Musuh Ku Jodoh Ku

Musuh Ku Jodoh Ku
S2 Aneh


__ADS_3

Tak terasa 3 hari telah berlalu kedua pasangan itu akhirnya telah kembali dari honeymonn nya, kedatangan kedua pasangan itu di smabut bahagia oleh semua keluarga.


"Hais, Akhirnya balik to my home juga"girang tasya sambil tersenyum ria.


"sok inggris lo sya"desis karina.


"ck, ngak papa kali"decak tasya.


"yaudah, aku mau istirahat dulu ya sayang"pamit karina tiba tiba pada kenzi yang membuat semua orang menatap heran kepadanya.


"kalian berantem ken?"tanya evi sudah menatap tajam ke arah anak nya itu.


"Ngak bun"jawap kenzi sedikit kesal karna selalu di anak tirikan oleh ibunya sendiri.


"kenapa karina pergi?, pasti kamu bikin dia kecewa kan?"tanya evi lagi dan tak lupa dengan tatapan tajam yang mematikan yang di tujukan kepada kenzi.


"engak bun, kita baik baik aja kok"kenzi mencoba meyakinkan ibunya itu.


"awas ya kalo terjadi apa apa sama karina dan itu di sebabkan oleh kamu awas kamu"tajam evi yang membuat kenzi hanya mampu menelan ludah kasar.


"udah, udah lagian bunda ngeraguin anak sendiri apa?"bela bagas pada anak nya itu.


"ayah, aja ngerti masa mama engak"ucap kenzi mencebik.


"dasar anak durhaka,"sinisnya namun kenzi sudah terkebih dahulu pergi lari menyusul karina.


"sayang kamu kenapa?"tanya kenzi saat masuk ke kamar dan melihat karina yang manyun manyun sendiri.

__ADS_1


"ken, mau sate"rengeknya seketika.


"besok ya"


"no, aku mau nya sekarang"desak karina.


"ck, iya udah ayok"ajak kenzi.


"tapi sate kelinci ya"ucap karina sambil mengerkapakan matanya lucu.


"iya"ucap kenzi yang langsung luluh melihat tatapan lembut istrinya itu.


"aaa, makasih sayang"girang karina seketika.


"cium nya mana?"tanya sambil menunjukkan pipi nya.


"cup"


"cup"


"cup"


tiga kecupan berhasil mendarat di kedua pipi kenzi dan yang terkhir mendarat di bibir kenzi.


setelah berkeliling cukup lama akhirnya mereka menemukan penjual sate kelinci yang langsung membuat karina senang bukan main.


"aa, itu ada kedai nya ayok cepet nanti habis"girangnya tak sabaran.

__ADS_1


"sabar sayang, pelan pelan"nasehat kenzi saat melihat karina yang langsung berlari kecil menuju penjual sate itu.


"pak satenya satu porsi ya"pesan karina dengan cepat yang membuat kenzi hanya menggelengkan kepala.


setelah satu porsi kelinci itu tersaji karina malah sama sekali tidak menyentuhnya membuat kenzi bingung sendiri melihatnya.


"kenapa?, kok ngak dimakan?"tanya kenzi memastikan bahwa istrinya itu baik baik saja.


"ngak jadi ahk, mereka terlalu lucu buat dimakan"sendu karina tiba tiba yang membuat kenzi heran melihat perubahan modd istrinya itu.


"yaudah, dari pada mubajir aku yang makan ya"ucap kenzi tapi saat tangan nya ingin mengambil tusukan sate itu langung di tepis kasar oleh karina.


"Iss, jangan di makan,"ucap nya menatap nyalang kepada kenzi.


"lho, tapi tadi katanya ngak mau,"bingung kenzi.


"his kamu mah ngak ngerti'in aku"sebal karina yang malah kini matanya mulai berkaca kaca.


"lho kok malah nagis?"


"hiks kamu jahat"


"bukan gitu sayang, aduh yaudah engak aku makan"kenzi akhirnya mengalah.


"yaudah kita pulang aja"ajaknya.


"hmm iya kita pulang"ucap kenzi mencoba bersabar dengan sikap aneh karina.

__ADS_1


__ADS_2