Merubah takdir ' Mawar Putih '

Merubah takdir ' Mawar Putih '
BAB 53


__ADS_3

Raja Damien terdiam, pikirannya menafsirkan segala kemungkinan .. .. Ratu Carissa yang melihat Raja Damien diam dan sangat tenang saat ini menjadi sedikit kesal, apa ia tidak menghawatirkan keadaan Putrinya ??


Ekhem


Ratu Carissa berdehem mengingatkan Raja Damien sambil menggoyangkan kipasnya dengan perasaan tidak sabar, Raja Damien sadar kembali lalu terbatuk canggung .


Setelah sesi jeda diam yang menegangkan, Raja Damien akhirnya berbicara .


" Kapten Kate, mereka berdua adalah prajuritmu meskipun tidak terlibat secara langsung, tapi kecerobohan mereka tetap harus di pertanggung jawabkan . Sedangkan untuk budak pelayan kecil, kembalikan ke keluarga bangsawan yang memilikinya dan beri sedikit peringatan " kata Raja Damien


Kapten Kate langsung berlutut dan membungkuk hormat menerima perintah, " Baik Yang Mulia " serunya lantang


' Hah ... ketiganya tidak tahu apa-apa, mereka hanya tidak beruntung karena di bodohi oleh Clea dan berakhir terlibat dalam masalah ini ... ' pikir Raja Damien


Ratu Carissa pun sepemikiran dengan Raja Damien, tidak ada seorang pun yang dapat memberikan informasi tentang putrinya sekarang . Mereka hanya dapat menunggu dengan cemas dan khawatir, berharap para prajurit yang di kerahkan untuk mencari Clea cepat menemukannya .


Ratu Carissa memijit pelan pelipisnya merasa pusing, Raja Damien mengerutkan kening khawatir . Kesehatan permaisuri memang tidak bagus sejak dulu, jika saja ia wanita yang terlahir di kalangan rakyat jelata maka ia tidak akan dapat bertahan hidup selama ini . Sebuah keberuntungannya menjadi anggota keluarga kerajaan, sehingga kesehatannya di jaga dan di rawat dengan hati-hati selama ini . Apalagi pasangannya, Raja Damien selalu menjadi perisai yang kokoh di depannya sehingga ia hampir tidak mengkhawatirkan apapun lagi .


Raja Damien meraih tangan putih dan lembut milik permaisurinya, ia meremasnya pelan . Ratu Carissa menoleh dan tersenyum lembut, ia melihat dengan jelas sorot mata pasangannya yang khawatir padanya .


" Saya tidak apa-apa Yang Mulia " ujar Ratu Carissa sambil tersenyum lembut menenangkan


" Bagaimana jika kita kembali dulu ke istana " usul Raja Damien


Ratu Carissa diam sejenak, ia berfikir ' tidak ada gunanya juga tinggal dan menunggu di sini sekarang, lebih baik kembali ke istana sehingga dapat mengerahkan lebih banyak prajurit nanti ' .


Lalu Ratu Carissa mengangguk setuju, " sesuaikan saja dengan pengaturan anda " kata Ratu Carissa


Akhirnya mereka kembali ke istana dengan tergesa-gesa, iring-iringan tidak seheboh ketika mereka berangkat tadi . Kali ini mereka kembali dengan sederhana, mereka tidak ingin menarik perhatian sehingga para pelayan di tinggalkan dan hanya membawa beberapa pengawal dan pelayan pribadi saja . Kereta yang di gunakan pun di ganti kereta sederhana seperti keluarga bangsawan biasa .


 


Jalanan yang sengaja di kosongkan membuat laju kuda leluasa untuk berlari dengan cepat, jika saja bukan di situasi seperti sekarang mungkin aku akan bersemangat mengendarai kuda sendirian .


Namun saat ini pikiranku tengah berpacu mencari cara untuk lepas dari kemarahan Raja Damien dan Ratu Carissa . Jadi aku sama sekali tidak bersemangat, apalagi peduli dengan keadaan sekitar .


Kuda melaju sangat kencang hingga sepuluh menit kemudian kami tiba di depan gerbang istana yang besar, megah dan mewah . Banyak sekali prajurit yang sudah berjejer rapi di sekeliling jalan, ' mungkin berita tentang pulangnya aku sudah sampai duluan sebelum orangnya, oh **** !! Aku bahkan belum menemukan alasan untuk mengelak ' batinku


" Yang Mulia Putri telah tiba !!! " teriakan pemberitahuan kedatangaku menggema ke segala arah .


