Menjadi Seorang Putri

Menjadi Seorang Putri
Negri Kerajaan Sihir


__ADS_3

"Pagi hari indah🎶 Bernyanyi bersama Ibu 🎶 " Quinne tampak bahagia.


Setelah beberapa saat Ella turun dari lantai 2 rumah itu. membawa barang yang akan dibawa ke kerajaan. Quinne yang melihat ke arah Ella, ia tampak kesulitan membawa begitu banyak barang. Quinne yang melihat hal itu segera membantu Ella.


"Ella, sini aku bantu "


Ella menyerahkan beberapa barang kepada Quinne.!!Setelah selesai menuruni tangga mereka berdua tampak lelah.


Tidak disangka membawa barang bisa membuat ku lelah seperti ini, rasanya latihan olahraga ku dulu sia-sia. batin Quinne


Apa boleh buat hanya mengandalkan tenaga dari badan yang kecil ini tentu mungkin bisa membuat ku pingsan kelelahan. Gumam Quinne.


"huff... berapa lama lagi akan ada yang menjemput kita? " tanya Quinne


"Mungkin sebentar lagi, putri harus bersabar " ucap Ella .


Sebentar lagi? itu belum pasti mungkin akan lama lebih baik aku melatih otot-otot ini. Meskipun sudah beda dimensi aku ingin tetap seperti dulu, menjadi gadis kuat. Gumam Quinne.


Lalu Quinne pergi ke luar rumahnya. Ia menuju tanah luas yang berada di belakang rumah itu!!.Sebelumnya ia sudah memberitahu Ella dia akan pergi ke belakang.


Di belakang rumah itu tampak luas sangat cocok untuk latihan olahraga, apalagi di dalam hutan jadi tidak terlalu terkena matahari.


" huff..."

__ADS_1


Quinne mulai dengan lari, ia berlari di sekitar rumah itu dan di lanjutkan dengan beberapa gerakan seperti kayang, push up, dan mengangkat beban, beban yang digunakan berupa batu yang cukup besar.


Sedangkan di dalam rumah Ella duduk menuju jemputan yang entah kapan itu datang, Lalu ia memutuskan untuk melihat apa yang sedang dilakukan putri Quinne di belakang rumah.


Quinne masih sibuk dengan latihan nya. "hahh... ternyata begitu menyenangkan bisa latihan lagi". ucap Quinne yang sedang duduk diatas pohon.


Lalu Ella datang ke belakang rumah ia melihat tidak ada siapapun disana. "astaga!!! dimana putri? apakah putri ....". pikiran negatif mulai memenuhi otak Ella.


Quinne yang melihat hal itu seketika kaget!! .


'Jangan bilang dia itu negatif thinking ' gumam Quinne.


"berhenti lah memikirkan yang tidak-tidak " ucap Quinne yang masih berada di atas pohon itu.


Mendengar hal itu Ella melihat ke sekitar nya di kanan juga di kiri, tetapi ia tidak melihat keberadaan sang putri. Malah ia menjadi takut!.


Quinne yang melihat kelakuan konyol pengasuh nya, yang masih takut dengan hal seperti itu, dia tidak bisa menahan hal lucu itu, ia langsung tertawa.


"hahahaha..... apa yang kamu pikirkan Ella" ucap Quinne sambil tertawa lepas.


"Putri, saya mohon jangan menakuti Ella " ucap Ella yang merasa semakin merinding..


Melihat Ella yang begitu polos, Quinne mengurung kan niatnya untuk mengerjai Ella, dia langsung turun dari pohon itu.

__ADS_1


"Hiatt..."


"Coba lihat aku ada disini, muka mata mu Ella" Ella yang tadi menutup mata, saat mendengar suara lagi.


"Putri, apakah itu benar kamu " tanya Ella untuk memastikan.


"yap.. cepat buka Ella "


lalu Ella membuka matanya, lalu memeluk Quinne dengan penuh khawatir.


"Putri, lain kali jangan buat Ella takut" ucap Ella sesaat memeluk Quinne.


"baiklah maaf ya" Quinne tersenyum.


Lalu mereka berdua kembali ke depan rumah. beberapa saat setelah masuk ke rumah, sebuah sihir teleportasi muncul di hadapan Quinne dan juga Ella.


'WHAT!!! itu adalah sihir ' gumam Quinne.


Lalu seorang pria keluar dari sihir itu, "maaf membuat kalian menunggu lama " ucap pria itu dengan sopan.


"Silahkan putri Quinne dan Ella untuk kembali ke kerajaan..."


Quinne langsung masuk ke dalam sihir teleportasi itu begitu juga dengan Ella. Lalu setelah beberapa saat mereka bertiga sampai di kerajaan Anka.

__ADS_1


Ternyata nama tempat ini adalah Negeri kerajaan Sihir 'gumam Quinne sesaat sampai di kerajaan '


......................


__ADS_2