Musuh Ku Jodoh Ku

Musuh Ku Jodoh Ku
Akhirnya sah.


__ADS_3

"Bagaimana para saksi"


"sah"


"sah"


kini kenzi dan karina resmi menyandang status baru yaitu suami istri di umur mereka yang masih muda.


selanjutnya karina di minta mencium tangan kenzi dan di balas oleh kenzi dengan mencium kening karina.


setelah itu baik karian dan kenzi langsung menandatangani buku nikah mereka.


setelah semua urusan akat selesai, kini di lanjutkan ke acara resepsi.


karina langsung di bawa oleh susanto untuk mengaganti baju akat nya dengan baju resepsi yang telah si siapkan.


"nah you ganti baju sana jangan lupa cuci muka biar eike mek up ulang oke,"ucap peria kemayu itu.


karina hanya mengangguk menuruti perintah dari peria setengah cewek di depan nya itu


susan eh susanto juga menyuruh


2 asisten cewek nya membantu untuk melepas gaun karina yang begitu berat.


setelah karina memakai gaun bewarna silver kembali di rias oleh pria kemayu itu



setelah selesai karina langsung bergegas ke pelaminan dimana pengantin peria telah menunggu disana untuk menyambut tamu tamu yang hadir.


suara hentakan high heels yang dikenakan oleh karina menyita perhatian orang orang yang ada disana, mereka kembali terkagum kagum melihat kecantikan yang di miliki oleh karina.


di sinilah karina berada di atas pelaminan yang mengah dan di temani oleh kenzi yang notable adalah musuh nya sendiri.



karina dan kenzi hanya diam tak ada yang memulai percakapan mereka berdua sibuk dengan pemikiran mereka masing masing, sehingga kedatangan 2 gadis gesrek membuyarkan lamunana mereka siapa lagi kalo bukan, tasya dan flora dua sahabat karina si ratu gosip bin kepo.


"Duh duh duh pengantin baru ni ye, gimana kar seneng ngak?"tanya tasya dengan kekepoan tingkat dewa.


"paaan sih lo sya, biasa aja kali,"jawap karina memutar bola matanya malas merasa risih dan jengkel dengan kedatangan kedua sahabat gesrek nya itu.


"haha cie yang kenzi nanti malam belah duren ni ye "ucap flora menggoda kenzi.


"dih ni bocil, udah tau yang gitu gitu aja anak kecil gak boleh ngomong gitu!"ucap kenzi.


"gue bukan anak kecil ya,"jawap flora mencebik


"belah duren?"binggung karina.

__ADS_1


"iya belah duren jangan bilang lo ngak tau apa itu belah duren!"ucap flora pada karina.


"emang belah duren apa sih, kan ngak musim,"jawap karina polos.


"sumpah demi cacing yang ada di perut gue lo gak ngerti arti belah duren?"tanya flora shok akan kepolosan yang dimiliki oleh sahabatnya itu.


"iya emang apa sih?"tanya karina


"itu lo kar wik," ucapan flora langsung terpotong oleh tasya.


"eh monyong, lo diam den jangan merusak otak polos dia dengan otak mesum lo itu,"sentak tasya sambil menoyor kepala flora.


"duh ia maaf tapi ini kepala jangan di toyor toyor juga mahal ni,"ucap flora tak terima.


"dih ngegas,"cuek tasya.


sedangkan karina hanya diam tak mengerti apa yang di perdebatkan oleh kedua sahabatnya itu.


"maklum ya kar, gak usah masukin ke hati biasalah orang kek gini rada o'on soal nya kan otak nya hasil gifway,"ucap tasya tanpa beban.


"sialan lo, otak lo kali otak kuda,"sewot flora tak terima.


"udah ahk jangan ribut beban hidup gue udah berat jangan di tambah lagi dengan lo berdua yang debat gak guna gitu,"ucap kenzi melerai.


"yaudah lah to the poin aja selamat ya kar, ken, semoga langgen sampe kakek nenek doa terbaik untuk kalian,"ucap tasya sambil memeluk karina.


"aduh ikut dong!"ucap flora langsung ikut bergabung.


"aduh terhura gue!"ucap flora lagi.


"terharu goblok,"ucap tasya ngegas.


"ohh iya terharu maksud nya maklum otak gue lagi error,"ucap flora sambil cengar cengir gak jelas.


"yaudah lah berhubung gue udah lapar jadi gue makan dulu ya kar mayan makan geratis,"ucap tasya nyengir.


"tungguin gue, gue belum bilang selamat!"ucap flora menahan tangan tasya yang hendak pergi dari sana.


"yaudah cepet gue tungguin,"ucap tasya.


"salamat menumpuh hidup baru ya kar semoga langgen jangan lupa kasih gue ponakan yang unyu unyu ya gue rikues cewek, eh cowok juga gak papa sih,"ucap flora dan langsung di anggukin secara antusiasi oleh tasya.


"iya kar cepet bikin dede bayi ya gue gak sabar deh lihat anak lo yang nanti pasti unyu unyu deh,"ucap tasya senyam senyum sendiri membayangkan anak kenzi dan karina.


"kalo mau dede bayi nikah sana,"suruh karina.


"belum dapet jodoh gue,"lesu tasya.


"didin ada,"ucap karina enteng.

__ADS_1


"dih gak mau gue,"ucap tasya.


"ya terserah,"cuek karina


"yaudah gue makan dulu ya kar ingat nanti malam jangan tegang tegang malam pertama nya!"ucap flora sebelum benar benar berlalu dari sana.


wajah karina langsung pias saat mendengar flora mengungkap kan malam pertama, ia jadi takut sendiri, takut dengan malam pertama karna dia sering mendengar rumor Malam pertama itu menyakitkan.


"hayo ngelamun apa,"tanya kenzi menepuk pundak karina sehingga membuat karina terkejut dan langsung mengumpat.


"anj**g lo!"umpat nya tanpa sadar.


"dosa lo ngumpat sama suami!"goda kenzi menaik turun kan alisnya sambil menekan kata suami.


pipi karina lansung memerah bak tomat busuk ia tersipu akan ucapan dari kenzi.


"cie salting," godanya lagi.


"mana gak ada kali!"elak karina.


"itu muka nya merah kenapa kan gak panas,"


"mana ada ini blaus on kali,"elak nya lagi tak mau mengaku.


"aduh pengantin baru bisik bisik, ngomongin malam pertama ya,"ujjar susanto menggangu keromantisan mereka.


"enggak kok mas"ucap kenzi.


"what mas, no no no you panggil eike mbak tau,"shok nya karna di panggil mas oleh kenzi.


"ini siapa sih?"tanya kenzi pada karina.


"perias yang di pilihin mama sama bunda!"jawap karina


"you belum kenal eike ya, yaudah kenalin susan,"ucap nya sambil mengulurkan tangan nya.


"kenzi!"ucap kenzi membalas uluran tangan pria kemayu di depan nya itu.


"ya udah eike pulang dulu ya kar selamat menempuh hidup baru salam buat mom you eike gak bisa lama lama di sini ya babay!"ucap nya sambil berlalu dengan centil nya.


"serius itu cowok?"tanya kenzi


"iya lah!"jawap karina.


"tpi kenapa nama nya susan?"bingung kenzi lgi.


"iya susan, susanto!"jawap karina sambil terkekeh melihat wajah terkejut dari kenzi.


"oh kok geli sendiri gue ya!"ucap kenzi mengingat kembali saat dia bersalaman degan pria setengan cewek itu.

__ADS_1


__ADS_2