Musuh Ku Jodoh Ku

Musuh Ku Jodoh Ku
Pantai


__ADS_3

Hari ini adalah hari minggu dimana hari ini meeupakan hari yang paling di nanti nanti oleh semua pelajar dimana mereka bisa santai tanpa harus berkutat dengan pelajaran.


Sejak semalam kenzi telah menyusun rencana dan juga menyusun mental nya karna hari ini dia berencana mengajak karina jalan jalan ke pantai, kegugupan sudah dari tadi menerpanya.


pikiran pikiran negatif sudah menghantuinya dia takut saat minta izin kepada kedua orang tua karina, dia malah tak di perlakukan baik karna kesalahannya di masa lalu.


setelah menetralkan degup jantung nya yang tak beraturan akhirnya kenzi pun mulai menjalankan mobil nya membelah jalanan kota menuju rumah karina.


sesampai di kediaman keluarga prada mendadak kenzi kembali merasa takut, gugup semua nya bercampur aduk dan dengan perlahan diapun mulai mengetuk pintu.


"Permisi Assalamualaikum,"ucap kenzi sambil sekali mengelus elus dadanya guna menetralkan degup jantungnya.


"Eh, den kenzi ngapain ke sini?"tanya bibi pembantu di keluarga karina.


"mau ketemu bapak sama ibuk ada?"tanya kenzi.


"ada, pas banget lagi kumpul di ruang keluarga yuk, den masuk,"ucap nya dan di anguki oleh kenzi.


"pa, ma,"sapa kenzi saat sampai di ruangan kelurga karina.


"kenzi, ngapain ke sini?"tanya devan ayah karina dengan aura dingin yang membuat kenzi hanya mampu menelan ludah secara kasar.


Alvin yang juga ada di sana hanya diam dia ingin tau bagaimana perjuangan kenzi kembali mendapatkan hati kedua orang tuanya karna kenzi juga sudah pernah berjanji kepadanya untuk kembali memperjuangan karina.


"ehm,"dehem kenzi berusaha menteralkan detak jantung nya.


"jadi gini pa, aku hari ini ada rencana ingin mengajak karina jalan jalan pa, jadi boleh kan,"ucap kenzi dengan sedikit menunduk takut melihat tatapan tajam dari ayah karina.


"Ngak boleh,"ucap nya singkat.


"cuman sebentar aja kok pa, nanti jam 4 sore kita udah balik jadi boleh ya,"ucap kenzi lagi berusaha meyakinkan mertuanya itu.


"ada nyali juga kamu ya ketemu saya, kalo jam 4 karina belum sampe di rumah kamu yang akan saya hukum,"ucap devan sambil melihat reaksi kenzi.


"iya pa, kalo sampe jam 4 sore karina sama saya belum balik saya akan terima apapun hukuman yang papa kasih,"ucap kenzi mantap tanpa sedikit pun ragu.

__ADS_1


"bagus, kamu tunggu disini biar saya tanya karina mau atau enggak,"ucap devan langsung berlalu dari sana dengan angkuhnya.


"lo buktiin sama gue, bahwa perkataan lo tempo hari yang akan perjuangin adek gue itu bener,"ucap Alvin menatap tajam ke arah kenzi.


"iya bang, pasti aku bakal buktiin,"ucap kenzi mantap.


"kamu jangan kecewain mama lagi ya ken,"ucap lia pada menantunya itu karna sejatinya dia sudah menganggap kenzi sebagai anaknya.


"iya pasti kali ini enggak akan kecewain mama lagi,"ucap kenzi dan langsung di hadiahi pelukan dari lia.


kenzi yang mendapat pelukan dari mertuanya itu mendadak kangen dengan ibu nya, rasa nyaman pelukan mertuanya sama seperti nyamannya pelukan ibunya.


setelah hampir menunggu 15 menit akhirnya karina turun bersama devan ayah nya.


kenzi yang melihat itu sampai tak berkedip karina dengan celana jeans nya dan atasannya kaus longar memperlihatkan kesan natural kepadanya dan tak lupa juga dia mengikat rambutnya seperti ekor kuda memperlihatkan leher jenjang nan putih milik nya.


