
Semenjak kejadian itu kehidupan Tiara tidak ada yang berubah, hubungan nya dengan Alex juga semakin dingin. Lebih tepat nya hanya sekedar atasan dengan bawahan saja. Karena setelah acara pertunangan itu Jesika setiap hari selalu datang ke kantor Alex. Walaupun selalu mendapat penolakan dari Alex, tapi tidak membuat wanita itu jera untuk tidak datang ke kantor Alex.
Berbeda dengan Abimana, laki - laki yang terkenal sebagai Casanova itu justru semakin dekat dengan Tiara. Apa pun dia lakukan supaya ada alasan untuk selalu datang ke kantor Alex, tujuan nya hanya satu yaitu melakukan pendekatan dengan Tiara. Bahkan saat ini dia sudah tahu siapa Tiara, kedua anak Tiara pun dia juga sudah kenal akrab. Karena tidak cuma sekali mereka bertemu, Tiara pun tidak canggung lagi pada Abimana, karena ibu dua anak itu sudah memantapkan hati nya untuk membuka diri pada lawan jenis.
"Permisi Bu Maya?"
"Hai Ra...masuk saja," jawab Bu Maya.
Tiara masuk ke ruangan Bu Maya, di ruangan itu nampak sepi saat ini, karena sekarang ini Bu Maya menjabat sebagai kepala divisi keuangan di AW.Group.
"Duduk Ra, ada yang bisa ibu bantu?"
Bu Maya termasuk golongan karyawan yang ramah dan baik pada Tiara. Dia sering sekali membantu Tiara jika wanita itu dalam keadaan susah, terutama dalam hal keuangan pasti nya.
"Ehm....begini Bu," Tiara menghela nafas terlihat jelas keraguan di wajah cantik wanita dua anak itu.
"Begini Bu....saya berniat untuk meminjam uang perusahaan lagi."
Bu Maya sedikit kaget mendengar Tiara ingin meminjam uang perusahaan kembali, pasal nya belum lama ini Tiara sudah meminjam uang dengan nilai yang lumayan.
"Bukankah belum lama ini kamu sudah meminjam uang perusahaan Ra, dan itu belum lunas cicilan nya dari potongan gaji sebelum nya. Emang ada kebutuhan apa lagi?" tanya Bu Maya.
__ADS_1
"Hari ini jatah Luna mengambil obat paru nya bu, dan jika bulan ini obat tersebut tidak saya tebus otomatis Luna akan mengulang dari awal lagi pengobatan nya. Sedangkan Luna sudah menjalani pengobatan itu selama empat bulan. Tinggal dua bulan lagi selesai, uang yang saya pinjam kemarin untuk membayar kontrakan saya Bu, dan membayar ganti rugi atas sepeda anak tetangga kontrakan saya yang tidak sengaja Juna rusak," jelas Tiara tentang permasalahan yang sedang dia hadapi saat ini.
Bu Maya menghembuskan nafas nya, di satu sisi dia merasa iba dengan beban yang Tiara tanggung. Dia tahu Tiara adalah singel parents yang harus membesarkan kedua buah hati nya sendirian. Akan tetapi di satu sisi dia tidak mungkin bisa memberikan pinjaman lagi pada Tiara karena Tiara sudah berhutang pada perusahaan dan itu belum lunas. Karena peraturan perusahaan tidak akan memberikan pinjaman kembali kepada karyawan jika karyawan tersebut masih memiliki pinjaman.
"Ra...sebelum nya ibu minta maaf, tapi kamu tahu sendiri bukan peraturan perusahaan seperti apa?"
"Iya Bu, saya tahu..akan tetapi saya tidak ada pilihan lain lagi, saya mohon Bu, saya hanya ingin meminjam sebesar dua juta saja," Tiara berkata dengan wajah memelas dan memohon pada Bu Maya.
"Enak saja kamu mau minjam uang perusahaan semau mu sendiri," hardik Jesika yang langsung nyelonong masuk begitu saja ke ruangan Bu Maya.
