Musuh Ku Jodoh Ku

Musuh Ku Jodoh Ku
Perkara jengkol dan pete


__ADS_3

Setelah drama sate kelinci kini kenzi kembali bingung untuk mendapatkan permintaan istri tercintanya ini.


"kita nyari jengkol sama pete dimana coba kar?"bingung kenzi mutar mutar di pasar untuk mendapatkan apa yang diminta oleh si istri.


"ck, cari aja dulu pasti nanti ada"karina mesih kekeh.


"emang itu cuman ada di pasar apa, aduh mana becek lagi"kenzi merasa tidak tenang berada di pasar trasisional karna ini yang pertama kali baginya lingkungan yang bisa di bilang tidak terlalu bersih dan juga bau bau dari segala hal yang bercampur di tambah lagi dengan desak desakan membuat kenzi tak tahan.


"iss, kalo ngak mau nemenin ya udah pulang aja sana"ketus karina yang membuat kenzi bingung sendiri kalo dia pergi tentu akan kena amuk karina dan juga si joni tidak akan mendapat jatah namun kalo tetap tinggal dia tidak kuat.


"iya, aku temanin kok"kenzi mencoba tersenyum meski terlihat begitu di paksakan dia memilih mencari aman sebelum si joni menerima akibatnya.


"kita ke warung ibuk itu deh siapa tau ada"karina menunjuk ke penjual kaki lima yang menjual beberapa aneka sayur mayur.


"permisis ibuk, jengkol sama pete nya ada?"karina bertanya begitu antusiasi.


"owh ada neng, pas banget pete nya tingal satu iketan"penjual itu berucap sambil tersenyum ramah.


"yaudah petenya satu sama jengkol nya satu kilo ya"karina berucap dan langsung di anguki oleh penjual itu.


"jengkol satu kilo kebanyakan kar"kenzi mencoba memberikan masukan tapi malah di hadiahi pelototan tajam dari karina.

__ADS_1


"berapa buk?"


"35 ribu neng"


"ini buk, kembalian nya sama ibuk aja"karina sambil menyerahkan uang bernominal 50.000


Kenzi yang mendengar nominal yang di sebutkan oleh ibu penjual itu sedikit terkejut mendengar harganya yang menurutnya murah.


"ini beneran asli kan buk, massa se murah itu sih"kenzi tak percaya.


"ya murah atu kan ini pasar jadi murah"jelas penjual itu yang membuat kenzi mangut mangut mengerti.


****


setelah semua di sajikan karina dengan semangat empat lima langsung memangil para lelaki yang sibuk mengobrol tentang bisnis untuk makan.


"wah enak nj lauk nya"devan ayah karina langung duduk sambil mengambil piring.


sedangkan karina yang sedari tadi sudah makan dengan lahap nya tidak memperdulikan celutukan ayahnya itu.


"kar, kamu makan nya banyak benget sih ngak bau apa"tasya heran sendiri melihat karina karna dia tau bahwa karina sebenarnya tidak suka dengan jengkol dan juga pete.

__ADS_1


"cantik cantik kok makan jengkol sama pete"alvin ikut ngeri sendiri melihat karina yang dengan lahap nya makan tanpa memperdulikan tatapan heran di sekitarnya.


"ini enak tau"karina dengan mulut yang penuh makanan mencoba menjawap.


"telan dulu makanan nya baru ngomong"lia mengelengkan kepala melihat kelakuan anak bungsunya itu.


"kamu doyan banget sih sayang, ih"kenzi geli sendiri melihat karina yang dengan lahapnya memakan jengkol rendang itu.


"kamu harus coba ini enak lo"karina malah sudah menyodorkan potongan rendang jengkol tepat di hadapan kenzi.


"engak ahk, aku ngak makan bau"tolak kenzi.


"iss ken, makan enak tau"karina mencoba membujuk dengan memelas.


"no"kenzi tetap kekeh.


"iss"karina mencebik kenzi yang melihat karina mulai nganbek memilih mengalah dan mulai memakan jengkol usapan karina.


"dikit aja tapi"wajah karina kembali sumariang saat kenzi mau memakan rendang buatan nya dan dengan teletah dia menyuapi kenzi bukan hanya satu suapan tapi berkali kali dan dengan bersusah payah kenzi pun mencoba menjalaninya dengan begitu terpaksa.


...****************...

__ADS_1


disini siapa yang ngak suka jengkol sama pete hayo


__ADS_2