
Tingkah Rasya yang semakin menjadi, membuat Sabrina bingung. Pasalnya, ia sangat pemilih makanan dan juga sangat sensitif. Biasanya ia selalu tak mempedulikan ucapan dari Bagas, kini ia malah jadi orang yang sangat mudah tersinggung dengan ucapan papa mertuanya yang pelit itu.
Entahlah, terkadang ia merasa sangat sedih karena sudah menjadi menantu yang tak diinginkan oleh papa pelit. Ia sangat sedih karena di usia pernikahannya yang sudah menginjak beberapa bulan itu. Masih saja tidak sepenuhnya diterima oleh Bagas. Hingga Bagas pun merasa merinding dengan tingkah dari menantunya yang baperan itu.
Saat Rasya sudah tidur, Sabrina pun datang menemui papa dan mamahnya. Ia ingin membicarakan sesuatu yang sangat penting, yaitu ia akan membicarakan masalah suaminya yang menurut Sabrina berubah menjadi sangat aneh. Ini tidak bisa dibiarkan, Sabrina tidak mau Abon miliknya terus bersedih gara-gara papanya.
"Pah, ada hal yang ingin aku bicarakan dengan Papa," ucap Sabrina, yang saat itu datang ke kamar Bagas dan juga Siena. Untung saja, acara rutinan mereka belum di mulai. Jadi, mereka bersedia berbicara dengan Sabrina.
"Apa ada hal penting yang kau ingin bicarakan dengan Papa?" tanya Bagas pada Sabrina yang memang tidak seperti biasanya menemui mereka. Biasanya putrinya itu sibuk mengasuh suaminya, yang akhir-akhir ini bersikap aneh menurutnya.
"Iya, aku ingin bicara dengan Papa. Ada hal penting yang ingin aku bicarakan,"
"Apa ini tentang suami?" tanya Siena yang sudah bisa menebak apa yang akan putrinya katakan ini.
"Iya Mah, aku ingin bicara dengan Papa tentang Rasya,"
"Ada apa dengan Abon itu, apa dia macam-macam padamu?" tanya Bagas.
__ADS_1
"Justru akhir-akhir ini ia tak macam-macam padaku, dan semua itu gara-gara Papa!" untuk pertema kalinya Sabrina merengek pada Papanya. Selama ini ia tak pernah merengek ataupun bersikap manja pada Bagas, padahal selama ini Bagas selalu memanjakannya.
"Apa! Kenapa jadi gara-gara aku?" tanya Bagas heran, ia merasa selama ini ia tak pernah berbuat salah padanya. Lalu kenapa putri kesayangannya saat ini menyalahkannya. Bagas berpikir jika Rasya sudah menghasud putrinya. Saat ini mode mertua jahat sedang on dalam hati dan pikiran Bagas. Rupanya mertua pelit ini sedang meniru adegan, yang selalu ada dalam sinetron sinetron yang sering istrinya tonton.
"Tentu saja ini gara-gara papa, karena selama ini Papa selalu saja memarahinya. Padahal Rasya selalu menjadi suami yang baik untukku, tapi papa selalu saja mengomel dan juga menyindirnya. Dan sekarang ia merasa sedih karena merasa jika dirinya tidak pernah diterima menjadi menantu. Padahal selama ini ia selalu berbuat baik kepadamu. Cobalah sedikit saja bersikap baik padanya agar ia tidak merasa sedih. Kasihan sekali suamiku ini karena sudah dibenci oleh mertuanya," ujar Sabrina dengan nada sedih yang dibuat-buat. Sebenarnya ia hanya ingin jika Papanya sedikit berubah saja, agar Abon itu tidak sedih lagi pikirnya.
"A-apa? Apa Kau pikir aku sejahat itu? Oh astaga, kenapa Aku terdengar seperti seorang mertua yang sangat jahat kepada menantunya. Padahal selama ini Abon itu yang menyebalkan tapi aku yang kena," jawab Bagas.
"Kau memang mertua yang jahat apa kau tidak sadar itu Tuan pelit!" kini Siena membantu putrinya.
"Hei ... hei tunggu, kenapa jadi aku yang salah? Kenapa ia kalian berdua menyerangku?"
"Astaga ... baiklah aku salah. Lalu apa yang harus aku lakukan padanya. apa aku harus menciumnya, memeluknya atau selalu mengatakan cinta padanya?"
"Hei pelit dia menantumu, bukan istrimu!"
"Yang bilang Abon itu nenekku siapa?" Sepertinya makhluk pelit ini memang tidak ikhlas, jika ia akan berubah.
__ADS_1
"Pokoknya mulai besok Papa harus menjadi Papa mertua yang baik, jangan mengomel lagi. Apalagi memarahinya, jika tidak. Maka aku akan mencari Papa baru!" ancam Sabrina, Siena pun mengangguk dan menyetujui usul putrinya itu.
"Baiklah Mamah setuju,"
"Apa! Hei Model Kusut!"
"Berubahlah sayang,"
"Oh ya ampun,"
****
Sebelumnya Mimin mau kasih tahu, kalau dukungan kalian itu sangat berharga buat aku. Jadi jangan bosan-bosan untuk terus mendukung semua karya aku dengan like dan juga komentarnya 🥰 gift dan juga vote
❤️❤️❤️
Mampir juga di karya temen aku yukk 🥰
__ADS_1