Musuh Ku Jodoh Ku

Musuh Ku Jodoh Ku
Merasa bersalah


__ADS_3

kejadian yang menimpa karina telah berlalu beberapa hari dan karina pun belum kunjung sembuh.


tasya dan flora senang tiasa selalu menemani karina yang sedang rawat inap di sebuah rumah sakit.


kedua orangtua karina serta mertuanya belum tau kejadian ini, karina sengaja melarang tasya dan flora untuk merahasiakannya karna tak ingin membuat mereka khawatir dan juga terjadi kesalah pahaman.


kenzi yang tadinya tidak terlalu peduli dengan keadaan karina, kini entah setan apa yang membuka matanya ia berniat mebemui karina, rasa bersalah perlahan menghantuinya.


akhirnya kenzi pun memutuskan untuk menjenguk karina di rumah sakit, kenzi langsung bersiap siap dan tak lupa dia juga membelikan beberapa buah sebagai buah tangan nya.


namun, kenzi tak pergi sendirian dia juga mengajak seseorang untuk pergi bersama dengan nya.


sesampainya di rumah sakit tempat karina di rawat inap, kenzi langsung menyakan letak kamar karina kepada resepsionis.


"permisi, ruangan karina alisya pradana nomor berapa ya?"tanya kenzi.


"nomor 15 di lantai 2 kak,"jawap resepsionis itu ramah.

__ADS_1


sesampainya di kamar karina kenzi langsung masuk dan berketepatan juga kerina hanya sendirian disana jadi dia merasa aman, terhindar dari amukan tasya dan flora.


"hello,"sapa kenzi saat memasuki ruangan karina.


"ngapain lo kesini?"tanya karina memutar bola mata malas.


"mau jengguk kamu lah,"jawap kenzi, kekesalan karina semakin bertambah di saat dia melihat nia yang ikut masuk mengekor di belakang kenzi ya, kenzi tadi sempat mengatakan bahwa dia ingin menjenguk karina kepada nia, dan nia yang mendengar itu langsung ingin ikut bersama kenzi dengan alasan ingin meminta maaf padahal ada niat yang terselubung di dalam otak nya.


"lo juga ngapain kesini belum puas lo!"tanya karina dingin iya begitu kesal melihat orang di balik semua masalah ini, dia kesal melihat nia yang berhasil menciptakan drama di kehidupan nya dan kenzi.


"aku cuman mau minta maaf kar, kemarin aku bener bener ngak sengaja,"ucap ni menunduk dan tak lupa memperlihatkan muka tak merasa bersalahnya yang membuat karina menatap jijik kepadanya.


"owh, yaudah kalo udah selesai kalian boleh pulang, pintunya ada di sebelah sana,"ucap karina menunjuk ke arah pintu.


"sial kok dia ngak ngamuk sih,"sebal nia dalam hati merasa rencananya tidak berjalan dengan mulus.


"kar, kamu jangan gitu dong, nia minta maafnya tulus lo,"bela kenzi pada nia saat nia memperlihatkan wajah memelasnya.

__ADS_1


"ok fine, gue terima perminta maafan lo,"ucap karina ingin permasalahan ini cepat selesai.


"ngak bisa gitu dong,"teriak tasya dengan membuka pintu dengan kasar, dia dan flora memang sudah dari tadi berada di luar, namun mereka tidak langsung masuk karna ingin tau apa yang ingin mereka sampaikan.


"lo jangan bego deh kar, gue ngak terima ya lo itu udah di bikin kecewa berkali kali, dan tadi apa lo bilang lo menerima perminta maafan dia, pake otak lo kar, pake, lo boleh baik tapi goblok jangan,"ucap taysa mengeluarkan unek unek nya dan menatap nyalang kepada kenzi dan nia.


"buat lo berdua, mending pergi aja, sebelum gue manggil satpam buat nyeret lo berdua dari sini, kalo bisa enyah aja lo berdua dari muka bumi ini terutama lo, lo itu cuman nyampah tau ngak,"ucap flora menunjuk kearah nia.


namun kenzi dan nia seolah olah tidak mendengar apa apa mereka tetap diam tanpa berkutik.


"kalian punya kuping ngak sih, pergi atau gue yang ngeluarin kalian dari sini ha?"teriak tasya dengan muka merah menahan amarah.


"dan ini, kalian bawa pulang aja, kita ngak mau takut ada racun di dalam nya,"ucap flora yang malah kembali meyerahkan buah yang tadinya di berikan oleh kenzi sebagai buah tangan nya.


Dan pada akhirnya kenzi dan nia dengan berat hati pergi meninggalkan ruang inap karina.


...****************...

__ADS_1


menurut kalian karina kelewatan baik ngak sih?


ayo bully kenzi dan nia wkwk


__ADS_2