Kuda memasuki jalan utama dan berhenti di depan pintu masuk istana utama, suasana di istana agak menegangkan tak seperti biasanya . Felix berjalan di depan memimpinku ke arah ruang kerja Raja Damien, aku merasa berjalan di lorong yang sangat panjang . Dan di setiap detiknya, aku menjadi semakin gugup .


Siap atau tidak ...


Felix berhenti di depan pintu yang besar dan mewah, prajurit yang berjaga di sisi kanan dan kiri memberi hormat . Felix mengetuk pintu di depannya, segera suara dalam milik Raja Damien terdengar dari dalam .


" Masuk ... "


Felix mendorong pintu hingga terbuka lebar, tangannya mengisyaratkan agar aku masuk terlebih dahulu . Aku membuang nafas kasar, memasang senyum paling manis dan berjalan masuk dengan anggun . Felix yang melihat hal itu hanya memasang wajah datar, namun sudut matanya agak berkedut .


Aku berjalan ke dalam ruangan, Felix menutup pintu di belakangnya dan berdiri di tempat . Raja Damien tengah duduk diam di belakang meja, menatap kertas-kertas yang ada di tangannya . Postur tubuhnya tegap dan serius, ia sama sekali tidak mendongak ketika aku masuk .


Aku membuka tudung jubahku lalu tersenyum cerah seraya memberikan salam, " Clea memberi salam pada Yang Mulia Raja " kataku perlahan sambil membungkukkan badan

__ADS_1


Tidak ada sahutan di depan, aku mengintip sedikit, Raja Damien masih tetap pada posturnya tadi . ' baiklah sepertinya ia merajuk kali ini ' pikirku, jadi menegakkan badanku sendiri tanpa di suruh lalu berjalan maju tepat di depan meja kerja agar tidak muncul alasan klasik tidak dapat melihatku .


" Ayah ... aku kembali ... " ujarku pelan sambil menunduk


Kali ini Raja Damien mengangkat kepalanya, ia menatap tampilanku dari atas ke bawah, memastikan aku tidak terluka sedikitpun lalu kembali menatap wajahku . Raja Damien mengernyitkan alisnya antara heran dan terganggu, ia bergumam " rambutmu .... " katanya terputus


" Ah ... ini palsu, aku menemukannya dari tempat pelayan . Apa menurut ayah aku cocok menggunakannya ?? Warnanya pirang seperti milik ayah, apa aku cantik ?? " kataku dengan senyum manis, bermain centil menggoda Raja Damien berharap ia tidak terlalu marah nanti .


Raja Damien mendengus mendengarnya, lalu berkata dengan nada lebih ramah " jangan mengalihkan topik ... "


" hehehe ... " aku cengengesan saja


" Apa kau bersenang-senang ?? " tanya Raja Damien tajam


" Hehehe lumayan, dan juga roti dagingnya sangat enak " kataku dengan wajah polos


Felix yang berdiri diam di dekat pintu melemparkan muka, ia tidak ingin ikut terseret drama kekanakan ini . Sudut mulut Raja Damien berkedut hebat mendengar jawaban polos putri semata wayangnya .


" Hah .... Clea, bicaralah dengan serius . Kau sudah berjanji tidak akan membuat masalah saat itu " kata Raja Damien memperingatkan


" Maaf ... Saya tahu keluar tanpa ijin adalah kesalahanku, namun saya tidak berniat mencari masalah . Saya .... aku hanya penasaran saja ayah ... " kataku semakin pelan di akhir kata sambil memasang wajah sedih


Raja Damien terdiam sejenak, ia tahu resiko terlahir di keluarga kerajaan ialah tidak bisa keluar sebelum dewasa . Putri kecilnya yang penurut pun tentu saja tetap seperti anak lainnya yang penuh dengan keinginan tahuan, ia pasti menahannya selama ini .