"kedip woi,"ucap Alvin kepada kenzi yang membuat kenzi hanya mampu tersenyum malu.


----------------


Dan kini karina dan kenzi berada di mobil sedari tadi karina tak ada berbicara sepatah katapun kepadanya dan tak lupa juga wajahnya yang ditekuk tak bersahabat.


"enggak,"denggus karina yang berhasil membuat hati kenzi yang ada di dalam sana seperti teremas remas.


"kamu bilang apa sih sama papa? sampai papa harus maksa aku buat jalan sama kamu,"ucap karina menatap jengekel kepada kenzi.


"aku ngak ngomong apa apa kok, cuman minta izin buat ngajak kamu jalan jalan aja,"ucap kenzi apa adanya.


"dasar,"ucap karina mencebik dan langsung memalingkan wajahnya mentap jalanan yang mereka lalui.


kenzi yang melihat mood karina sedang tidak baik baik saja hanya mampu diam dia tak berani bersuara, takut malah semakin menghancurkan mood karina.


Sesampainya di tempat yang di tuju kenzi langsung megajak karina untuk turun, karina yang muka tadinya masam langsung perlahan mencetak senyuman di bibir manis miliknya.


udara yang masih sejuk menerpa wajah nya, karina sepertinya menemukan kesegaran sejenak karina melupakan semua beban dalam hidupnya karina yang tak tahan melihat pemandangan indah di depannya langsung membuka sepatu yang di kenakannya dan membuangnya asal dan langsung berlari di tepi tepi pantai membiarkan kakinya yang tak terbungkus itu terkena hemburan ombak.

__ADS_1


semua yang di lakukan oleh karina tak luput dari pandangan kenzi, dia dengan segera mengambil ponsel dari saku celananya dan dengan diam diam memotret karina yang sedang me rentangkan tangan menatap ke arah laut sambil menghirup udara segar.


kenzi dengan perlahan menghampiri karina yang sedang duduk di pasir putih tanpa beralaskan apapun dan tak lupa dia juga menenteng sepatu karina yang tadi di lempar dengan asal.


"seneng?"tanya kenzi sambil mendudukkan bokong nya di samping karina.


"banget,"ucap karina antusiasi.


"bagus lah kalo kamu seneng,"ucap kenzi sambil tersenyum dan mantap karina, wajah karina yang tidak tersentuh oleh mek up begitu mempesona dan mengoda iman.


sejenak hanya keheningan yang ada di antara mereka berdua, kenzi berusaha keras untuk mencari topik hingga matanya tak sengaja menangkap penjual gulali.


"kar, mau gulali?"tanya kenzi yang lansung di anguki antusiasi oleh karina.


"yaudah kamu tunggu sini ya,"ucap kenzi dan hanya di anguki oleh karina.


"bang gulali nya satu bentuk love ada?"tanya kenzi pada penjual gulali itu.


"ada bang,"


"yaudah aku mau satu,"ucap kenzi yang langsung di acungi jempol oleh penjual itu.


setelah menerima gulali nya kenzi langsung menghampiri karina dan tak lupa dia juga sudah membayar pesanannya.


"kar ini,"ucap kenzi menyodorkan gulali itu kepada karina.


"kok cuman satu, kamu engak mau?"tanya karina.


"enggak, kamu makan aja,"


"ngeliatin kamu aja udah bikin hidupku jadi manis,"ucap kenzi lagi tapi hanya di tanggapi acuh oleh karina sambil fokus kembali kepada gulalinya, kenzi pun dengan diam diam kembali memotret karina.


...****************...


maaf ya alurnya makin gaje aja.

__ADS_1


aku bikin hubungan mereka baikan aja yah soalnya aku di serang sama readers di messenger katanya kenzi sama karina harus baikan ngakak juga sih pas ada beberapa orang yang ngecet aku di messenger dan malah ngamuk karna kenzi dan karina pisah.


ini udah aku kabulin ya jangan neror dari mesenjer lagi


__ADS_2