
Malam kembali tiba matahari langsung di gantikan oleh bulan beserta bintang bintang yang berjejer rapi di langit yang siapa saja yang melihat nya bisa sedikit mengurangi beban pikiran karna indahnya ciptaan tuhan itu.
Tidak ada angin tidak ada hujan tiba tiba kenzi mengajak karina ke taman belakang yang ada di rumah mereka.
"kar kita ke taman yuk,"ajak kenzi pada karina yang tengah duduk bersantai sendirian jika kalian bertanya dimana evi ibu kenzi dia sedang di kamar saling bertukar kabar dengan suami tercintanya.
"iss, ngapain banyak nyamuk,"ucap karina menolak.
"bentar aja,"ucap kenzi tak mau menyerah.
"ngapain sih?"tanya karina
"surprise dong, kalo kamu di kasih tau bukan surprise lagi namanya,"ucap kenzi kali lebar yanh membuat karina hanya mengangguk angukan kepala
"yaudah ayok,"ajak karina.
"eits tutup mata dulu dong,"ucap kenzi yang membuat karina menyerngit heran.
"ada apa sih, kok di tutup tutup segala mata nya,"sewot karina namun bukan nya menjawap kenzi malah langsung menutup kedua mata karina dengan kain yang sudah dia sediakan sejak tadi dan dengan perlahan langsung menuntun karina ke taman di belakang rumah.
"udah belum?"tanya karina yang kepo.
"belum bentar lagi,"ucap kenzi sambil senyam senyum sendiri.
"nah sekarang kita udah sampai,"ucap kenzi membuka penutup mata karina.
"kamu kapan nyiapin ini semua?"tanya karina sedikit merasa terharu.
"tadi sejak sore,"ucap kenzi.
"kok aku ngak tau?"tanya karina lagi.
"kamu sih terlalu asik sama bunda,"ucao kenzi sedikit menggerutu.
kini di depan mereka terpangpang jelas meja beserta hidangan nya dengan di susun seindah dan se estetik mungkin.

"aku nyiapin ini khusus buat kamu,"ucap kenzi mentap mesra kepada karina.
"makasih,"ucap karina tersenyum.
"silahkan makan tuan putri,"ucap kenzi sambil mengambil kan makanan kepada karina, sedangkan karina yang diperlakukan layaknya seorang putri hanya mampu tersenyum bahagia, rasanya saat ini dia menjadi orang yang paling beruntung di muka bumi ini.
__ADS_1
sambil karina makan kenzi langsung mengambil gitar yang memang sudah di siapkan sejak tadi.
karina kembali merasa terkejut dengan aksi kenzi yang menyanyikan sebuah lagu untuk nya.
***haruskah ku ulangi lagi kata cinta ku padamu
yakinkan dirimu
masihkah terlintas di dada keraguanmu itu
susahkah hati mu
tak akan ada cinta yang lain
pastilah cintaku hanya untuk mu
pernahkan terbesit oleh mu
Aku pun takut kehilangan dirimu
ingat satu bait kenangan kisah cerita cinta kita
tak mungkin terlupa buang semua angan muluk mu percaya takdir kita
setelah kenzi selesai bernyanyi karina lansung memberikan tepuk tangan kepada kenzi.
"gimana? seneng?"tanya kenzi pada karina.
"banget,"ucap karina sambil tersenyum hangat kepada kenzi.
"makasih banget,"ucap karina lagi.
"buat?"
"buat malam ini, kamu membuat aku layaknya seorang ratu kamu memperlakukan aki dengan sangat spesial aku merasa pada malam ini aku adalah wanita yang paling beruntung,"ucap karina haru.
"kamu memang ratu kar, ratu di dalam hatiku dan engak akan pernah tergantikan,"ucap kenzi yang entah sejak kapan sudah berada di depan karina.
kenzi pun langsung menarik dagu karina agar sedikit mendongak sehingga mereka dalam posisi saling menatap.
"bulsit,"ucap karina tak percaya.
"aku ngak bohong,"ucap kenzi semakin mentap dalam kepada karina.
__ADS_1
"janji, nggak akan ngecewain aku lagi?"tanya karina memastikan.
"iya janji,"ucap kenzi dengan begitu sungguh sungut karina yang salting karna di tatap begitu lekat oleh kenzi langsung membenamkan kepala nya di dada bidang kenzi.
"kenapa hei?"tanya kenzi tapi hanya di balas gelengan oleh karina tetapi masih belum melepas pelukan nya.
"tapi untuk malam ini engak gratis lho kar,"ucap kenzi yang membut karina langsung mendongak menatap ke arah kenzi.
"maksud nya ngak gratis gimana?"tanya karina bingung.
"iya nggak gratis kamu harus bayar,"ucap kenzii sambil menyodorkan pipinya.
karina yang tau maksud kenzi langsung memberikan satu kecupan di pipi kanan kenzi.
"cupp"
"yang kiri belum, nanti dia cemburu lho,"ucap kenzi dan kembali menyodorkan pipi kirinya dan langsung di hadiahi kecupan oleh karina.
"cupp"
"yang ini belum,"ucap kenzi memoyongkan bibirnya.
"iss,"kesal karina namun tak urung dia tetap memberikan satu kecupan lagi kepada kenzi yang tepat di b*birnya.
"cuup"
satu kecupan di b*bir kenzi berhasil mendarat hanya kecupan tapi kenzi yang tak merasa puas langsung menarik tengkuk karina dan memperdalam ciuman mereka dan karina yang juga sudah terbawa suasana ikut membalas tautan kenzi dan sedikit meremas rambut kenzi.
...****************...
segitu aja ngak pintar bikin adengan romantis.
vote nya jangan lupa
like nya juga komen
maaf klo alurnya gaje
typo masih bertebaran nya jangan lupa
like nya juga komen
maaf klo alurnya gaje
__ADS_1
typo masih bertebaran