
"tapi bagaimana Oma dan eyang?."tanya Riska menatap kedua orang lanjut usia dihadapan nya
Malam setelah makan malam bersama mereka duduk disofa mendiskusikan tentang menatap nya Riska.
"Semua keputusan ada ditangan mu riska."ucap eyang ,Riska menengok ke arah suaminya yang duduk tenang.
"Bagaimana?"tanya Riska.
"Aku ikut keputusan mu."ucap Wiliam membuat Riska menghela nafas.
"Jika kita pindah keindonesia banyak yang harus diurus tapi jika ke Amerika bagaimana dengan eyang dan Oma?."tanya Riska .
"Semua bisa diurus."ucap Wiliam santai ,Riska ingin sekali memahat wajah Wiliam saat ini yang tak ada ekspresi bingung ataupun apa diwajah nya.
"Besok saja dilanjutkan ini sudah malam."ucap Oma lembut diangguki semuanya. Pasalnya sekarang sudah jam 11 malam.
Semuanya kembali kekamar masing masing sama halnya dengan Riska dan Wiliam,jika kalian bertanya Diaman Reyhan?
Dia sudah tidur beberapa menit lalu setelah memainkan tabletnya.
"Sayang."rengek riska pada Wiliam yang sedang duduk di sofa.
"Apa ,hmm?."
"Kalo..."sebelum Riska melanjutkan omongan nya, Wiliam mendekat lalu menutup bibir istrinya dengan bibirnya.
"Sttt,besok kita bicarakan lagi."ucap Wiliam kembali pada permainan lembut pada bibir istrinya.
"Aku ingin."bisik Wiliam menyudahi permainan panas bibir tersebut. Riska mengagguk,Wiliam yang mendapatkan lampu hijau tersenyum ,Wiliam membaringkan tubuh istrinya lembut diatas kasur memulai aksinya dengan begitu lembut,kembali dengan Riska yang selalu terbuai akan permainan suaminya tersebut.
Kali ini Wiliam harus hati hati apa lagi wanita dibawah Kungkungan nya sedang mengandung anak nya.
__ADS_1
Bruk.
Wiliam menjatuhkan diri disamping Riska ,Riska mengatur nafasnya yang tersengal keringat membanjiri pelipis Riska nyatanya AC sudah dinyalakan sedingin mungkin.
Wiliam menarik Riska dalam pelukannya membelai lembut rambut Riska lalu membenamkan wajah Riska di dada miliknya.
"Kamu ngeluarin banyak banget."ucap Riska setelah bisa mengatur nafasnya lalu menatap Wiliam yang sedang tersenyum.
"Udah sekarang tidur."ucap Wiliam kembali memeluk Riska hangat,Riska menyelusupkan kepalanya senyaman mungkin ,hingga keduanya tertidur nyenyak.
Dikamar Reyhan β
Reyhan kembali terbangun dengan nafas tersengal dan keringat membanjiri tubuhnya.
Kali ini dia bermimpi berbeda dari hari hari sebelum nya. Reyhan bangun dari tidur lalu turun dari ranjang,Reyhan mengambil air minum yang berada diatas nakas ,Reyhan meminum habis air putih tersebut.
Reyhan menatap jam dinding dan ini jam 00:02, setiap kali dia bermimpi buruk pasti akan terbangun jam segitu.
Reyhan menatap gorden yang melambai lambai seperti terkena angin ,lantas Reyhan bangun dari duduknya lalu berjalan kearah tersebut,Reyhan menyibakkan gorden tersebut melihat kan pemandangan malam hari.
Mata Reyhan menangkap seorang dibawah tengah berjalan .
"Siapa malam malam begini jalan jalan?."gumam Reyhan menatap seorang gadis cilik berjalan diatas aspal berpakaian serba hitam namun mukanya menunduk.
"Tak mungkin dia hantu ?."gumam Reyhan lalu mengacuhkan dan menutup kembali gorden .
Sementara seorang yang dibawah menatap jendela kamar Reyhan dengan tersenyum ,dia kembali melanjutkan jalannya .
Reyhan masuk kedalam kamar mandi mengambil wudhu lalu kembali tertidur.
Pagi hari nya Reyhan terbangun cukup siang yaitu sekitar jam 06:12 WIB .
__ADS_1
Reyhan sedang duduk di taman belakang ,tempat favorit dirumah eyang nya.
Reyhan menatap bunga bunga yang mekar terkena cahaya pagi,angin pagi yang masih sejuk terasa dikulit Reyhan .
"Rey!!."panggil seorang ,Reyhan yang merasa dipanggil berdiri lalu mendekat kearah suara tersebut itu adalah suara ibunya.
"Apa apa Bu?."tanya Reyhan menatap Riska dengan mengerutkan keningnya.
"Tidak ,ibu kira bukan kamu ."ucap Riska ,Reyhan berfikir jika bukan dia siapa kan cuma dia bocah yang berada dirumah ini.
Riska menyalakan televisi nya Reyhan mendudukkan dirinya di sofa samping ibunya.
"Kembali bersama saya Andina di acara XXX tv dimana kabar terbaru terungkap."
"Hari ini dikabarkan Riska Anastasya Seorang CEO dari perusahaan Wijaya telah pulang ketanah airnya."ucap seorang dari tv. Riska lalu mengantikan chanel tv pada sebuah kartu Marsya.
Reyhan menatap tv dihadapan nya yang menayangkan sebuah kartu bocah yang biasa ditonton oleh bocah bocah seusia Reyhan.
Namun Reyhan tak suka kartu itu.
"Ibu suka nonton kartun ini?."tanya Reyhan mengerutkan keningnya menatap tv.
"Iya ,Rey suka?."jawab Riska lalu bertanya. Reyhan hanya menyengir mendapatkan pertanyaan seperti itu.
_______
#typo meresahkan
#tanda baca acak acak
#alur berantakan
__ADS_1