Musuh Ku Jodoh Ku

Musuh Ku Jodoh Ku
Jujur pada sahabat.


__ADS_3

seperti hari hari sebelunya karina akan berangkat ke sekolah bareng kenzi, kini mereka sedang berada di mobil menuju sekolah dan seperti biasa hanya ada keheningan di antara mereka berdua.


"ken menurut lo gimana kalo gue bilang soal perningkahan kita sama flora dan tasya, gue mau mereka hadir di perningkahan gue, ngak enak juga terus terus bo"ong sama mereka"ucap karina memecah keheningan dan juga meminta saran pada kenzi atas keputusan nya itu.


"ngak papa sih kalo lo mau jujur tapi dengan catatan, suruh mereka tutup mulut, lo kan tau flora sama tasya ember bahkan ratu gosip, gue ngak mau dengan berita kita menikah akan membuat rasa ketidak nyamanan pada diri kita masing masing,"nasihat kenzi memberi saran pada karina.


"iya sih, tapi gue ngerasa ngak nyaman gitu kalo terus terus bohong sama mereka terlebih lagi kita sahabatan dari kecil,"curhat karina mengungkapkan keganjalan pada hatinya yang telah lama ia pendam pendam.


"ya kalo lo ngerasa ngak enak lo jujur aja, mereka juga pasti ngerti lah!"saran kenzi


"tapi gue takut mereka marah sama gue karna udah bohongin mereka!"ucap karina mengungkapkan ketakutan nya.


"itu terserah lo sih, kalo lo mau jujur ya silahkan tapi klo enggak ya itu juga terserah lo, tapi saran gue lo jujur aja deh mereka juga pasti bisa jaga rahasia kok!"


"yaudah deh nanti gue bilangin sama mereka semoga mereka bisa ngerti!"


***


setelah sampai di parkiran, karina langsung bergegas ke kelas, mereka tidak pernah turun bersama karna takut ketahuan sama murit murit lain sehingga menimbulkan gosip yang tidak di inginkan.


"woy ngapain?"tanya karina melihat kedua sahabatnya yang nampak berbicara serius dapat di lihat dari Ekspresi wajah kedua nya.


"ini lo kar ada gosip terbaru, sini gabung ini gosip nya masih anget anget!"ucap tasya mengajak karina untuk bergabung untuk bergosip bersama.


"lo berdua gosip mulu, lo pikir gorengan apa anget anget!"ucap karina tak habis pikir pada kedua sahabat nya itu dimana isi otak nya hanya ada gosip dan gosip tak ada kerjaan lain apa pikir karina.


"yaudah kalo ngak mau!"ucap tasya melanjutkan aksi gosip ria nya bersama flora, yang jelas jelas kedua manusia ini sudah di jukuki sebagai ratu gosip bahkan banyak pula yang menjuluki mereka dengan sebutan mulut ember.


"gue mau bicara serius sama lo berdua,"ucap karina dengan serius.


"bilang aja,ngak usah di seriusin tu muka malahan jatuh nya jadi gemes!"ucap flora


"iya,bilang aja kar,"timpal tasya tasya dengan jiwa kepo yang sudah berkoar koar


"nanti aja deh, gue bilang pas istirahat aja biar enak ngobrol nya!"

__ADS_1


"terserah lo sih, klo untuk sekarang kayak nya ngak mungkin memang, kayak nya udah mau masuk juga,"ucap flora sambil melihat jam mewahnya yang melekat sempurna di tangan kanan nya.


Benar saja tidak berselang lama kini bel pertanda masuk pun telah berbunyi semua murit murit langsung bergegas ke kelas nya masing masing, karina dan kedua teman nya pun langsung bergegas duduk di meja mereka masing masing.


satu setengah jam telah berlalu kini bel yang di nanti nanti oleh semua murit akhirnya berbunyi


bel istirahat telah berbunyi pertanda pelajaran telah usai, setelah guru yang mengajar di kls Xl mipa meninggalkan kelas murit murit satu persatu meninggalkan kelas namun tidak dengan karina dan ke dua teman nya, mungkin mereka akan absen untuk ke kantin hari ini karna ada sesuatu hal penting yang karina ingin sampaikan.


kini karina mengajak ke dua sahabatnya itu ke taman sekolah yang berada tepat di belakang sekolah di mana taman ini jarang di kunjungi oelh siswa siswa lain sehingga aman apabila karina ingin berbicara hal penting yang tidak boleh di dengar oleh orang lain.