Entah dari mana wanita itu datang, dan lebih parah nya lagi dia datang ke ruangan itu tidak sendirian melainkan bersama Alex dan Jo.
"Eh Tiara....bukankah kamu sangat mudah untuk mendapatkan uang segitu Hem...bahkan dalam semalam aku yakin puluhan atau bahkan ratusan juta bisa kamu dapatkan hanya dengan me*******kan kaki mu saja pada langgananmu," ejek Jesika dengan tatapan yang begitu menjijikan ke arah Tiara.
Awal nya Tiara yang menunduk karena menghormati kedatangan Alex sebagai atasan nya. Kini dia memberanikan diri menatap tajam calon istri bos nya itu. Kedua tangan Tiara mengepal kuat menahan emosi atas ucapan Jesika barusan.
"Hei...kenapa kamu terlihat marah, benar kan yang aku ucapkan. Kamu hanya perlu lakukan hal itu saja, dan semua masalah kamu terselesaikan."
"Jesika!" bentak Alex.
"Kenapa? kamu mau belain wanita ja***Ng ini? apa yang aku ucapkan benar ada nya kok, bukti nya dia tidak menyangkal sama sekali. Apa kamu lupa kejadian enam tahun yang lalu Lex? saat dia kedapatan habis dipakai oleh Sugar Daddy nya waktu itu dengan bayaran yang sangat fantastis sampai uang tersebut berceceran di seluruh tubuh po**s nya. Bahkan kedua anak nya juga tidak jelas siapa bapak nya," perkataan Jesika malah semakin menjadi - jadi sehingga membuat Tiara tak bisa menahan emosi nya.
__ADS_1
"Cukup Nona Jesika yang terhormat ! selama ini aku diam bukan berarti aku membenarkan tuduhan itu. Aku diam bukan berarti aku salah, sekali lagi aku hanya korban dari orang yang tidak bertanggung jawab. Haha....percuma aku menjelaskan pada orang - orang seperti kalian karena image buruk itu sudah melekat erat pada ku. Hanya Allah yang maha tahu tentang kebenaran kejadian enam tahun yang lalu. Dan jika aku menemukan siapa pelaku sesungguhnya yang telah menjebak ku dan membuat masa depan ku hancur seperti ini, aku tidak akan memaafkan orang itu dan aku pastikan dia aka membayar mahal atas perbuatan nya itu pada ku," ucap Tiara dengan penuh emosi dan penekanan di setiap ucapan nya. Tidak ada air mata sama sekali yang keluar dari bola mata indah nya kali ini.
"Permisi Bu Maya," Tiara undur diri dari hadapan Bu Maya hendak meninggalkan ruangan yang membuat dada nya terasa sesak itu.
Deg,
Entah mengapa hati Alex menjadi sesak mendengar perkataan Tiara. Ada rasa bersalah yang Alex rasakan saat ini, apa lagi saat dia menatap mata Tiara ketika berbicara tadi.
Sedangkan Jesika sendiri berdiri mematung, wanita itu merasa tidak percaya jika Tiara bisa berkata seperti itu. Dia bisa menangkap ada rasa benci, kecewa dan dendam dari sorot mata Tiara tadi. Tidak dipungkiri Jesika merasa ngeri dengan perubahan Tiara sekarang.
"Oh ya Nona Jesika," Tiara membalikkan badan nya saat berada di depan Alex.
"Aku justru mau mengucapkan terima kasih atas perkataan mu tadi, kenapa aku tidak coba saja kalau hanya modal me****ng semalam akan menghasilkan uang puluhan bahkan ratusan juta."
" Pak Al....kalau anda ada kenalan yang mau memakai jasa saya malam ini, silahkan hubungi saya," ucap Tiara sambil menyunggingkan senyuman nya dan berlalu pergi begitu saja tanpa melihat ekspresi Alex seperti apa.
"S**t....."
**
Jangan lupa dukungan nya selalu readers...π
__ADS_1