
sepulang dari sekolah nampak karina yang sedari tadi tak semangat mungkin karna insiden yang terjadi tadi, kenzi pun hampir kehabisan akal untuk membuat mood karina kembali lagi seperti semula.
"kar ke alun alun yuk,"ajak kenzi mencoba mengajak karina.
"enggak ahk, males,"ungkap karina sambil merebahkan diri di kasur.
"kalo ketaman mau?"tawar kenzi lagi.
"hmm enggak,"tolak karina.
"yaudah kamu mau kemana?"tanya kenzi lagi tak ingin karina uring uringan.
"ngak pengen kemana mana sih."keluh karina yang sedikit meringis pelan yang membuat kenzi langsung panik bibirnya langsung gatal menanyakan keadaan karina.
"kamu kenapa kar?"tanya kenzi sedikit khawatir.
"auu sakit ken,"ucap karina meringis dan langsung memegangi perut nya.
"apa nya yang sakit?"tanya kenzi menatap aneh karina.
"perut, nya ih,"kesal karina, menatap tajam kepada kenzi, kenzi yang ditatap seperti itu bergidik geli merasa aneh dengan sikap karina.
"udah sana,"usir karina, yang membuat kenzi kembali menatap aneh kepada karina.
"kayak nya gue ngak punya salah deh sama dia eh kok malah di usir,"guman kenzi dalam hati tak berani mengungkap kan takut karina kembali baad modd.
setelah keluar dari kamar kini kenzi langsung merebahkan diri di sofa yang ada di ruang keluarga yang terletak tidak jauh dari kamar mereka, baru juga memejam kan mata sebentar teriakan karina langsung membangun kan nya.
"ken,"
"apa?"jawap kenzi malas.
"sini deh,"ucap karina sambil mengeluarkan kepala nya dari kamar mandi.
"ha? apa,"
"beliin aku pembalut dong,"ucap karina nyengir gak jelas.
"ngak ahk,"tolak kenzi.
__ADS_1
"ayolah ken, stok pembalut aku udah habis beliin ya pliss,"ungkap karina memelas sambil mengerjakan mata nya berharap dapat belas kasian dari kenzi.
"iya udah iya, tapi cuman sekali ini ya,"ungkap kenzi dengan muka yang tidak bersahabat.
"makasih ya ken,"teriak karina bukan nya senang kenzi malah mengumpat kesal.
"kalo ada aja maunya baru baik,"gerutu nya.
...----------------...
kini kenzi langsung menggaruk kepala nya yang tidak gatal ia bingung ingin mengambil pembalut yang bagaiman karna di depan nya terpangpang bagitu banyak merk dan jenis yanb berbeda beda, akhirnya pilihan nya terjatuh pada bungkus yang berwarna merah jambu itu.
"ini aja kali ya kan imut warna pink pink gitu,"guman nya.
dan tak lupa kenzi juga membeli kan karina sebuah minuman, yang menurut keterangan yang kenzi baca di label nya dapat mengurangi rasa nyeri akibat haid, tak lupa ia juga membali beberapa snack kesukaan karina.
setelah selesai kini kenzi kembali menggaruk kepala nya yang tidak gatal, ia dengan kaku menyerahkan belanjaan nya ke kasir di indomart itu.
"wah, abang ganteng belik ini buat pacar nya ya? romantis banget sih,"ungkap kasir itu saat melihat barang belanjaan kenzi, sedangkan kenzi hanya mampu tersenyum kikuk menanggapi ucapan dari kasir tersebut.
setelah keluar dari indomart itu akhirnya kenzi bisa bernafas lega, namun kesialan kembali menerpa dia malah kembali ketemu dengan teman teman nya di parkiran indomart.
"ei ken, belli apa lo?"tanya surya salah satu teman kenzi walau mereka tidak terlaku akrap karna berbeda kelas mereka hanya bertemu di saat latihan basket saja.
"ih masa, kok gugup gitu sih,"tanya andi penasaran langsung mengambil keresek yang di pegang kenzi, setelah melihat isinya mereka langaung terbahak bahak melihat isinya, sumpah demi apa ingin rasanya kenzi menghilang dari hadapan mereka sangkin malu nya.
"ngak nyangka aku ya ken, cowok se keren lo mau beliik itu,"ucap surya masih terbahak.
"ini punya bokap gue, sebagai anak yang berbakti sama orang tua emang salah ya?"tanya kenzi berbohong, memang tidak ada yang tau tentang hubungan nya dengan karina.
"nurut juga lo ya,"ucap andi sambil menepuk pundak kenzi.
"yaudah gue duluan ya,"ucap kenzi buru buru ingin pergi karna sedari tadi dia sudah begitu malu di hadapan teman teman nya itu.
...---------------...
sesampainya di rumah kenzi langsung bergegas ke kamar mandi karna dia yakin bahwa karina masih tetap di sana.
"kar, ini"teriak kenzi di depan pintu kamar mandi dan tak lama akhirnya karina keluar dengan hanya bagian kepala nya saja yang ke luar.
__ADS_1
"lama banget sih,"ketus karina lagi.
"udah gue tolongin juga,"kesal kenzi menatap jengkel kepada karina.
"yaudah makasih,"ucap karina langsung mengambil pesanan nya dari tangan kenzi dengan kasar dan langsung menutup pintu dengan keras.
"dasar ngak tau makasih, untung sayang,"gerutu nya pelan.
setelah selesai dengan kegiatan nya karina langsung menghampiri kenzi yang tengah berbaring di kasur ia langsung ikur merebahkan diri di samping kenzi masih memegangi perut nya yang terasa keram.
"masih sakit ya kar?"tanya kenzi, mencoba mengajak karina ngobrol.
"kalo udah tau ngapin nanyak,"ketus karina yang membuat kenzi menggela nafas kasar niatnya ingin mencairkan suasana dia malah kena semprot benar kata orang cewek kalo lagi datang bulan modd nya berubah ubah.
"nih minum biar ngak keram lagi perut nya,"ungkap kenzi sambil menyodorkan botol minuman yang banyak di minum oleh cewek cewek yang sedang datang bulan.
"apa?"tanya karina lagi.
"minum biar ngak keram lagi,"suruh kenzi dan langsung di turuti oleh karina.
"udah baikan?"tanya kenzi.
"lumayan,"balas karina.
"makasih ya ken,"ucap karina mentap kenzi.
"buat?"
"buat hari ini,"ungkap karina tetap dengan menatap kenzi dalam.
"iya, tapi cuman kali ini ya lain kali aku ngak mau lagi,"ucap kemzi membuang muka.
"kenapa?"
"pokoknya ngak mau,"ungkap kenzi tetap bersikeras yang membuat karina langsung terkekeh pelan.
...----------------...
hy geng
__ADS_1
jangan lupa like komen dan vote ya juga favorit biar author semangat up dan bisa up 1 sampe 2 bab per hari
semoga menghibur ya.