" Hah ... kau harus tahu konsekuensi dari perbuatanmu sendiri kan ?? " tanya Raja Damien lagi


" Clea tahu .... Saya akan menerima apapun hukumannya " kataku tegas


" Lalu tentang bangsawan Crylle ?? apa penjelasanmu ?? " tanya Raja Damien


" Mati ?? mungkin sedikit susah, bagaimana pun kau tahu status mereka . Jika kita menghukum mati keluarga bangsawan Crylle, maka akan banyak bangsawan tidak setuju . Perilaku sombong dan merajalela seperti ini bukan hanya di lakukan bangsawan Crylle saja, tapi bangsawan lain pun banyak yang seperti itu juga . Hanya saja dia tidak beruntung menyinggung Putri kali ini, dan akhirnya menyeret seluruh keluarganya . Tapi untuk hukuman mati karena kesalahan anak dari cabang samping itu tidak mungkin Clea ... " kata Raja Damien


Aku tidak senang mendengarnya dan langsung membantah, " tidak mungkin di hukum mati ?? kesalahannya sangat fatal, ia dengan jelas berniat menabrak mati anak kecil dengan keretanya . Bahkan ia mengakuinya sendiri di depan umum, bagaimana ia tidak bisa di hukum !!!! " seruku keras


" Nyawa bangsawan dan rakyat biasa tentu berbeda Clea, kau .... " kata Raja Damien terputus dengan karena teriakan Clea


" APAKAH NYAWA BUDAK BUKAN SEBUAH NYAWA !!!?? " teriakku tidak terima


Ini terlalu tidak masuk akal, bagaimana kesalahan sefatal dengan bukti dan saksi yang sangat jelas tetap tidak bisa menghukum mereka yang jahat !!?? Apa dunia ini tidak ada yang namanya keadilan ??


**** !!! Aku tidak bisa menerima ini !!!


Raja Damien mengerutkan kening melihat wajahku yang memerah marah, ia tahu yang di katakan putrinya tidak salah . Namun, sebagai seorang Raja tentu saja tidak dapat menampik bahwa perbedaan status itu nyata ....


Felix cukup terkejut mendengar kata-kata Putri Clea, ia tidak menyangka bahwa Putri Clea yang penurut akan beraksi sekeras ini pada kejadian ini ... Felix yang berasal dari kalangan rakyat jelata tentu saja tersentuh dengan kebaikan hati Putri Clea, namun kata-kata Yang Mulia Raja Damien ialah fakta nyata yang tidak dapat di bantah . Felix pun sependapat dengan Raja Damien ....


" Hah ....kau masih kecil, suatu saat nanti kau akan mengerti dengan sendirinya putriku " ujar Raja Damien menghela nafas berat


" mengerti ?? aku sangat sadar saat ini, dan akan selalu seperti ini !!! " cibirku pedas


Raja Damien tersulut emosi karena perkataan tidak sopan Clea, " mau kamu terima atau tidak, kita tetap tidak bisa menghukum mati bangsawan Crylle hanya karena percobaan pembunuhan pada rakyat jelata " kata Raja Damien tegas


" BAGAIMANA DENGANKU ??! GUMPALAN LEMAK ITU HAMPIR MENCAMBUKKU, MENGHINAKU, BERSIKAP KURANG AJAR DAN MENGANCAMKU !!!! APA IA TIDAK BISA MATI JUGA DENGAN ALASAN INI !!! " kataku penuh amarah

__ADS_1


" tentu saja bisa, namun kepala keluarga bangsawan Crylle tentunya tidak akan membiarkannya . Karena hal inilah kita dapat menegosiasikan kesepakatan yang sangat menguntungkan untuk pihak kita, sekaligus melemahkan kekuasaan bangsawan Crylle dan juga memperingatkan bagi bangsawan lainnya agar menekan kesombongan mereka karena dia atas langit masih ada langit " kata Raja Damien dalam matanya penuh kilatan berbahaya


Clea langsung memahami arah dari kalimat barusan, namun hatinya tetap tidak bisa menerima ketidakadilan ini . Clea belum puas jika gumpalan lemak yang menjijikan itu tidak mendapat hukuman yang paling berat hanya karena status keluarganya, namun Clea tahu apapun yang ia katakan sekarang tidak akan mengubah apa-apa .


" Hah !!! Pada akhirnya keluarga kita lah yang mendapat keuntungan dari petaka yang di terima oleh anak kecil itu ... Yang Mulia Raja, anda harus membalas kebaikan mereka " kataku sinis


Raja Damien tertegun, ini pertama kalinya putri kecilnya menggunakan nada sinis saat berbicara padanya . Namun Raja Damien sadar, tidak ada yang salah dari ucapannya, ia melihat Clea berbalik akan pergi .


