
Jam sudah menunjukkan pukul 20:00 kini di rumah minimalis itu hanya di tinggali oleh pasutri yang baru menikah itu, keluarga karina dan kenzi baru saja pulang dan kini tinggal karina dan kenzi saja yang berada di ruang keluarga yang berkecambuk dengan pikiran mereka masing masing.
"ken,"panggil karina akhirnya memecahkan keheningan di antara mereka berdua.
"hmm,"dehem kenzi singkat masih diam memikirkan sebuah hal yang hanya di ketahui oleh dirinya sendiri.
"lo tidur di sini aja ya,"ucap karina tanpa beban.
"enak aja gue juga mau tidur di kamar kali,"sewot kenzi tak terima.
"ih, sekali kali ngalah napa,"denggus karina mencebik. sebenar nya kamar di rumah mereka ada 3 namun 2 kamar nya masih di renovasi jadi terpaksa mau tidak mau karina dan kenzi harus tidur di kamar yang sama.
"gue tidur duluan!"ucap kenzi langsung berlalu dengan wajah datar nya yang terlihat begitu menyebalkan di mata karina.
"cih, dasar kutu kampret!"ucap karina berdecih.
lagi dan lagi karina dan kenzi kembali berdebat hanya karna hal sepele, mempermasalahkan posisi tidur yang dimana di antara mereka berdua tak ingin ada yang mau mengalah.
"pokok nya lo ngak boleh ngelewatin batas ini titik,"ucap karina menaruh bantal di antara dia dan kenzi.
"gak bisa gitu dong, masa tempat tidur gue se sempit ini,"sewot kenzi tak terima ia lalu menggeser bantal ke arah karina.
"ih ken, kok di pindahin lagi ini udah pas tadi nya ih!"cemberut karina mencebikkan bibirnya.
"yaudah terserah ya terserah,"ucap kenzi pasrah.
"ya gitu dong,"ucap karina sumeriang karna berhasil membuat kenzi mengalah.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
pagi hari pasangan yang baru menikah itu masih terlelap di bawah kehangatan selimut tanpa menghiraukan suara alarm yang dari tadi berbunyi karina merasa terganggu terlebih dahulu membuka matanya ia merasa berat di pundak nya, ya ternyata kenzi yang tidur nyenyak itu tengah memeluk nya, hal itu membuat karina terkejut dan reflek langsung menendang kenzi.
"bugghh"
"aduh!"ringgis kenzi yang tersungkur di lantai.
"ken, gak sengaja!"ucap karina yang sudah sadar akan tindakannya itu.
"baru juga beberapa hari sah udah tiga kali di tendang sama di tonjo,"gerutu kenzi dengan lirih.
"ih sumpah gak sengaja ken,"ucap karina yang merasa bersalah.
tanpa menyaut kenzi langsung berdiri dan berlalu dari sana yang membuat rasa bersalah karina semakin besar.
namun tidak berselang lama kedua nya kembali adu mulut mempermasalahkan siapa yang akan duluan mandi sedangkan mereka sama sama mau ke sekolah.
"enggak, gue udah terlalu sering ngalah ya kar, tapi untuk sekarang enggak,"ucap kenzi tetap pada pendirianya yang ingin mandi duluan.
"ck, gue duluan udah mau telat ni,"ucap karina berdecih.
"gimana kalo mandi bareng aja,"ucap kenzi menaik turunkan alis nya.
"dasar mesum!"ucap karina mendekik tajam kearah kenzi.
"lo duluan aja deh gue mandi di kamar tamu aja,"ucap kenzi memutar bola mata malas sudah dia duga pasti dia yang akan selalu mengalah.
"cewek emang selalu benar, untung sayang kalo ngak udah gue bejek bejek ni orang,"ucap kenzi dalam hati.
"ee bambangk kenapa ngak dari tadi lo ngalah,"ucap karina tanpa merasa bersalah langsung masuk ke kamar mandi meninggalkan kenzi dengan wajah kesal nya.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
kini kenzi dan karina tangah berada di mobil menuju sekolah dengan karina yang sedari tadi tidak berhenti mengomel, dimana mereka yang di buru waktu karna hampir terlambat mereka juga tidak sempat sarapan sehinga karina mengambil jalan artenatif dengan sarapan di mobil sesekali dia juga menyuapi kenzi yang tengah menyetir.
"kan ini semua gara gara kamu ken, andai aja kamu tadi ngalah nya cepet kita ngak akan telat tau,"omel karina sambil menyuapi kenzi yang tengah sibuk menyetir.
"kok aku sih,"denggus kenzi sambil mengunyah makanan di mulut nya yang di penuhi oleh karina.
setelah perjalanan selama 15 menit akhirnya mobil karina dan kenzi sampai di gerbang sma garuda yang sudah hendak di tutup karina yang melihat gerbang akan di tutup menjadi panik sendiri.
"ken, ken gerbang nya udah mau tutup gimana dong, lakuin sesuatu dong,"panik nya.
kenzi langsung turun dari mobil dan menghampiri satpam untuk tidak menutup gerbang, sedangkan di dalam mobil karina sudah uring uringan panas dingin panik dan takut di hukum akibat terlambat, setelah beberapa saat akhirnya karina dapat bernafas lega karna kenzi yang telah kembali.
"gimana ken?"tanya karina.
"masih ada waktu 3 menit lagi jadi kita di izinin untuk masuk!" ucap kenzi melajukan mobil nya menuju parkiran khusus roda 4.
"huh untung deh,"ucap karina mengelus dadanya bernafas lega.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
hy aku kembali lagi mohon maaf kalo gaje.
jangan lupa jempol goyang nya.
jan lupa mampir yak
__ADS_1