
Hari ini merupakan hari yang paling penting bagi tasya dan juga alvin karna tapat di hari ini mereka akan melangsungkan pernikahan yang sakral dan sah dimata agama dan juga negara.
jika hari ini adalah hari yang paling bahagia bagi tasya dan alvin tapi tidak dengan kenzi yang terkena amukan singa betina nya karna telat bangun.
"iss, ken kok kamu ngak bangunin aku sih, acara udah mau mulai aku belum mandi, belum dandan gimana sih,"cerocos karina tanpa henti kepada kenzi.
"aku tadi udah bangunin kamu sayang, tapi kamu ngak bangun bangun, siapa suruh tidur kayak kebo,"ucap kenzi membela diri.
"alah, alesan bilang aja kamu malas iya kan,"
"tadi kamu bilang aku tidur kayak kebo, mentang mentang aku gendut,"ucap karina sensi.
"aduh ngak gitu sayang,"ucap kenzi takut masalah semakin pajang.
"alah udah lah, aku emang gendut,"ucap karina merajuk.
"kamu engak gendut sayang tapi seksi,"ucap kenzi sedikit mengoda karina berharap gombalan nya sedikit ampuh meluluhkan karina.
"pokoknya kamu yang salah titik,"final karina sambil menuju ke kamar mandi yang membuat kenzi hanya mampu menghela nafas kasar.
"salah lagi salah lagi,"guman nya dengan suara berat.
...****************...
saat karina dan kenzi turun ternyata acara akat telah selesai kini kedua pengantin baru itu tengah sibuk menyapa para tamu yang datang.
"isss, kamu sih kan kita ngak lihat momen haru pas nikah,"ucap karina mencebik.
"iya aku salah,"ucap kenzi mencoba mengalah.
"iya emang kamu yang salah kok,"
"hmm,"dehem kenzi menanggapi dengan menahan kekesalan yang teramat banyak di hatinya.
"sabar ken, sabar inget dia bini lo,"ucap kenzi dalam hati mencoba menyemangati diri nya sendiri.
setelah melalui perdebatan yang panjang akhirnya karina dan kenzi memutuskan untuk menemui pengantin sambil membawa kado masing masih.
__ADS_1
"wah wah wah selamat ya abangku sayang, akhirnya kamu mengakhiri ke jombloan mu itu,"ucap karina dengan tengil nya.
"makasih,"jawap alvin dengan singkat tak mau membuat drama dengan adik absurnya itu.
"cie, akhirnya lo sah juga jadi kakak ipar gue sya, selamat ya, oh ya jagan heran nanti ya negok bang alvin yang kalo tidur itu ngorok,"ucap karina berusaha menjelek jelekkan abang nya itu.
"btw nanti malam ngak usah tegang ya sya, lama lama enak kok,"ucap karina mengoda.
"dasar mesum lo,"ucap tasya memutarbola mata malas.
"udah udah, sini kado nya dan silahkan pergi,"ucap alvin mengusir adik nya itu.
"iss jahat baget,"ucap karina cemberut dan akhirnya mendapat pelukan hangat dari abangnya itu.
"selamat ya bang, semoga langen sampe kakek nenek,"ucap karina yang malah sudah berkaca kaca.
"iss kenapa nagis, kamu jelek lo kalo nagis,"ucap alvin menghapus jejak air mata di pipi adik satu satunya itu.
"nanti, aku ngak boleh lagi manja manja sama abang, nanti ngak ada lagi yang bakal jailin aku, abang udah nikah, pasti bakalan lupain aku,"ucap karina semakin terisak.
"aduh, aduh terhura gue,"ucap flora yang entah sejak kapan berada di sana dan menghancurkan momen haru abang adik itu.
"ck gangu aja lo,"decak tasya pada flora.
"btw, selamat ya sya, semoga bahagia selalu, dan jan lupa cetak dede bayi yang banyak sama gue,"ucap flora sambil memberikan bingkisan berisikan kadonya kepada pasangan pengantin baru itu.
"kecil banget flo isinya,"ucap tasya yang membuat flora mencebik.
"isinya memang kecil tapi itu bakal berguna banget deh sama lo,"ucap flora meyakin kan.
setelah berbincang bincang cukup lama akhirnya mereka memutuskan untuk makan siang terlebih dahulu dan tak lupa karina dan kenzi pun sudah menyerahkan bingkisan kado mereka.
belum juga mereka bergegas pergi kedatangan seseorang membuat mereka pangling.
"selamat ya sya, semoga cepat di beri momongan"ucap nia, yap nia pun turut ikut hadir di acara pernikahan tasya dan alvin, mereka semua pangling melihat nia yang sekarang bukan lah nia yang dulu, kini nia sudah hijrah dan mengenakan hijap dia juga menggendong anak perempuan yang sangat mengemaskan.
"ini anak kamu nia?"tanya karina melihat anak kecil yang sangat mengemaskan yang berpakaian senada dengan nia.
__ADS_1
"iya, nama nya ara, ayo ara salim sama tente,"ucap nia yang langung di laksanakan oleh anak mengemaskan itu.
"uuh, gemes banget sih,"ucap karina mencubit pipi anak nia.
"kamu kesini sama siapa?"tanya flora kepo.
"sama suami aku, tapi dia lagi pergi kemobil gambil barang yang ketingalan,"ucap nia disertai dengan senyuman.
"kamu nikah kok ngak bilang bilang sih,"ucap karina mengambil alih tubuh ara dari nia.
"aku takut kalian ngak mau datang,"ucap nia sendu mengingat masalah mereka di masa lalu.
"kalo lo gundang kita pasti datang lah,"ucap tasya ikut nimbrung.
"sekali lagi selamat ya sya, ini kadonya tapi jangan dilihat dari harganya ya,"ucap nia sambil memerahkan bingkisan berisikan kadonya.
"ngak usah repot repot kali, tapi makasih ya,"ucap taysa sambil menerimanya.
"kita duluan ya,"ucap nia sambil kembali mengambil alih tubuh anaknya dari karina.
"kok cepet banget sih pulang nya,"ucap karina tak rela lepas dari bocah mengemaskan itu.
"iya soalnya kita masih ada urusan,"
"yaudah ngak papa, btw makasih lho ya nia udah nyempetin buat hadir,"ucap tasya tersenyum dan di balas anggukan oleh nia.
"kita duluan ya,"pamit nia.
karina yang melihat kepergian nia dan anaknya langung sendu, dia juga ingin, 7 tahun penantian tapi kunjung belum di berikan.
kenzi yang melihat wajah sendu istrinya itu langsung mengengam tangan karina memberikan kekuatan.
...****************...
jempol goyang nya jan lupa
vote say
__ADS_1