jadi cepatlah kemari!!!!" Ucapan Roy seakan berteriak.
"Aku akan kesana!" Ucapan yang terdengar malas.
Asella kemudian menutup telpon tersebut. Sedangkan di meja makan Arkant bermain dengan ponsel. Ia melihat lihat beranda Internet, lalu sebuah topik panas membanjiri beranda nya .
" Apa yang terjadi, sampai begitu populer nya topik hari ini " ucap Arkant.
Arkant kemudian membuka berita tentang topik tersebut. Dia melihat berita perusahaan Mealben yang sekarang sedang kacau. dan juga banyak postingan tentang wawancara dengan para aktris disana. Ada juga yang menanyakan tentang seorang aktris yang belum terlewat wawancara oleh wartawan tersebut.
' Apakah kalian menyadari bahwa ada satu yang terlewat. dimana kak Asella, mengapa dia tidak ikut wawancara ? ' [ salah satu komentar]
" Asella, namanya sama dengan gadis tadi dan wajahnya.. ini...!!!" ucap Arkant sedikit terkejut.
Gadis itu tadi adalah seorang aktris; batin Arkant.
Kemudian Asella kembali. dia terlihat terburu-buru. dan berkata akan pulang sekarang.
" Arkant, maaf aku harus pulang sekarang " ucap Asella.
" Aku tahu biar aku yang mengantar mu... perusahaan Mealben kan "
" Eh... kamu tahu "
" Sudah mari berangkat " ucap Arkant..
Kemudian mereka berangkat. Sudah ada perubahan dari sebelumnya kini Asella dan juga Arkant sudah bicara. Meskipun kadang agak canggung tetapi tetap sudah bicara.
......................
Di perusahaan Mealben banyak aktris yang mengaku kecewa dan ingin mengakhiri kontak secepatnya. Namun karena bos perusahaan itu tidak datang jadinya belum bisa mengakhiri kontrak.
Manager Roy sangat cemas karena Asella belum kunjung datang sekarang, ia mencoba menelepon nya Beberapa kali namun tidak diangkat. Para wartawan disana menanyakan dimana Asella.
...Sebuah mobil parkir didepan perusahaan Mealben apakah itu mobil nya Arkant?...
__ADS_1