"sebelum gue cerita lo berdua janji ya jangan marah!"ucap karina


"iya kita ngak akan marah!"ucap tasya cepat tak berpikir panjang mungkin jiwa keponya sudah meronta ronta.


"jadi gue sama kenzi itu punya hubungan!"ucap karina dengan ragu.


"what, sumpah demi apa,"keget flora syok mungkin karna terkejut dan tidak percaya.


"lo pacaran ngak bilang bilang, lo udah berapa lama pacaran sama kenzi?"tanya tasya sama hal nya seperti flora sama sama kaget dan tak percaya.


"bahkan bukan hanya sekedar pacaran sebentar lagi aku sama kenzi akan nikah!"ucap karina ragu, takut mereka akan kecewa.


"gue ngak becanda gue sama kenzi bener benner mau nikah gue di jadohin"


"jadi, selama ini lo bohongin kita kar? lo selalu bilang bahwa lo sama kenzi cuman sebatas teman!"ucap tasya.


"gue minta maaf gue belum siap aja cerita sama lo berdua, maafin gue,"ucap karina sendu.


"jangan bilang karna kalian di jodohin sehingga lo berangkat dan pulang bareng trus sama kenzi?"


"iya lo benar!"jujur karina.


"lo kok ngak cerita sih, selama itu kar selama itu lo nutupin cerita sebesar ini dari kita, dan selama ini juga lo bohong sama kita lo keterlaluan yau ngak!"ucap flora yang sangat kecewa pada karina.


"lo nganggap kita sahabat lo ngak sih?"tanya tasya juga.

__ADS_1


"gue minta maaf, gue ngak maksud bohongin kalian gue cuman butuh waktu aja,"lirih karina dengan mata yang sudah berkaca kaca


"gue kecewa sama lo."ucap flora meninggal kan tasya dan karina.


"gue ngak nyangka kar, lo egois lo bgak nganggap kita sebagai sahabat lo, gue juga kecewa sama lo,"ucap tasya berlalu meninggal kan karina yang diam mematung, ia langsung bergegas menyusul flora yang sudah pergi duluan.


"hiks"


pecah sudah tangis karina, dia sudah tidak tahan menahan bendungan air matanya yang sudah mau tumpah dari tadi.


sekuat tenaga dia menahan agar butiran air mata itu tak keluar namun, ternyata dia tidak sekuat yang ia kira kini pecah sudah tangis nya.


tangis yang dia tahan tahan dari tadi kini dia menagis seorang diri.


"kar lo kenapa?"tanya kenzi yang kebetulan lewat dan melihat karina yang diam mematung sambil menangis, sehingga dia segara menghampiri nya.


tanpa aba aba karina langsung berhambur ke pelukan kenzi ia langsung memeluk kenzi dan menumpahkan semua tangis yang sudah di tahan tahan dari tadi.


kenzi juga membalas pelukan karina karna tak tega ia juga mengusap ngusap punggung karian untuk menenangkan nya.


"kenapa?, hei jangan nangis cerita sama gue,"ucap kenzi menenang kan karina.


"hiks, mereka marah sama gue ken, mereka kecewa hiks mereka ngak mau lagi temenan sama gue,"ucap karina sambil melap ingus nya dengan baju kenzi.


kenzi hanya terkekeh pelan mau gimana lagi dia harus merelakan baju nya jafi lap ingus karina mau marah pun dia tak tega.


"hei tengok aku!"ucap kenzi menangkup pipi karina.


"sahabat sejati itu tidak akan meninggal kan sahabat nya di saat terpuruk, jadi yakin aja mereka paati cuman marah sebentar doang!"ucap kenzi menghapus jejak air mata di mata sembam karina menggunakan kedua ibu jari nya.


sadar atau tidak kenzi langsung mencium kedua mata sembam karina secara bergantian.


Cup


Cup

__ADS_1


dua kecupan di berikan kenzi pada karina, karina diam mematung atas kelakuan kenzi ke padanya.


"heh jangan ngelamun, ayok ke kelas udah mau masuk!"ucap kenzi membunyar kan lamunan karina ia juga menggandeng tangan karina layak nya sepasang kekasih.


__ADS_2