
Acara akad dan juga resepsi pernikahan tasya dan Alvin berjalan dengan baik dan berjalan sesuai dengan kehendak.
seluruh undangan kini sudah pulang, hanya tinggal kerabat saja.
karina yang sedari tadi merasa lelah memilih untuk pergi istirahat terlebih dahulu.
"sya, aku istirahat duluan ya, jangan malu malu ya nanti malam pertama nya,"ucap karina masih sempat sempatnya mengoda kakak iparnya itu.
"iss,"denggus tasya.
"Selamat menikmati surga dunia ya bro,"ucap kenzi malah ikut ikutan mengoda pasangan pengntin baru itu sambil menepuk pundak alvin dengan pelan.
"dasar, pasangan omes,"ucap tasya mencebik.
"nanti kalo udah ngerasain pasti ketagihan, percaya deh sama gue,"ucap karina semakin menjadi jadi.
"ihh, lo apain sih ken sahabat gue, kok bisa mesum gitu,"ucap tasya bergidik ngeri.
"ngak gue apa'apain sih, cuman gue buat mend*sah aja di ranjang,"ucap kenzi sambil merangkul karina menuju kamar.
"kita adu mekanik ya sya, besok bilang durasinya berapa,"ucap karina masih sempat sempatnya mengoda pengantin baru itu.
"iss dasar otak omes,"omel taysa.
"yuk sayang,"ajak alvin.
"kemana?"tanya taysa dengan polosnya.
"katanya mau adu mekanik sama karina, yuk kita tunjukin kita pasti lebih ungul,"ucap alvin sambil tersenyum mengoda.
"iss ngak suami, ngak adik ipar semua sama aja sama sama omes,"celetuk tasya.
__ADS_1
"cie marah marah, nanti juga enakan kok,"ucap alvin semakin gencar mengoda istri nya itu.
****
sesampinya di kamar tasya semakin mengerang kesal karna sangan laknat itu siapa lagi kalo bukan karina san kenzi, mereka berdua seolah olah memamerkan keperkasaan nya sampai sampai suara de*ahan mereka sampai ke kamar alvin.
acara akad dan resepsi memang di adakan di kediaman kelurga prada, itu semua adalah permintaan dari tasya yang memang menginginkan pernikahan yang sederhana saja.
"ck, mereka ngak sadar apa, suara nya sampe kesini,"ucap tasya memdumel.
"dari pada marah marah, mending kita ikutan juga,"ucap alvin yang membuat tasya lansung mendekik tajam.
"aku mau buka buka kado dulu,"ucap tasya.
dan pada akhirnya alvin pun ikut menemani sang istri membuka kado dari para kerabat dan juga rekan bisnis nya.
"dari flora apa'an ya?"kepo taysa melihat kado yang di berikan oleh flora berukuran kecil.
"whatt, ini apaan?"tanya tasya sambil menunjukkan nya kepada alvin.
"itu obat kuat,"ucap alvin sambil tersenyum.
selamat menempuh hidup baru ya sya, kadonya emang kecil tapi bermanfaat cuy, semoga dengan obat ini dapat menbah dirasi ya
isi dari surat flora kepada tasya.
"gila, ngasih obat yang beginian,"denggus tasya jengkel.
saat melihat kado dari karina, tasya langsung membukanya, wajahnya langsung memerah melihat isi dari kado karina.
Sebuah lingerie berwarna merah yang begitu tipis.
__ADS_1
"isinya apa?"tanya alvin.
"lingerie,"ucap tasya dengan malu malu.
"pake dong,"ucap alvin dan hanya di anguki tasya.
"nanti ahk, aku mau buka kado dari alvin,"ucap tasya berharga kado dari adik iparnya ini sedikit lebih baik di bandingkan dari kedua sahabatnya.
"apa?"kepo alvin.
"tiket honeymoon,"cicit tasya.
"cuman kenzi yang peka,"jawap alvin sambil tersenyum simpul.
" kado dari karina tadi di pake dong, aku mau liat"ucap alvin dan di anguki tasya.
tasya keluar dari kamar mandi dengan malu malunya mengunakan lingerie merah yang sangat tipis kado dari karina.
"sexy,"ucap alvin menelan salivanya dengan kasar.
"gimana cantik ngak?"tanya tasya.
"banget,"jawap alvin
dan entah menit yang keberapa mereka telah berc*uman saling bertukar saliva, dan terjadilah pergulatan panas yang menumpahkan keringat di antara mereka berdua.
...****************...
udah udah cukup mereka aja yang tau ya kan
ingat puasa
__ADS_1