Musuh Ku Jodoh Ku

Musuh Ku Jodoh Ku
malam pertama yang gagal


__ADS_3

kini karina dan kenzi telah sah menyandang status baru, diamana tidak ada lagi campur tangan orang tua dan saudara lain nya.


kini hari sudah larut tamu tamu undangan pun telah pulang kini hanya tinggal keluarga terdekat saja yang masih berada di gedung dimana pernikahan kenzi dan karina di laksanakan.


"ma kita tidur nya dimana?"tanya karina pada ibu nya.


"kalian tidur di hotel dong sayang!"jawap lia.


"kalian?"binggung karina.


"iya kalian lah kamu sama kenzi!"jelas lia gemas pada putri nya itu.


"beda kamar kan ma?"tanya nya lagi.


"ya enggak dong kalian kan udah halal jadi satu kamar dong!"sahur alvin yang lansung nimbrung.


"diem lo jomblo gue gak nanya lo!"ucap karina di sertai senyuman mengejek nya.


"gue enggak jomblo ya dih gue itu ganteng mana ada sejarah nya cowok ganteng jomblo!"ucap alvin dengan gaya kepercayadirian yang tinggi tingkat dewa.


"eleh klo jomblo ya tetap jomblo kali!"ejek karina lagi.


"lo sih kudet ketinggalan berita lo gak degger apa gue kemarin baru aja jadian sama cewek?"tanya alvin


"enggak!"ucap karina menggelengkan kepala.


"makanya jangan tidor terus,"ucap alvin memutar bola mata nya malas.


"udah ih malu kar, depan mertua berantem kayak anak kecil,"lerai lia.


"iya dia duluan ma!"sewot karina


"sekate kate lo, elo kali yang mulai duluan!"ucap alvin tak terima.


"udah ih pusing mama denger kalian debat mulu, kamu juga bang ngalah apa!"ucap lia menatap tajam pada alvin.


"mampus lo bleek,"ucap karina menjulurkan lidah nya.


"awas lo,"umpat alvin menatap tajam pada karina.


"ma bang alvin ngumpat!"adu karina


"bang!"tegur lia.


"iya maaf, yang waras ngalah,"ucap alvin langsung memalingkan muka.


"kalian istirahat aja ken, kasian karina pasti cape pake gaun berat gitu!"suruh lia pada kenzi dan langsung di angukkan okeh kenzi.


"ayok!"ajak kenzi.

__ADS_1


"kemana?"bingung karina


"ke kamar lah!"jawap kenzi lagi.


"ngapain?"bingung karina lagi.


"ya ya ngapain ya!"jawap kenzi gelagapan.


"hayoo ngapain!"goda alvin.


"ya tidur lah!"jawap kenzi.


"satu kamar?"tanya karina lagi.


"iya dong sayang kalian kan udah halal jadi gak papa kalo satu kamar!"jelas lia yang mengerti kegelisahan putri nya itu.


"ohh, yaudah ayok?"ajak karina


"kemana?"kini giliran kenzi yang malah bingung


"tidur!"ajak karina lagi.


"hmm!"dehem kenzi.


"jangan kasar kasar ya ken main nya,"goda alvin lagi sebelum kenzi dan karina benar benar beranjak dari sana.


"cie si kenzi gak tahan lagi ya ken sampe langsung di tarik gitu!"ucap alvin lagi sehingga mengundang tawa orang yang berada di situ


sedangkan kenzi tidak peduli dia terus berjalan tak menghiraukan bacotan dari kakak ipar nya itu dan tanpa sadar ia ternyata belum melepaskan genggaman tangan nya dan tangan karina, sehingga mereka masih tetap bergandengan.


***


kini mereka berada di sebuah kamar hotel yang telah di siapkan oleh ibu dan mertua kenzi.


"lo keluar dulu ken, gue mau mandi gerah!"suruh karina.


"ahk malas!"jawap kenzi.


"oke klo lo gak keluar gak papa tapi jangan ngintip ya!"ucap karina memberi peringatan.


"emang kenapa kan udah halal!"goda nya.


"pokok nya gak boleh!"bantah karina.


"kita cuman berdua lo kar disini, lagian kan dah halal!"ucap kenzi menaik turun kan alisnya.yang sangat terlihat menyebalkan bagi karina.


"gue teriak ni ya!"acam karina


"teriak aja gak ada yang akan denger kok"ucap kenzi dengan perlahan melangkah mendekati karina di lengkapi juga dengan seyum semrik nya.

__ADS_1


"lo ngapain!" panik karina dan


"buggh"


karina langsung refleks menonjok kenzi tepat di hidung nya.


"aduhhh!"jerik kenzi


"eh, gue gak sengaja ken lo gak papa kan,"panik karina merasa bersalah.


"ahk lo jahat baget sih, sakit tau!"ucap kenzi memegangi hidung nya yang sakit.


"ihh maaf nama nya juga refleks maaf ya!"ucap nya dengan tatapan yang memelas berharap di maafkan oleh kenzi.


"lagian gue ngak napsu lihat tubuh lo datar gitu!"ucap kenzi kesal dan langsung bergegas ke kamar mandi.


"dasar cungkring,"umpat karina dalam hati.


***


setelah kenzi selesai mandi kini giliran karina yang mandi namun saat dia ingin membuka kancing pada gaun nya yang berada di belakanh dia nampak kesulitan, dan terpaksa meminta tolong pada kenzi.


"aduh susah banget sih, gue minta tolong sama kenzi aja kali ya!"guman nya


"tapi entar dia gak mau lagi,"guman nya lagi.


"coba aja kali ya!"


"ken"pangil karina


"hmm dehem nya mungkin ia masih kesal karna insiden tadi yang membuat hidung nya bonyok.


"ken boleh minta tolong ngak!"ragu karina.


"apa singkat kenzi!"


"tolong bukain dong!"ucap karina sambil menunjukan reseleting baju nya yang berada di belakang.


"ahk ogah!"tolak kenzi


"ayo lah tangan gue gak sampek!"ucal karina degan tatapan memelas.


"yaudah sini!"


"glekk" kenzi langsung menelan saliva nya dengan susah payah saat melihat pundak karina yang terpampang jelas di depan nya.


"udah ngak?"tanya karina membunyarkan lamunan kenzi yang sudah pergi kemana mana.


"iya udah udah sana cepat!"usir kenzi takut jika dia nanti kebablasan bagaimanapun dia juga adalah lelaki normal.

__ADS_1


__ADS_2