Musuh Ku Jodoh Ku

Musuh Ku Jodoh Ku
Belah duren


__ADS_3

Setelah penantian beberapa hari akhirnya penantian kenzi akhirnya terwujud juga.


si merah penggagu akhirnya sudah selesai kenzi tak sabar untuk menunggu waktu ini.


"kar, kamu udah selesai kan?"tanya kenzi yang membuat karina menyerngit heran.


"selesai Apa nya?"tanya karina polos.


"itu si tamu bulanan s*alan itu,"ucap kenzi yang membuat karina dengan perlahan menganggukkan kepala yang membuat kenzi senang bukan main kenzi pun dengan langsung langsung menarik karina jatuh ke pangkuannya.


"ken, apasih, aku belum mau tidur,"ucap karina yang mengira kenzi hendak ingin mengajaknya tidur.


"kita bukan mau tidur sayang, tapi olahraga,"ucap kenzi dengan suara beratnya apalagi karina duduk tepat di adik kenzi.


"olahraga?, olahraga apa malam malam gini?"tanya karina masih dengan polosnya yang membuat kenzi gemas sendiri dan dengan buas langsung ******* bibir karina.


"let's play baby,"ucap kenzi sambil membalik badan hingga kini karina berada di bawah kukungan nya.


"sss, ken, geli,"ucap karina berusaha tidak mengeluarkan d*sahannya saat kenzi memberikan ****** di leher putih karina.


"ini nikmat sayang,"ucap kenzi dengan tergesa gesa langung merobek baju yang dikenakan oleh karina.


"ihh, kok dirobek sih,"denggus karina.


"nanti aku belli yang lebih mahal,"ucap kenzi dengan nafas memburu menahan g*jolak b*rahinya.

__ADS_1


"ken ahkk,"teriak karina sambil meremas kepala kenzi saat kenzi mulai meny*sap kedua gundulan kembar milik karina seperti bayi yang sedang kehausan.


"kenn, ahh,"d*sah karina dengan pelan.


"yang keras baby, yang keras, sebut nama ku,"ucap kenzi yang entah kapan sudah melepaskan bagian bawah karina yang hanya menyisakan satu lapisan lagi.


h*srat kenzi yang sudah di ubun ubun dengan cepat langsung membuka seluruh bajunya, yang membuat karina langsung menutup matanya melihat si joni junior.


"kenapa hmm?"tanya kenzi melihat kedua mata karina yang tertutup.


"iss malu,"denggus karina.


"jangan malu sayang, dia milik mu,"ucap kenzi langung melepaskan lapisan terakhir menuju surga dunia.


"tahan mungkin akan sakit,"ucap kenzi dengan perlahan mulai memasukkan joni junior ke sarang nys.


"Ahh, sakit ken,"ucap karina sedikit berteriak dan tak lupa dengan mencakar punggung kenzi.


"itu hanya akan sakit sebentar oh shitt ini nikmat baby,"ucap kenzi mulai memompa si joni.


"aku mau pipis ken,"ucap karina pelan.


"itu bukan pipis sayang, keluarkan lah,"ucap kenzi sambil mempercepat pompaan nya.


"ahh"teriak karina mencapai pelepasan.

__ADS_1


dan terjadilah pergulatan dua insan di kamar itu suara eragan begitu terdengar secara bersahut sahutan.


"a_ku lelah ke_n "ucap karina dengan terengah engah.


"satu ronde lagi sayang,"ucap kenzi yang malah kembali menanamkan si joni di gua hangat milik karina.


"A_hk tapi aku capek,"ucap karina tetapi tetap manikmati permainan kenzi


hingga setelah mendapat pelepasan kenzi pun langsung berguling ke samping karina, dia yang melihat bercak merah di seprei langsung tersenyum penuh kemenangan.


"makasih sayang, makasih kamu telah menjaganya untuk ku, aku beruntung memiliki mu,"ucap kenzi mengecup kening karina yang terengah engah.


"selamat malam,"ucap kenzi yang membuat karina sedikit kesal melihat jam yang sudah menunjukkan jam 2 dini.


"iss dasar tidak tau waktu,"denggus karina dalam hati hingga terjun ke alam mimpi


End


...****************...


huhu akhirnya ini cerita end juga makasih semua nya atas dukungan readers semua.


dan aku masih berniat buat sesion 2 nya kira kira masih ada yang mau baca ngak ya?


komen ya

__ADS_1


__ADS_2