Musuh Ku Jodoh Ku

Musuh Ku Jodoh Ku
Menghibur


__ADS_3

setelah sampai di rumah karina langsung turun di ikuti juga oleh kenzi.


"lo ngapain ikut turun sana pulang,"ketus karina


"gue mau ketemu calon mertua emang salah ya?"tanya kenzi


"Papa ngak di rumah dia lagi di kantor udah sana pulang!"usir nya


"aku mau ketemu tante bukan om!"jawap kenzi


"Yaudah terserah!"ucap karina bergegas masuk ke dalam rumah


***


"udah pulang dek, eh nak kenzi juga mampir sini yuk kita makan siang bareng!"ucap lia menawarkan.


"gak usah ma dia makan di rumah nya aja, sana pulang lo!"usirnya pada kenzi


"heh kar, ngomong nya yang sopan dong gak boleh gitu minta maaf cepet!"ucap lia dengan mata yang melotot menatap tajam pada karina.


"isss, maaf!"ucap karina tak ikhlas


"yaudah, yuk makan!"ucap lia menuntun anak dan calon mantunya itu ke meja makan.


setelah selesai makan siang karina langsung bergegas ke kamarnya kenzi juga tak kunjung pulang.


tok tok tok


"masuk aja ma ngak di kunci kok!"teriak karina dari dalam kamar mengira yang mengetok pintunya adalah ibu nya


setelah pintu terbuka bukan lia yang masuk melainkan kenzi


"lo, ngapain di sini, sana pulang,"ucap karina membuang muka saat melihat kenzi berjalan ke arah nya.


"lo ngapain belum ganti baju, ganti gih malas banget jadi cewek,"bukan menjawap pertanyaan karina kenzi malah kembali bertanya pada karina melihat karina yang belum sama sekali berganti pakaiyan.


"malas, lagian besok juga ngak di pakai lagi!"ucap karina kembali merebahkan badannya ke kasur


"Cepet ganti baju gue mau mengajak lo ke suatu tempat!"ucap kenzi sambil menarik tangan karina.


"kemana?"tanya karina dengan mata yang berbinar karna memang sudah lama dia tak pernah keluar rumah


"ke rumah hantu!"ucap kenzi santai masih dengan menarik tangan karina.


"sialan lo gue ngak mau!"ucap karina kembali merebahkan diri


Alkisah kenzi ikut terjatuh karna dia masih memegang tangan karina .


dengan posisi mereka yang sangat intim dimana kenzi menindih karina yang ada di bawahnya, kenzi juga dapat merasakan ke kekenyalan ke dua benda kembar milik karina.


"sial kena"guman kenzi menang banyak.


"ih awas,"ucap karina mendorong kenzi yang berada di atas nya bukan nya pergi kenzi malah berguling ke samping ikut berbaring tepat di samping karina


"lo pulang sana, ngapain di kamar gue gue bilangin mama ya,"ancam karina dengan mata melotot

__ADS_1


kenzi terkekeh pelan bukan nya takut ia langsung mengacak acak rambut karina lantaran gemas dengan nya


"bilangin aja, orang udah izin kok, lagian sama calon istri masa ngak boleh!"goda kenzi


"apaan sih lo berantakan ni rambut gue lo mending pulang deh ngak ada gunanya lo disini"omel karina


cupp


sebelum karina kembali mengomel kenzi dengan cepat lansung mencium karina tepat di bibir tipis milik karina yang sudah mengodanya dari tadi.


entah sadar atau tidak kini karina malah ikut membalas ciuman kenzi, kini ciuman itu berubah menjadi ciuman panas tangan kenzi pun tak ingin tinggal diam kini kedua tagan nya sedang bermain main di ke 2 gunung kembar milik karina.


karina yang sudah hampir kehabisan nafas langsung memukul mukul dada kenzi pertanda dia hampir kehabisan nafas.


pautan bibir mereka akhirnya terlepas karna karina yang kehabisan nafas dengan nafas keduanya yang memburu.


setelah sadar akan hal itu karina langsung berteriak.


"kenzi sialan, ciuman pertama gue!"teriak nya dengan nafas yang tersengal senggal.


"manis,"ucap kenzi dengan bibir yang tersungging.


