Musuh Ku Jodoh Ku

Musuh Ku Jodoh Ku
kecemburuan kenzi


__ADS_3

seperti yang di janjikan tadi, karina dan kedua sahabatnya benar benar tidak masuk kelas mereka lebih memilih bolos dan santai di kantin sekolah.


"sya, lo pesen gih,"suruh flora sambil menduduk kan pantat nya di bangku kantin.


"punya tangan ngak?"


"punya,"


"punya kaki sama mulut ngak?"


"ya punya lah pea,"


"nah,, kalo punya pesen sendiri sono jangan tau nya ngerepotin terus lo,"


"gue aja yang mesan,"ucap karina yang langsung di acungi jempol oleh kedua sahabatnya.


"kayak biasa ya kar,"ujar tasya yang langsung di acungi jempol oleh karina bertanda dia mengatakan iya.


setelah semua makanan yang mereka pesan tersaji mereka langsung melahap nya namun tidak dengan karina, dia hanya menatap makanan nya sambil sesekali mengaduk aduk nya, ia begitu tak berselera untuk memakan makanan yang ada di depan nya.


"kenapa kar?"tanya tasya mentap heran kepada karina.


"ngak papa cuman ngak lapar aja,"ucap karina tersenyum simpul namun terlihat begitu di paksakan.


"lo pikir karina serakus lo apa?"ucap flora tersenyum mengejek kepada tasya yang membuat tasya langsung mendekik tajam kepada flora.


"santai aja kali mbak, gue cuman berjanda kok, gak usah masukin ke hati cukup masukin ke dompet aja biar berisi,"ucap flora santai yang n


membuat tasya semakin mendekik tajam ke arahnya.


"ya gue lapar, soal nya habis bertarung melawan dajjal,"ucap tasya bukan lagi menyebut nia dengan ulat bulu tapi dengan julukan baru yaitu dajjal.


"lo ngapain sih ngungkit ngungkit si nenek lampir, bikin gue ngak selera makan aja,"ucap flora mencebik jika tasya memanggil nia dengan sebutan baru yaitu dajjal, flora pun tidak lagi menyebut nia dengan sebutan ulat bulu tapi dengan sebutan baru yakni nenek lampir.


percakapan mereka terhenti saat kedatangan seorang kakak kelas mereka yang berjalan ke arah meja mereka.

__ADS_1


"hy, boleh gabung ngak?"


"boleh kok kk,"ucap tasya tidak berkedip mengagumi ciptaan tuhan yang begitu sempurna di hadapan nya.


"kalian kok ngak masuk sih?"tanya nya lagi.


"males aja sih, kk,"ucap flora sambil mentap jengkel kepada tasya sebab tasya terlalu fokus mentap kakak kelas di depan nya.


"ini minuman siapa?"tanya nya sambil menunjuk es teh milik karina yang belum tersentuh sedikitpun.


"itu punyaku kk,"ucap karina yang sedari tadi diam akhirnya buka suara juga.


"boleh di minum ngak?"tanya nya lagi.


"boleh, lagian belum disentuh pada mubajir mending kk minum aja,"ucap karina lagi.


"kok ngak manis sih,"ucap nya sambil meyeruput teh milik karina.


"masa sih?"tanya karina memastikan.


"ahk kamu sih manis nya kamu ambil semua,"ucap nya lagi sambil memberikan senyum manis nya kepada karina.


bukannya karina yang salting malah tasya dan flora yang sudah senyam senyum sendiri mendengar gombalan receh yang di lontarkan kakak kelas nya itu.


"btw, kita belum kenalan lo, kenalin riski,"ucap nya sambil mengajak karina bersalaman.


"karina,"jawap karina menyambut uluran tangan riski


tidak ketinggalan tasya dan flora pun tak mau kalah ikut berebutan memperkenankan diri kepada riski.


"tasya bang,"


"flora bang,"


"kar, kamu suka minum macha ya?"tanya riski tiba tiba yang membuat karina menyerngit heran.

__ADS_1


"suka, emang kenapa?"tanya karina balik.


"eem, pantesan wanginya kayak macha depan aku,"ucap riski yang membuat tasya dan flora


langsung jingkrak jingkrak ngak jelas.


"aaa, aku baper,"teriak tasya dengan tidak tau malunya.


"eh, kar,"panggil riski lagi pada karina ingin mengutarakan gombalan mautnya.


"iya apa?"


"kalo boleh tau dulu cita cita kamu jadi apa?


"waktu kecil?"


"iya"


"dokter sih,"


"oo ngak cocok, kamu cocok nya jadi ibu dari anak anakku,"ucap riski yang membuat tasya dan flora menjerit.


"bang gombalin aku juga dong,"ucap tasya ingin di gombali juga oleh buaya darat cap biawak.


"kamu tau ngak perbedaan kamu sama jus?"


"ngak, apa tu?"jawap tasya dengan antusiasi.


"kalo jus nyegerin tapi kalo kamu ngangenin."ucap nya yang membuat tasya terbang ke awang awang sangkin bapernya.


namun di seberang sana nampak ada seseorang yang tidak senang malihat kedekatan karina dengan laki laki lain.


kenzi tak suka karina dekat dengan laki laki lain katakan lah dia engois, ia cemburu melihat kedekatan karina dengan seseorang yang bukan dirinya.


...****************...

__ADS_1


aku butuh suprot kalian guys jadi jangan lupa untuk vote like komen dan favorit ya


__ADS_2