Merubah Neraka Menjadi Surga

Merubah Neraka Menjadi Surga
52. Akad


__ADS_3

Dara memandang lekat pada sosok dalam pantulan cermin. Paras ayu milik diri dalam bingkai kaca itu terlihat semakin paripurna kecantikannya dengan baluran make up khas pengantin.


“Maa syaa Allah .. cantik,” lirih Dara.


“Bajunya gimana?” Lusi yang berada di sebelah Dara menyeletuk dengan nada was-was.


Srettt.


Suara kursi rias dibawa mundur. Pemilik wajah cantik itu kini berdiri. Dengan merentangkan kedua tangannya, tubuh semampai tersebut memutar diri perlahan.


Pakaian perpaduan model kebaya dan abaya berwarna putih gading berhias kristal swarovski dengan beraneka warna mewah ikut meliuk sempurna mengikuti alur gerak sang pemakainya.


“So lovely. Syukurlah, pengorbanan begadang sekian malam tidak percuma.”


Lusi mengusap halus pakaian yang melekat di tubuh sang calon pengantin.


“Terima kasih ya, sudah mempercayakan aku sebagai Desainer di hari bahagiamu ini. Kamu kelihatan semakin cantik, ayu, memesona banget,” Lusi berujar tulus. Pandangan matanya belum mampu lepas dari memandangi perempuan di hadapannya secara saksama dengan aura takjub yang menyertai.


“Eh, terbalik! terima kasih ya sudah bersedia menjadi Desainer di hari bersejarahku. Tanpa Desainer kawakan seperti kamu apalah dayaku untuk mewujudkan mimpi mengenakan gaun pengantin impian. Kamu yang terbaik,”


 


Tok.

__ADS_1


Tok.


Tok.


 


Saling lempar pujian antara dua perempuan selaku Desainer dan pelanggannya terjeda oleh ketukan di pintu.


Seorang perempuan dengan seragam yang menunjukkan bahwa Ia adalah panitia acara, setelah mengetuk pintu ruang rias pengantin berujar, “Mari bersiap. Tidak lama lagi akad akan di mulai.”


... ***...


 


Beberapa suara bariton milik saksi pernikahan di sahuti dengan kata serupa dari para tamu undangan.


Lewat arahan pemandu acara, kedua pasang anak manusia yang baru saja terikat dalam jalinan sakral mahligai pernikahan kini berdiri saling berhadapan.


Sang pria gagah yang mengenakan setelan pakaian pengantin berwarna senada dengan pasangannya, meski telah legal menurut agama dan di mata Negara untuk menyentuh perempuan yang bukan muhrim di hadapannya, terlihat masih canggung ketika kulitnya bersentuhan dengan jemari lentik sang istri saat saling menyematkan cincin.


Rasa canggung seketika berubah haru melingkupi sebuah hati tatkala perempuan yang dulu di anggap teman biasa memberi sentuhan hangat dan lembut dari bibir sensualnya ketika mereka bersalaman. Di tambah dorongan kasih sayang sebagai seorang suami kepada istrinya, membuat satu kecupan lembut mendarat di dahi perempuan yang berbunga sekaligus tersipu menerima perlakuan istimewa dari sang Imam.


Tepuk tangan menyemarakkan suasana indah di hadapan mata.

__ADS_1


“Maha suci Allah .. sejuknya pemandangan. Ya gak pengantin lama?” pemilik suara menoleh kepada Lusi.


“Ho oh. Sejuk banget. Hati pengantin lama makin adem. Jangan cuma mata yang di beri kesejukan, hati jomblowan apa kabarnya?” tanpa rasa iba dengan lagak polos Lusi membalas tanya kepada laki-laki di sampingnya.


“Mulai lagi. Kan semuanya sudah ku serahkan kepada yang maha esa. Sebagai sahabat, kurangi nyinyir nya ahh. Perbanyak support dan do’a ya supaya usaha jomblowan ini dalam memperbaiki diri jadi salah satu asbab mendapatkan pendamping hidup yang mendatangkan ketenangan hati. Sehingga bisa bahagia seperti pasangan pengantin baru di depan sana dan pengantin lama di samping sini yang tetap happy walau suaminya lebih memilih menegakkan keadilan di ruang sidang ketimbang mendampingi istrinya pergi kondangan,”


Menimpali ungkapan hati tersebut, beberapa saat kemudian gelak tawa ringan terdengar dari Lusi yang juga di ikuti oleh sang sahabat.


“Aamiin-kan dulu,” sanggah Dara.


“Aamiin” Lusi dan Radit menghentikan tawa mereka lalu mengikuti saran Dara. Kemudian mereka bertiga kembali tertawa sambil sesekali melihat pasangan pengantin baru yang tengah berbahagia di depan sana.


... ***...


**Haiii ... Mohon maaf ya, karena beberapa perkara di dunia nyata bikin author terlalu lama gak up 🙏


besar harapan author, para pembaca yang Budiman sekalian memaklumi up yg luama banget ini. Dan please jangan tinggalkan kisah Dara yaa🥺🥺🥺 Dara masih butuh support para pembaca semua nih untuk menemukan jalan hidup bahagianya 🙏🙏🙏


bahagia untuk kita semua😘 n selamat kembali membaca🥰🥰🥰🥰


❤️MNMS**


 

__ADS_1


 


__ADS_2