
Waktu terus berlalu akhirnya kapal pun sampai di dermaga, disana mereka disambut oleh para wartawan. Entah dari mana mereka tahu Arkant telah menyewa kapal.
Satu per satu orang-orang dari kapal pun turun begitu pula dengan Asella dan Arkant. Wartawan itu pun mulai bertanya kepada mereka berdua.
" Tuan apakah anda bisa jelaskan dari mana orang-orang ini berasal ?" tanya salah seorang wartawan, kepada Arkant.
" Mereka ini berasal dari rumahnya dikirim ke pulau terpencil!!" Jawab Arkant asal asalan.
Eh. Apa yang baru saja dikatakan pria itu, benar-benar tidak bisa di tebak, pemikiran nya itu ; gumam Asella.
" Nona Asella bagaimana anda bisa tahu bahwa ada orang di pulau terpencil?" tanya salah satu wartawan.
" O... kalau itu, ini adalah bakat tersembunyi dari ku " ucap Asella.
" Apa yang kamu katakan nona, jelas jelas aku yang telah mencari letak pulau itu! " ucap Shu-shu dari sistem.
" sstt... kucing baik harus melindungi tuanya " ucap Asella pelan..
" Apa yang anda katakan nona?" tanya wartawan tadi melihat Asella sepertinya bicara.
" Mana ada kamu yang salah lihat, sudahlah "
" O ya aku harap berita ini tidak disebarkan sebelum ada izin dari ku " ucapan Asella berhasil merebut perhatian semua.
" Jika boleh tahu kenapa?" tanya seseorang.
" Nanti kalian akan tahu dengan sendirinya " ucap Asella.
Beberapa saat kemudian pengawal Arkant mengajak orang-orang tersebut untuk pergi ke sebuah rumah dan agar mereka semua bisa tinggal di sana. kecuali Ayana dan Yuna.
Arkant mengantar ke tiga gadis itu pergi ke rumahnya Asella. Sesampainya dirumah Asella meminta agar Arkant kembali ke kantornya. Tetapi ia menolak.
" Asella ada yang ingin aku katakan!" ucap Arkant dengan wajah serius.
" Apa !!?" tanya Asella penasaran.
" Tidak sini, ikutilah dengan ku " ucap Arkant, Asella hanya menurut dan menyuruh agar ke dua gadis itu ( Ayana dan Yuna ) untuk masuk ke dalam. Disana ada bibi yang akan menjaga mereka.
Setelah beberapa saat perjalanan akhirnya sampai di sebuah restoran. Arkant tampak gugup saat Asella memasuki restoran tersebut.
" Sepertinya kita salah alamat, restoran ini sudah ada yang sewa " ucap Asella.
" Aku yang menyewa nya !" ucap Arkant dengan serius.
Eh, dia yang sewa ada apa ini, apakah dia akan ..... ; gumam Asella.
" Asella!!" Arkant mengubah posisi nya dari berdiri dan kini jongkok di hadapan Asella, kedua tangan mereka berpegang.
" Asella sudah lama aku ingin mengatakan ini, aku berharap kamu bisa menerimanya "
" Asella Lin apakah kamu bersedia menjadi istriku!!"
Sesuai dengan kemauan Arkant para pelayan menghambur hamburkan mawar Merah dari lantai atas, namun situasi hening menguasai keadaan.
Arkant yang sudah membuka kotak kecil berisi cincin l, tiba-tiba menunjukkan ekspresi sedikit kecewa. Asella yang masih menatap Arkant dengan ekspresi datar akhirnya bicara.
" Arkant apakah kamu serius?" tanya Asella.
" Iya aku serius " ucap Arkant menyakinkan Asella.
Haha...
Asella tertawa. " Ayolah Arkant mana ada yang melamar wanita dengan ekspresi gugup begitu " ucap Asella.
__ADS_1
" Jadi apakah kamu menerima ku ?" tanya nya.
" Tentu saja apakah kamu mau mendengar jawaban lainnya " ucap Asella.
Dengan ekspresi bahagia Arkant memakaikan cincin di jari manis Asella.
......................
Satu minggu kemudian, undangan pernikahan tersebar di mana mana tidak terkecuali Hellan.
" Cih... gadis bodoh itu ternyata mempunyai nasib yang baik, sekarang dia malah akan menikah " Hellan.
Di rumah Asella, Yuna dan Ayana sibuk sendiri mencarikan gaun untuk Asella. Mereka sudah memilih selama 2 jam, tetapi masih saja tidak puas.
" Lihatlah Yuna, betapa indahnya gaun berwarna merah ini !" ucap Ayana.
" Apanya yang indah, warna merah tidak cocok dengan Asella, dia akan cocok dengan gaun hitam ini " ucap Yuna sembari memperlihatkan gaun yang dipilih nya.
" Kamu kira ini acara duka! tidak boleh " ucap Ayana.
" Cih... kamu kira warna merah itu apa!!!" ucap Yuna.
Dan mereka berdua lagi lagi bertengkar. Asella yang sedang tidur cantik di lantai atas pun terbangun dengan suara berisik mereka.
" Sudah biar aku sendiri yang memilih gaun nya " ucap Asella.
