Musuh Ku Jodoh Ku

Musuh Ku Jodoh Ku
Menemui bunda


__ADS_3

waktu telah berlalu dengan cepatnya tak terasa kini sudah 1 minggu evi ibunda kenzi mendiami anaknya yang membuat kenzi tak tenang di buatnya.


kenzi yang sudah begitu rindu berat kepada ibunya memutuskan untuk menemui ibunya dan juga kenzi juga ingin meminta maaf kepada ibunya.


Tak lupa kenzi pun mengajak karina untuk ikut serta


Sampainya di kediaman keluarga kenzi, kenzi langsung turun dan menatap ke sekeliling rumahnya rasa rindunya sedikit terobati dan dengan langkah berat dan juga jantung yang dag dig dug tak karuan, kenzi dengan perlahan berjalan menuju rumah nya dan tak lupa dia juga menggandeng tangan karina layak nya sepasang kekasih ya memang hubungan mereka akhir akhir ini sudah mulai membaik dan sudah kembali menghangat nampak nya hubungan mereka tidak akan berakhir dengan begitu saja.


kenzi dengan pelan langsung mengetuk pintu rumah nya dan kebetulan sekali yang membuka kan pintu ialah evi orang yang beberapa hari ini begitu kenzi merindukan dari omelannya, pelukannya, bahkan cubitan nya pun sangat di rindukan oleh kenzi.


"bund,"sapa kenzi gugup.


"ngapain kamu kesini?"tanya evi sambil memalingkan muka yang membuat ada denyutan aneh yang begitu menyakitkan di dalam hati kenzi.


"aku mau ketemu bunda,"ucap kenzi dengan lirih, yang membuat karina yang melihatnya langsung iba di buatnya.


"kamu, ngak usah ketemu saya lagi, kita sudah tak punya hubungan,"ucap evi yang bak petir di siang bolong begitu menyakiti hati kenzi bahkan, dia tak lagi memangil nama kenzi dia bahkan berbicara formal kepadanya.


"bund, kok gitu?"tanya kenzi dengan lirih.


"sudah lah, kamu pergi aja, saya banyak urusan,"ucap evi yang hendak pergi dari sana namun, kenzi dengan cepat langsung memegang kaki ibunya itu dan bersimpuh di kaki ibunya itu. yang membuat karina yang melihatnya cukup terkejut.


"bund, kenzi minta maaf, ngak bisa ngebnaggain bunda, kenzi bisa nya cuman nyusahin dan bikin malu bunda, kenzi minta maaf, bunda jangan marah lagi,"ucap kenzi dengan sesegukan iya dia menangis dan hal itu pertama kalinya di lihat oleh karina, nampaknya ujian di rumah tangga mereka membawa dampak perubahan yang besar kepada kenzi.


"kamu ngapain kayak gitu, saya tetap tidak memaafkan kamu ya udah, kamu pulang aja,"ucap evi masih engan memaafkan kenzi.


"aku ngak akan pergi sebelum bunda maafin aku,"ucap kenzi malah semakin erat memeluk kaki evi, evi yang sudah tidak tahan lagi langsung menarik kenzi ke dalam dekapan nya hati ibu mana yang tega melihat anaknya memohon mohon sepeti itu.


"udah, bunda udah maafin kamu,"ucap evi memeluk kenzi dengan erat dan dia pun sudah ikut menagis seperti kenzi.


"makasih bund, makasih,"ucap kenzi yang juga ikut mengeratkan pelukannya.


karina yang melihat adegan haru itu malah ikut menangis juga, dan dia pun perlahan ikut masuk kedalam pelukan haru ibu dan anak itu.

__ADS_1


"yaudah, kita masuk ke dalam aja, ngak baik kali diluar begini,"ucap evi mengajak anak dan menantunya untuk masuk kedalam.


"ayah, belum pulang bund?"tanya kenzi dan masih tetap memeluk ibunya seperti anak tk katakan lah dia manja tapi rasa rindunya yang begitu berat membuatnya enggan melepas pelukan kepada ibunya itu.