" temui permaisuri dulu, kesehatan sedikit turun karena mengkhawatirkanmu ... " kata Raja Damien


" baik, aku mengerti ... " gumam Clea tanpa berbalik


Clea terus berjalan keluar pintu, saat akan menutup pintu suara Raja Damien terdengar kembali " perbaiki penampilanmu dulu sebelum bertemu permaisuri !! "


" Huh ...!!! " dengus Clea seraya membanting pintu dengan keras .


Hah ....


Raja Damien menghela nafas keras menatap pintu yang tertutup rapat, ia menyandarkan badannya ke punggung kursi di belakang dan memejamkan matanya . Felix yang berdiri di sisi tetap diam seperti sebelumnya .


Setelah beberapa saat suara Raja Damien memecah kebisuan, " bagaikan menurutmu ?? "


Felix mengangkat wajahnya, Raja Damien tetap pada posisi bersandarnya, ia terlihat lelah . Ia tidak membuka matanya sama sekali, namun tidak ada orang ketiga di ruang belajar itu jadi tentu saja pertanyaan itu untuk Felix .


" Yang Mulia Raja bijaksana, hamba tidak memiliki pendapat . Yang Mulia Putri masih kecil, suatu saat nanti beliau akan mengerti perasaan Yang Mulia Raja saat ini " kata Felix datar


Raja Damien membuka matanya, ia menatap Felix yang berdiri diam, dengan wajah datar dan teguh .


" Kau tidak menyalahkanku ?? " tanyanya kali ini bukan sebagai seorang Raja tapi sebagai seorang teman


Felix tersenyum kecut, " aku tahu kesulitanmu, bagaimana mungkin aku menyalahkanmu . Kepentingan umum lebih penting dari pendapat pribadi " katanya tegas


Raja Damien tersenyum kecil, lalu menegakkan badannya kembali dan memerintahkan dengan tegas .


" Yang Mulia Putri Clea Cassiopeia Benedicte, berbuat ceroboh dan melanggar aturan . Dia dihukum kurungan di istananya selama satu bulan penuh, tidak boleh keluar dan tidak boleh ada yang mengunjunginya . Segera laksanakan perintah !!! "


" Baik " sahut Felix datar


" Keluarga cabang Bangsawan Crylle melakukan kejahatan serius, percobaan pembunuhan rakyat tidak bersalah, menyinggung, menghina, dan mengancam anggota keluarga kerajaan . Hukuman yang di jatuhkan ialah hukuman mati !!! Namun, mengingat pengabdian keluarga bangsawan Crylle, hukuman di ringankan menjadi memotong kedua tangan dan kaki milik tuan muda yang menyinggung Putri, menyita seluruh harta dan properti milik keluarga cabang, mengirim seluruh anggota keluarga ke pengasingan di perbatasan, serta seluruh pelayan keluarga di jadikan budak !!! "


" Baik, hamba laksanakan " jawab Felix


" Felix, kau sendiri sampaikan perkataanku pada kepala keluarga Crylle secara pribadi, aku memberinya cuti selama sebulan penuh, menyuruh istirahat dengan baik di rumah, serta memperhatikan keluarganya " kata Raja Damien


" Baik, Yang Mulia " jawab Felix


" Pergilah !!! "


Felix membungkuk hormat memberi salam, lalu berbalik pergi melaksanakan perintah barusan dan keluar dari ruang kerja . Felix pergi ke sekertaris kerajaan untuk membuat surat perintah hukuman dll, lalu membawa para prajurit miliknya pergi menyampaikan perintah .


......................


Clea sudah berganti baju dengan cantik,rapi, dan anggun seperti semula . Saat ini ia tengah berada di kamar Yang Mulia Ratu Carissa, Clea sudah berbincang menenangkan beliau dari kekhawatirannya tadi . Clea tersenyum dan berulang kali berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi barulah Yang Mulia Ratu melepaskannya pergi .

__ADS_1


Namun .... Saat ia kembali ke istananya sendiri, perintah hukuman kurungan dari Raja Damien telah tiba . Istananya di kelilingi erat oleh lapisan-lapisan prajurit milik Felix, Clea tidak bisa keluar atau menemui siapapun selama sebulan penuh !!!


__ADS_2