" Asella!! seharusnya kamu itu tidur sana kembali lah ke atas " ucap Yuna.
" Kau tidak boleh bicara begitu !!!" ucap Ayana.
Bazzz... Bazzz...
Mereka sama-sama tidak mau kalah debat. " Lihatlah aku sudah memilih gaun nya " ucap Asella.
Asella memilih gaun biru yang bentuknya polos. Melihat hal itu Yuna tidak bisa diam begitu pula dengan Ayana.
" Apa yang ada dalam pikiran mu! Ini pernikahan bukan sembarang acara! " ucap Yuna.
" Benar aku setuju dengan Yuna " ucap Ayana.
" Huh... kalian ini, bukankah tidak satupun yang kalian suka!!" ucap Asella .
" Jadi bagaimana jika kita yang mendesain baju ini!!!" ucap Asella.
" Setuju !!!" ucapan serempak.
" Kalian desain lah sesuka hati, hari ini aku ada pekerjaan dan mungkin juga aku pulang nya malam, jadi tidak perlu menunggu ku " ucap Asella.
" Kamu ingin kemana?!" tanya Ayana.
" Menemui seseorang!!" ucap Asella.
Hari ini di gedung xxxx Hellan mengadakan acara pesta untuk hari Valentine, semua aktris dan aktor di undang. Asella juga mendapat undangan tersebut.
" Hellan aku sangat menanti hari ini !!!" ucap Asella.
Malam pun tiba para aktris dan aktor mulai berdatangan, dengan menggunakan busana yang mewah.
" Aku tidak menyangka aktris terkenal seperti Hellan, mengundang ku ke pesta ini !" ucap seseorang.
" hai !! terima kasih telah datang ke pesta ini " ucap Hellan mendekati para tamu.
" O ya jangan lupa untuk makan makanan nya " ucap Hellan kembali.
__ADS_1
Beberapa menit kemudian. " Baiklah acara inti pesta sekarang dimulai!!" ucap seorang MC.
" Saya hanya ingin membagi sedikit kehidupan masa lalu ku, semoga kalian tidak marah " ucap Hellan kepada para tamu nya.
Asella selalu menghindari Hellan, sehingga Hellan merasa bahwa orang yang paling ia benci tidak datang ke pesta nya.
Layar mulai memutar video dan beberapa slide foto dan di lanjutkan dengan foto lainnya.
" Aish.. ada yang di lakukan nya sepertinya dia ingin umbar aib nya sendiri " gosip mulai bermunculan.
Ada apa dengan mereka!! ; gumam Hellan yang belum melihat foto di layar.
Tunggu apa ini!!! mengapa foto seksi ku tidur dengan ayah ada di layar, ini tidak benar ; gumam Hellan
Hellan mendekati panggung namun Asella sudah bertindak. " teman-teman sekalian, aku ingin menyampaikan sesuatu " ucap Asella yang berada di atas panggung.
" Aku tidak mengapa kak Hellan sangat membenci ku, tetapi setidaknya dia itu berhati lembut " ucap Asella.
" Aku pernah bertemu seseorang dia bilang bahwa kak Hellan menaikkan poluritas nya "
Apa yang di rencana kan gadis itu; gumam Hellan.
" Tetapi kak Hellan selalu menjelek jelekan keluarga ku sekarang aku akan membalasnya " ucap Asella.
" mungkin kalian pikir bahwa pria yang ada di layar itu adalah ayahnya kandung yang sangat menyayangi nya "
" tetapi dia itu adalah ayah tirinya, dia tidak menyukai Hellan, tetapi Hellan dewasa berpikir asalkan ada uang harga diri tidak penting, apakah begitu Hellan?" tanya Asella dengan serius.
" mana ada jangan sembarangan berbicara!!"
Dari sistem Shu-shu memutar audio Hellan dimana dia berkata..." huh... asalkan ada uang harga diri tidak penting, hahaha"
Mendengar audio tersebut Hellan terduduk lemas. " Tidak kau bohong " ucap Hellan.
" O kalau begitu, Joy Zef bisakah jelaskan "
Joy Zef nama ayah tiri Hellan. " Jangan takut selama berkata jujur aku bisa jamin kamu tidak akan dapat hukuman "
" Aku..." Joy
" Hanya ada satu kesempatan "
Tidak boleh!! ayah tidak boleh berkata jujur; gumam Hellan yang kini memberi isyarat kepada ayahnya.
" Aku hitung mundur 10...7...5...2... sa"
Gadis aneh apakah dia tidak bisa berhitung; gumam Joy.
" Tunggu!! akan aku katakan "
" Sebenarnya aku memang bukan ayah kandung nya Hellan dan aku sangat membenci nya !!"
" Ayah !!! " .
Hellan pergi berlari ke luar namun nasib nya tidak terlalu baik sebuah truk besar menabrak nya meningg4l di tempat.
Joy langsung di tangkap polisi semua permasalahan selesai.
Selanjutnya 2 hari kemudian Asella menikah dengan Arkant, kedua nya bahagia namun tetap saja harus berpisah. Baru saja selesai Asella sudah kembali ke sistem.
"Asella!!!!"
......................
__ADS_1