
Seperti janjinya nya tadi hari ini karina dan kenzi akan menginap di kediaman keluarga kenzi,jam yang telah menunjukkan 20:00 malam, karina serta ibu mertuanya masih asik menonton televisi sambil memakan beberapa cemilan.
Evi yang sudah merasa ngantuk pamit duluan kepada karina.
"kar, bunda udah ngantuk, bunda tidur duluan ya,"ucap evi menguap lebar.
"iya bund,"jawap karina
setelah kepergian ibu mertuanya karina mendadak gugup, dia merasa gugup untuk menemui kenzi yang telah lebih dahulu pergi ke kamar.
sedangkan kenzi yang tidak melihat kedatangan karina langsung turun ke bawah dia langsung turun dan benar saja karina masih asik menonton televisi.
"kar, engak ngantuk?"tanya kenzi yang membuat karina yang tadinya sedang fokus langsung terkejut.
"iss, ngagetin,"ucap karina mencebik.
"lagian kamu fokus banget sih,"ucap kenzi dan malah ikut duduk di samping karina.
kenzi yang melihat karina sebenarnya sudah mengantuk berat hanya mampu mengelengkan kepala.
"kar, kalo ngantuk tidur,"ucap kenzi yang melihat karina yang sudah sedikit oleng oleng.
"gantung episot nya,"jawap karina sambil menguap.
kenzi yang melihat itu langsung mematikan telvisi yang berhasil membuat karina kesal kepadanya.
__ADS_1
"ken, iss kok dimatiin sih,"sewot karina.
namun, kenzi tak menjawap dan malah dengan cepat langsung mengangkat tubuh karina.
karina yang merasa tubuhnya melayang langsung berteriak.
"iyaak... kenzi turunin,"ucap karina mengeratkan tangan nya di leber kenzi.
namun kenzi hanya diam dan sesampainya di kamar, kenzi langsung menurunkan karina yang sedang mencak mencak ngak jelas.
"is kamu apan sih kan episod nya belum selesai,"ucap karina mencebik bisa bisa nya masih memikirkan film itu.
karina kembali mencak mencak ngak jelas saat melihat kenzi yang malah mengunci pintu.
"pintunya ngak usah di kunci,"ucap karina sewot.
"boleh dong kan,"ucap kenzi mengoda karina.
"boleh apa nya?"tanya karina polos.
"ya boleh tidur,"ucap kenzi kesal karna karina yang tak peka.
"iya tidur aja,"ucap karina yang membuat kenzi mengerang kesal dan dengan cepat langsung menarik karina untuk berbaring, dan menudihnya membuat karina berada di bawah kukungan nya.
"ken, awas ih berat,"dengus karina.
__ADS_1
"berat kenapa sayang?"tanya kenzi dengan menekan kata sayang.
karina hanya mampu diam, menetralkan detak jantungnya yang berdetak dengan kencang.
kenzi menatap dalam manik hitam milik karina yang membuat karina semakin gugup dan salah tingkah.
karina yang tidak tahan melihat tatapan kenzi langsung memalingkan muka ke arah samping.
"kenapa hmm?"tanya kenzi sambil tetap menatap manik mata karina karina dengan dalam.
"berat,"ucap karina engan membalas tatapan kenzi.
kenzi yang merasa hasratnya sudah di ubun ubun memilih untuk berbaring di samping karina, dia tak mau melakukannya sebelum karina siap.
setelah kenzi berguling ke samping karina akhirnya bisa bernafas lega.
kenzi yang melihat karina belum juga memenjamkan matanya memilih untuk menarik karina ke dalam delapan nya.
"ken, awas,"ucap karina yang merasa sesak karna di peluk kenzi terlalu kencang.
"udah diam, gini aja,"ucap kenzi sambil menghirup dalam dalam aroma tubuh karina yang begitu memabukkan.
lambat laun akhirnya karina pun ikut terjun ke alam mimpi
...----------------...
__ADS_1
vote nya jangan lupa.
typo masih bertebaran.