Musuh Ku Jodoh Ku

Musuh Ku Jodoh Ku
Semakin dekat.


__ADS_3

Ber minggu minggu telah berlalu kini nampak nya kenzi dan nia semakin dekat dikarnakan tidak ada lagi yang menghalagi, dan sudah berminggu minggu juga karina dan tasya tidak saling tegur sapa, dan kesempatan itu di pergunakan baik baik oleh nia untuk memdekati kenzi karna tidak ada lagi tasya yang ikut campur.


"hy ken, udah lama sampe?"tanya nia langsung menyapa kenzi yang tengah duduk di tempat nya dan tidak lupa dengan senyum manis nya yang begitu memuakkan di mata karina.


"belum,"


"udah makan belum?"tanya nya lagi.


"belum tu,"jawap kenzi ia dan karina memang tidak sempat sarapan karna bangun kesiangan.


"kita ke kantin nya nanti bareng ya,"ujap nia sambil tersenyum genit.


"boleh kok,"jawap kenzi tanpa tau ada niat terselubung di dalam hati nia.


Setelah bergulat dengan angka angka akhirnya bell pertanda istirahat telah berbunyi membuat semua murit murit langsung menghela nafas lega, akhirnya pelajaran matematika pun selesai.


"ken kantin yuk,"ajak nia pada kenzi.


"boleh, kar ayok le kantin bareng,"ajak kenzi yang membuat nia kesal setengah mati.


"ih kenzi ngapain sih ngajak karina ngak bisa berduaan dong gue sama kenzi ih sebel sebel,"denggus nia dalam hati.


"ngak usah kalian duluan aja,"tolak karina sambil tersenyum simpul yang membuat nia gembura karna waktu berduaan nya dengan kenzi tidak ada yang mengganggu.


..."kamu kan belum sarapan udah ayok,"ajak kenzi tanpa persetujuan karina kenzi langsung merangkul karina menuju kantin, pupus sudah harapan nia untuk makan berdua dengan kenzi, kini malah dia yang di tinggalkan....

__ADS_1


"ih sebel,"ucap nya sambil menghentak hentak kan kaki nya kesal.


...----------------...


kini nia kembali mengerang kesal saat sesampainya di kantin dia kembali melihat ke uwuan dari pasangan kenzi dan karina karna mereka tengah suap suapan.


"ken kok kamu ngak nungguin aku sih,"sebal nia dengan nada bicara yang di lembut lembutkan.


"kok tiba tiba panas ya,"ungkap karina yang sedari tadi diam akhirnya buka suara juga.


"kalo panas sana pigi hus hus gangu,"gerutu nia dan sayang nya masih dapat di dengar oleh karina.


"gue duluan yang duduk disini jadi yang harusnya pergi ya elo dong, ngak tau diri banget,"sewot karina mulai berani melawan kepada nia.


"nantangin lo!"


"udah berani ya lo,"ucap nia mulai memanas.


"ya berani lah emang lo siapa?"


"awas ya lo,"ancam nia dan langsung berlalu dari sana.


"apa,"sewot karina saat melihat kenzi yang terus menatap nya dan senyam senyum sendiri.


"ngak kok, cuman ngak yangka aja kalo sayang nya aku marah ngeri juga ya, gemes,"ucap kenzi sambil mengacak acak rambut karina, karina yang tadinya tengah kesal kini malah tersipu malu dengan ucapan kenzi.

__ADS_1


"apasih,"ucap karina sedikit meninju lengan kenzi ia salting dengan pipi merona bagaikan tomat.


"aduh... sakit,"dramatis kenzi dan bukan nya iba karina malah kembali meninju lengan kenzi dengan keras dan dengan entengnya ia berkata.


"ini baru sakit,"


"jahat baget sih kar, kualat ya lo sama suami,"ucap kenzi dengan menekan kata suami yang membuat karina kembali lagi dan lagi merasakan salting.


"uwuwu gemes deh pengen terkam,"ucap kenzi dengan menaik turun kan alisnya.


"maksud nya?"bingung karina.


"iya gemes pengen terkam kamu di kamar,"bisik kenzi seksual tepat di kuping karina dan dengan nakal nya dia sedikit meniup niup leher jenjang nan putih milik karina.


"kenzii,,"teriak karina dan kenzi sendiri sudah lebih dahulu pergi sebelum di amuk oleh karina, sedangkan karina langsung malu karna dia menjadi bahan tontonan di kantin itu, karina hanya mampu menggaruk kepala nya yang tidak gatal dan tersenyum kikuk.


karna sudah terlanjur malu karina juga langsung bergegas pergi dengan sedikit berlari kecil.


sedangkan di sudut kantin seseorang yang sedari tadi memperhatikan semua pergerakan karina tersenyum simpul, ia merasa lega karna karina baik baik saja ia juga bangga melihat karina yang sudah tidak berdiam diri lagi di saat ia tengah di tindas oleh seseorang, bohong jika dia tidak merindukan karina dan bohong jika dia tak khawatir dengan karina.


...----------------...


hmm kira kira itu siapa ya?


oke guys sebenarnya aku udah ngak mau lanjutun cerita ini lagi karna sepi kan tapi kalo di pikir pikir lebih dalam lagi kayaknya sayang iya kan jadi aku memutuskan untuk tetap melanjutkan cerita ini lagi so buat kamu jangan lupa untuk vote like komen dan favorit ya biar apa? ya biar akunya semangat dan bisa up 1 sampai 2 bab satu hari.

__ADS_1


terima kasih buat yang masih nungguin


__ADS_2