
Setelah sesampainya di kelas karina langsung menemui kenzi yang sedang asik mengobrol berdua dengan nia.
"ken, maksud kamu apa sih tadi malu tau,"ucap karina mengeluarkan unek unek nya. sedangkan nia yang berada di sana hanya mampu memutar bola mata malas saat melihat karina yang menemui kenzi.
"santai dong,jangan marah marah nanti cepat tua lo,"goda kenzi sambil sedikit mencolek colej pipi cubby milik karina.
"ngak lucu tau ngak,"sebal karina yang masih kesal dengan kenzi akibat insiden di kantin yang membuat dia menjadi bahan tontonan orang orang yang berada di kantin itu.
"cie ngambek,"godanya lagi.
"tau ahk,"ucap karina memalingkan muka nya dan langaung bertepatan dengan tasya sejenak mereka saling menatap dengan begitu dalam dan bagitu lama sampai akhirnya tasya memutuskan kontak mata mereka, tatapan karina langsung sayu bohong jika ia mengatakan jika dia tidak merindukan tasya rasanya seperti ada yang kurang di dalam benaknya karna ketidak hadiran tasya yang biasanya mereka bertiga selalu bersama kemanapun.
begitu pula dengan tasya dia juga merindukan kedua sahabatnya itu yakni karina dan flora ingin rasanya dia menghampiri mereka dan memeluknya dengan erat, selama beberapa minggu ia tak bertemu dengan karina dan flora mereka tak pernah bertegur sapa namun dia selalu mengamati kegiatan kedua sahabatnya itu dari jauh ia juga bangga kepada karina di saat melihat karina yang sudah tidak terlalu lemah lagi saat di tindas, yups yang mengamati karina di kantin itu ialah tasya.
"hello tenang semua,"ucap aldo ketua kelas mereka.
"karna ibuk yayuk,guru bahasa kita sedang tidak enak badan jadi hari ini kita free les tapi di harapkan tidak ada yang membuat keributan yang menggangu ketertiban kelas lain,"ucap nya dengan jelas dan langsung di anguki oleh mereka semua.
"cie ngambek ni yee,"goda kenzi menoel noel pipi cubby karina.
"ngapain sih kesini sana balik ke meja kamu,"denggus karina masih dongkol dengan kenzi.
"ck iya,"decak kenzi.
namun baru beberapa saat kini kenzi kembali datang namun tidak dengan tangan kosong kenzi membawa sebuah gitar yang dia pinjam dari teman nya yang membuat bingung semdiri kenzi langsung mengusir flora yang tengah duduk di samping karina.
"flo, awas dong, gue mau duduk di situ,"usir kenzi tanpa dosa.
"enak aja lo engak, enggak,"tolak flora mentah.
__ADS_1
"bentar aja kok,"ucap kenzi sambil menatap flora penuh harap.
"iya iya,"pasrah flora.
"jadi semua saat ini gue mau nyanyi buat seseorang yang lagi ngambek sama gue jadi gue butuh dukungan kalian semua supaya kalian bisa bantuin gue biar bisa di maafin,"ucap kenzi keras yang membuat peehatian sekelas ke arah kepadanya, tak teekecuali nia dan tasya, tasya yang tadi pura pura tak ingin tau kini malah ikut menyaksikan.
"lagu ini khusus buat cewek di depan aku,"ucap kenzi menatap dalam kepada karina yang sukses membuat pipi karina nerona bak kepiting rebus dan di sambut pula dengan sorakan sorankan beberapa orang yang semakin membuat karina tersipu malu.
"Dinda jangan marah marah takut nanti lekas tua kanda setia orang nya takkan mungkin mendua dari jutaan bintang dinda lah paling gemerlapan dari segenap wanita dinda lah yang paling menawan,"
suara kenzi yang begitu merdu dan di iringi dengan petikan suara gitar membuat karina meleleh bukan hanya dia namun semua wanita yang disana setelah kenzi bernyanyi riuh tepuk tangan langsung bergema yang membuat sudut bibir kenzi mengembang.
namun tidak dengan nia dia sendiri sedari tadi sudah jengkel dengan sikap romantis kenzi kepada karina ia hanya diam merasakan panas dingin karna cemburu dengan semua perlakuan kenzi kepada karina.
tasya pun yang sedari tadi hanya memperhatikan dari jauh ikut tersenyum ia turut bahagia melihat karina yang bahagia.
"satu lagu lagi ya, ini aku persembahan untuk wanita spesial yang ada di depan ku ini,"ucap kenzi tersenyum simpul sedangkan karina langsung membuang muka lantaran malu.
ku bersyukur memili kamu
ku bahagia ada di samping mu
hati ini terasa tenang
bila kau selalu bersama diriku
ku terima kekurangan kamu
kau terima kekurangan aku
__ADS_1
lengkapilah lambar jalan ku
untuk mengarungi setiap langkah ku
dari dalam hati kau takkan terganti
sampai nanti aku mati
dari dalam hatiku kau takkan terganti
kucintai kau setulus hati
ku sayangi kau setulus hati
ku mohon kamu tetap di sini
menemani aku sampai akhir nanti.
...----------------...
udah lah ya segitu aja nyanyi nya
semoga suka dan sedikit menghibur
jan lupa vote like dan komen favorit juga jan lupa
ini karya baru aku kiranya berkenan buat mampir soal nya masih sepi kayak dompet author mampir yak itu ceritanya perdudaan
__ADS_1
udan segitu aja pengumuman nya lopeyou babai