"keluar ngak lo kalo enggak keluar gue teriak ni"ancam karina pada kenzi


bukan nya takut kenzi malah beranjak dan duduk di meja belajar karina.


"Cepet ganti baju, gue mau ajak lo jalan jalan"ucap kenzi


"gue ngak mau pergi sama lo!"ucap karina jual mahal


"cepet ganti baju atau gue yang gantiin!"ucap kenzi tersenyum genit


"yaudah kalo ngak kau gue pulang"


belum juga Kenzi sampe di depan pintu kamar karina kembali memanggil.


"iya, gue ikut lo keluar gue mau ganti baju!"ujarnya


setelah menunggu cukup lama akhirnya karina muncul juga dengan baju setelan yang lagi tren di padukan dengan sepatu dan tas salempang yang senada.


rambut nya pun ia kuncir tinggi seperti ekor kuda memperlihatkan leher jenjang yang putih dan mulus. tak lupa juga ia memoleskan sedikit polesan mek up yang natural.


"lama banget sih lo!"sewot kenzi


"iya maaf yaudah ayok!"ajak karina semangat empat lima


"hmm"singkat nya


"wes, calon pengantin baru mau kemana ni udag rapi aja!"kepo alvin.


"apaan sih bang kepo banget kayak dora!"ucap karina jengkel


"lo kali kayak dora, sama sama blo'on,"ucap alvin tak terima di bilang mirip dora.


"sialan lo"umpat karina

__ADS_1


"ma, karina ngomong kasar!"teriak alvin pada lia yang sedang berada di taman belakang rumah mereka.


"isss, dasar tukang ngadu anak mami,"ucap karina mencibir


"nanti kalo dah pulang bawa martabak ya!"pesan alvin pada kenzi dan karina


"belli sendiri kayak ngak punya duit aja lo,"ketus karina


"siapa juga yang bilang sama lo, gue bilang nya sama adek ipar gue bukan sama lo,"


"eleh, bacot ayo ken, gak usah di dengerin gak berfaedah juga,"ucap karina menarik tangan kenzi.


***


mobil


"kita mau kemana sih ken?, bikin penasaran aja!"tanya karina.


"kita mau ke, ada deh!"ucap kenzi sengaja menggantungkan ucapannya agar karina kesal juga penasaran.


"ihh, lo bikin penasaran aja, jangan jangan lo mau culik gue ya?"ujar karina berburuk sangka.


"otak lo ya, kebanyakan makan micin sih lo makanya otak nya gak sehat,"ledek kenzi


"otak lo kali yang gak sehat,"ketus karina


"santuy dong jangan ngegas, gue mau ngajak lo ke tempat yang ngak pernah lo kunjungi,"


"tau dari mana lo kalo gue belum pernah kesana?"tanya karina.


"ya tau lah secara kan lo jarang keluar rumah, walaupun keluar paling sama tasya sama flora,"


setelah mendengar nama kedua sahabat nya di sebut karina langsung terdiam rasa bersalah kembali menghantui nya.


"kar, kenapa diam?"bingung kenzi


"nggak papa,"singkat karina langsung memalingkan kepala nya ke arah luar jendela mobil.


"gue ada salah ngomong ya!"batin kenzi mengingat ngingat apakah dia ada salah ngomong.


setelah sampai pada tempat tujuan kenzi langsung mengajak karina turun.


"udah sampai, yuk turun!"ajak nya.


"pantai,"ucap karina dengan mata yang berbinar.


"iya, kalo gue lagi sedih gue sering ke sini teriak teriak sambil lempar batu ke pantai,lo mau coba? seru lo,"


"haa....hhh"teriak kenzi


"coba deh pasti sedikit lega,"


"tasya flora gue minta maaf,"teriak karina mengikuti kenzi


"lega kan?"tanya kenzi

__ADS_1


karina mengangguk memang benar ada rasa lega setelah dia berteriak, kini mereka berdua saling tatap dan tertawa lepas melupakan sejenak masalah mereka. berlarian di tepi pantai saling mengejar.


setidaknya dengan kenzi membawa karina kr pantai dapat membuat nya kembali tertawa lepas, tawa yang beberapa hari ini hilang kini kembali muncul, kenzi sangat senang bisa melihat tawa itu lagi.


__ADS_2