
Jam telah menunjukkan pukul 01:00 bel pulang akhirnya berbunyi kelamaan freles membuat karina dan kedua sahabatnya merasa bosan.
sebelum pulang karina dan kedua sahabatnya sudah janjian untuk membeli perlengkapan untuk kemping yang memang mereka belum punya.
"kar, nanti kamu pulang dulu ngak?"tanya flora.
"kayaknya sih enggak, langsung aja,"jawap karina.
"yaudah kita langsung aja belanjanya nanti ngak usah pulang,"ucap flora yang di angguki oleh karina dan tasya.
"yaudah gue duluan ke mobil ya, soalnya udah di tungguin sama kenzi,"ucap karina.
"cie karina yang di tungguin sama ayangk,"ucap tasya menekan kata ayang yang bermaksud menggoda karina.
"apa sih,"sewot karina yang menurutnya panggilan ayang begitu alay baginya.
***
"udah lama ken?"tanya karina saat memasuki mobil.
"lumayan lah,"jawap kenzi dan mulai mengeluarkan mobil nya dari parkiran yang khusus untuk roda 4.
"kita ke mol dulu ya ken, mau belli perlengkapan buat kemping,"ucap karina yang hanya di angguki oleh kenzi.
Sesampainya di mol yang karina maksud mereka langsung masuk karna tidak menunggu lama tasya dan flora pun sampai sehingga karina tidak harus menunggu lama.
__ADS_1
kenzi yang tadinya berharap dia hanya berdua dengan karina dan bisa jalan berdua kini langsung sirna melihat kadatangan kedua sahabat soplak karina.
"kita ngak berdua kar nyarinya?"tanya kenzi dan hanya bisa mendesah kecewa melihat karina yang menggelangkan kepala bertanda tidak.
"kenapa takut ya kita gangu waktu kamu sama ayangk,"ucap flora sambil menaik turun kan alis nya menggoda karina dan kenzi.
"nah, itu tau kok malah nanyak,"ucap kenzi kelewatan santai.
"udah ayok berangkat jangan banyak cingcong,"
akhirnya mereka ber 4 langsung bergegas ke tempat dimana barang barang kemping ada di jual.
"ini berapa bang?"tanya flora menunjuk tas ransel yang ukuran nya cukup besar.
"500 ribu,"jawap penjual dengan ramah.
"heh, pea kalo nawar ya setidak nya setengah harga kek ini lo malah banting harga,"gerutu taysa pada flora namun sama sekali tak di gubris oleh flora.
"aduh, ngak bisa dek,"jawap penjual itu masih tetap ramah walaupun mungkin dia sudah dongkkol juga dengan flora.
"kalo 150 bisa?"tanya flora lagi dan hanya menikkan sedikit harga.
"kalo segitu ngak bisa dek, tapi kalo 300 ngak papa deh,"jawap penjual itu sepertinya ingin cepat selesai.
"yaudag deal ya,"ucap flora dan di angguki oleh penjual.
__ADS_1
"aku bayar nya kess aja ya soal nya ngak bawa kartu,"ucap flora dan lagi dan lagi hanya di angguki oleh penjual itu.
"nih 500 ribu ya kes,"ucap flora yang membuat penjual itu menyerngit heran.
"tapi tadi 300 ribu,"ucap penjual itu heran.
"udah ini, saya cuman hobi nawar aja kok,"ucap flora yang membuat mereka yang melihatnya rasanya ingin membuang flora hidup hidup sangkin kesal nya.
"kalo gitu ngapain tadi lo tawar pea buang buang waktu kita aja lo cuman buat melihat kelakuan lo yang ngak bermutu itu,"denggus tasya dan hanya di balas cengenggesan ngak jelas oleh flora.
setelah cukup lama berkeliling untuk mencari apa yang mereka mau, akhirnya mereka memilih untuk ke kafe yang ada di mol tersebut untuk sedikit istirahat.
"aduh pegal,"ucap karina saat mereka sudah mendudukkan bokong nya di kursi kafe.
"lo mah enak kar, yang pegel cuman kaki, lah kita tangan juga pegel, ngak kayak lo yang punya ajudan untuk bawa barang lo,"ucap tasya sambil menunjuk kepada kenzi.
"tau ni si karina,"sambung flora juga.
"aahh pegel,"ucap kenzi yang membuat intensi mereka teralih karina langsung menatap iba kepada kenzi dan dengan pelan karina mulai memijat mijat pelan tangan kenzi.
"kalo mau uwu uwuan mending jangan disini deh ya, ngak ngehargain gue lo berdua ya udah tau gue jomblo,"ucap flora menatap malas kepada karina dan kenzi.
"iri bilang bos,"ucap kenzi sambil menjulurkan lidahnya.
...****************...
__ADS_1
nah lo aku udah update 2 bab lo giliran author ni yang minta buat vote harus vote maksa ni canda.
janganlupa untuk like ya