"belum, lepas dulu ih, ngak malu kamu di lihatin karina,"ucap evi namun sama sekali tidak di perdulikaan oleh kenzi, dia malah semakin mempererat pelukan nya.


"dia kan manja bun,"ledek karina pada kenzi.


"biarpun,"acuh kenzi dan tetap memeluk ibunya itu dengan erat erat.


"kalian kok bisa baikan sih?"tanya evi yang sudah kepo.


"kan bunda tau gimana anak mu ini pesona ganteng, mana tahan karina jauh jauh,"ucap kenzi dengan narsis nya yang langsung di hadiahi cubitan oleh ibu tercintanya.


"aduh.. sakit bund,"ringis kenzi.


"kamu di ajarin siapa sih kok narsis begitu, bunda ngak suka ahk,"ucap evi cemberut yang membuat kenzi yang melihatnya itu langsung mencium kedua pipi ibunya itu secara bergantian.


"aduh, bunda jangan di cium cium, ini tu punya ayah kamu,"ucap evi yang nampaknya sudah kembali seperti evi yang dulu.


"yaudah, aku cium karina aja deh,"ucap kenzi yang hendak melabuhkan sebuah ciuman kepada karina namum dnegan cepat evi langsung menarik kedua telinga kenzi.


"no, ngak boleh mesra mesra'an di depan bunda, udah tau ayah kamu enggak di rumah,"ucap evi dengan cemberut.


"bunda iri ya,"ejek kenzi yang malah semakin membuat evi cemberut.


"durhaka kamu, nanti kalo kamu punya salah engak akan bunda maafin lagi,"ucap evi bersikap dada.


"iss bunda, kan cuma becanda,"ucap kenzi dan langsung kembali memeluk ibunya itu.


"ayo kar, mending kita masak aja, kita tingalin anak durhaka ini,"ucap evi pada karina nampaknya dia memang benar benar ngambek kepada anak nya itu.


"is bunda, aku becanda ih masak aku ditinggal,"dengus kenzi lagi.

__ADS_1


"ayo kar,"ucap evi mengandeng tangan menantunya itu dan melengos pergi meningalkan kenzi.


siang ini kenzi dan karina makan bersama di rumah keluarga kenzi, walaupun bagas ayah kenzi tak ada disana karna sedang ke luar kota karna adanya urusan kantor, nampaknya kebahagiaan kenzi sudah tidak dapat di gambarkan lagi terlihat jelas di sorot matanya yang memancarkan kebahagiaan.


di sela sela makan masih sempat sempatnya kenzi melakukan adegan romantis kepada karina di depan ibunya yang membuat evi semakin mencebik di buatnya.


"kar, kamu mau ayam ngak? aku ambilin ya,"ucap kenzi sambil mengambilkan nya dan menaronya di piring karina.


evi yang melihat itu hanya mampu menggerutu sebal.


"kalian ngak usah romantis romantisan di depan bunda deh, kan jadi kangen ayah,"ucap evi yang malah nampak murung.


"cie ada yang kangen uhui,"goda kenzi pada ibunya itu.


"dasar anak durhaka,"denggus evi.


sedangkan kenzi hanya mampu terseyum saja menanggapi ocehan ibunya itu dan nampaknya di bawah meja makan kenzi ternyata sedari tadi terus menggandeng tangan karina tampa sepengetahuan siapa siapa.


karina yang melihat interaksi kenzi dan mamanya sudah membaik ikut tersenyum bahagia.


...----------------...


hy hy


kebali lagi dengan outhor ada yang kangen ada yang kangen.


maaf typo masih bertebaran


maaf ya kalo beberapa hari ini ngak up soalnya lagi sakit ini pun belum bener bener pulih entah lah akhir akhir ini author sering sakit😓


vote nya jangan lupa ya biar author semangat dan cepet sembuhnya


makasih buat yang udah nungguin

__ADS_1


lopeyou


__ADS_2