
Cklek
Wiliam datang dengan Jonatan dibelakangnya ,Kanaya hampir sesak nafas kenapa teman ayahnya itu tampan semua astaghfirullah istighfar nay.
Kanaya menatap Jonatan yang berwajah lebih dewasa dari Nathan mungkin Kanaya menebak jika Jonatan itu seumuran dengan ayahnya ya emang cuma beda 1 bulan.
"Kamu datang Jo?"tanya Mikey.
"Matamu perlu dicolok dengan samurai mi ."datar Nathan akan basa basi Mikey .
"Slow aku hanya basa basi,santai bro."ucap Mikey ,jonatan mendengus .
Dia mendekat lalu meletakan keranjang buah di nakas yang berada disamping brankar .
"Hai Naya cepet sembuh ini dari uncle Jo ."ucap Jonatan dengan senyuman nya dia meletakkan keranjang buah itu dinakas.
"Hm."jawab Kanaya dengan anggukan pelan sangat pelan.
Mikey duduk dengan santai disofa yang berada diruang rawat disitu diikuti Jonatan .
"Kau tau ?aku tadi nyasar keruang mayat."curhat Jonatan.
"Bodo amat ,saya tidak perduli."jawab Mikey santai .
Bolehkah joanatan menggampar muka tak berdosa Mikey itu .
"Cklek ."
Kali ini terlihat Riska yang datang rapih bak nyonya muda dengan Reyhan yang menjadi ekor .
__ADS_1
"Naya ...."panggilan merdu itu membuat seluruhnya menengok .
"Adakah duplikat Riska ?aku ingin memiliki istri seperti itu,janda pun tak apa."ucap Jonatan tak berfikir apa yang akan dia tangani setelah ini dan tak sadar mata silet milik Wiliam seolah sudah menusuk tulang Jonatan.
"Wil aku hanya bercanda." Ucap jonatan menyengir ,mata silet Wiliam melembutkan kala ibu hamil dengan perut buncit itu menyentuhnya .
"Sudah lah sayang ."ucap Riska dengan gelengan pelan .
"Naya gimana ,ada yang sakit?"tanya riska .
"maaf mommy baru datang."ucap Riska mencium kening Kanaya .
Reyhan menatap Kanaya saat Kanaya menatap Reyhan ,Reyhan membuang muka .
sedangkan nathan dia sudah duduk menyusul Jo dan Mikey yang sedang berbincang sama halnya dengan Wiliam .
"Kamu tak mau jadi menantu Wiliam Jo?"tanya Mikey menggoda.
"Kamu menyindir ."ucap Mikey menatap datar Jonatan yang memang menyindir dirinya dan Nathan yang sendari tadi menatap Kanaya yang sudah tertidur dan Riska yang menemani dan si Reyhan entah kemana tadi dia ijin pergi ke ibunya tapi tak tau kemana .
"Kenapa dengan matamu Nat?,seolah jika berkedip bocah itu hilang?"tanya jonatan heran pandangannya lalu menatap arah pandangan Nathan.
"Hai dia masih kecil jangan terlalu berharap ."bisik Jonatan lalu menatap Kanaya yang tertidur .boleh dia nilai Kanaya memang cantik imut gemesin jonatan ingin rasanya meng-gigit tapi dia ingat jika sudah punya calon istri .
"Aku akan jadi suaminya nanti."ucap Nathan santai kali ini Wiliam berbicara :"mimpi."
Jlep
Srak
__ADS_1
nyud
Hati Nathan sakitttt!
Tidak dapat restu dari calon mertua.
"Ayolah Wiliam aku kaya ,dan hebat apa lagi yang perlu diragukan."jawab Nathan Wiliam menatap tajam kearah Nathan lalu kembali berucap: "hebat?adu tinju besok?."tanya Wiliam Nathan angkat tangan bisa bisa dia masuk UGD adu tinju dengan Wiliam.
"Yang membuat resah itu umur mu ,kamu tau jika kalo kamu nikah tuh ya pasti umurmu itu udh tue nah gimana kalo nanti malam pertama kamu encok ?"tanya Mikey ,Jonatan mencoba menahan tawa,Riska menengok kearah mereka dia mendengar semuanya tapi dia hanya mengaggap itu candaan tak tau jika Nathan itu serius .
"Sialan kamu mi."ucap Nathan melempar botol meniral yang berada disitu.
Mikey mengelak dengan menangkap botol tersebut
"Ampun."ucap Mikey menempelkan kedua telapak tangannya.
"Kau juga kutanya kalo nikah dengan anak Wiliam nanti tak sadar diri sudah tua."ucap Nathan membalas.
"Setidaknya tidak setua dirimu."ejek Mikey sungguh ingin sekali Nathan menghajar bocah remaja yang belum mencapai umur 20 tahun .
"Uhk."lenguhan Kanaya membuat ke-empat diam,Riska mengelus kening Kanaya kini pandangan riska menatap keempat pria dewasa tersebut dengan tajam .
"Jangan berisik."ucap Wiliam ,ketiganya mengangguk patuh .
___________
#typo bertebaran
#tanda baca acak acak
__ADS_1
#alur berantakan