
brak..
Wiliam sudah diperbolehkan mandi karena luka jahitan nya sudah mengering.
"ada apa?."tanya Wiliam sok tidak tau apa yang terjadi.
"tidak ada, ayo mandi aku mandikan."ucap Riska meletakan paper bag di nakas.
(Wiliam sudah diperbolehkan mandi karena luka jahitan nya sudah mengering dan membaik.)
"yakin?."goda Wiliam, sebagai jawaban ucapan riska. ia mendapatkan tatapan ekor mata oleh Riska.
Wiliam tersenyum ,Riska mendekat lalu membantu Wiliam masuk kekamar mandi yang elitnya nauzubillah.
"kubantu lepaskan."ucap Riska , meletakan impusan dan mengulur kan tangannya melepaskan kancing baju piyama Wiliam.
glek.
Riska menelan ludah nya sendiri melihat dada bidang suaminya serta perut six pack yang tertera ditubuh Wiliam.
Wiliam terkekeh melihat mata Riska yang terus memandang badan miliknya.
Riska yang merasa ditertawakan memalingkan wajahnya mengubah ekspresi nya.
Riska membuang nafas kasar lalu melanjutkan membuka baju Wiliam. Riska menatap ragu celana Wiliam memilih melepaskan atau tidak . Riska menyampirkan baju Wiliam .
dengan nafas tercekat ia mencoba melepaskan celana Wiliam.
"yakin?."tanya Wiliam terkekeh melihat Riska dengan nafas tercekat.
__ADS_1
"aku mandikan bada atasmu saja ya."ucap Riska menggarukan kepalanya.
"boleh ,nanti bagian bawah biar suster yang mandikan."jawab Wiliam santai . mendapatkan tatapan tajam sang istri, dengan nekat Riska ingin memandikan Wiliam dari atas hingga bawah.
Riska memulai memandikan dari punggung diusap dan dimandikan lembut sang suami. Wiliam hanya diam dimandikan oleh istrinya dan pada dasarnya yang berada dibawah sudah meronta ronta.
Riska membasuh badan Wiliam .saat ingin memandikan dibawahnya Riska menelan ludah nya kasar untuk kedua kalinya. dibukanya celana panjang milik sang suami.
Riska ingin memandikan bagian bawah dengan memejamkan matanya. Wiliam terkekeh sebelum Riska memandikan bagian bawah miliknya, Wiliam menarik pinggang ramping sang istri.
"ada apa?."gugup Riska.
Wiliam tersenyum lalu ******* bibir tipis Riska dengan lembut . dilepas lumayan itu setelah Riska kehabisan nafas.
"aku mandi sendiri,kamu Keluar lah."ucap lembut Wiliam mengusap rambut Riska.
"tapi...."
"tidak ,aku memandikan mu."tolak Riska dan dengan yakin Riska memandikan Wiliam hingga selesai ,dia memandikan dengan menutup mata tentunya
. padahal jika Wiliam terluka seperti ini sebelumnya ia mandi sendiri tanpa bantuan .untuk masalah impus . dia cabut ,dan membiarkan nya ,terpenting ia mandi .itu dulu ,jika sekarang mungkin akan terkena ceramahhan ketika mencabut impusnya.
selesai memandikan Wiliam Riska mencoba untuk membatu Wiliam menggunakan baju namun ditolak Wiliam dia bisa menggunakan nya sendiri. namun Riska dengan keras kepala menolak dan akhirnya Wiliam membiar kan.
selesai nya Riska membatu Wiliam duduk kembali keranjang setelah itu Riska keluar dan masuk kembali dengan tangan membawa semangkok bubur.
Wiliam hanya berfikir heran . Riska duduk di samping Wiliam .
"makan aku suapi,aaaaaa."ucap Riska mencontohkan membuka mulutnya lalu menyodorkan sesendok bubur yang terbuat dari nasi.
__ADS_1
Wiliam menurut ia membuka mulutnya mengunyah bubur yang tak ada rasa kecuali asin itupun hanya sedikit.
selesai nya Riska menyodorkan obat, Wiliam mendengus melihat obat tersebut ia bukan takut pahit atau apa namun memang tak terlalu suka dengan bau obat,jadi jika diberikan obat ia hanya memakannya sekali.
"makan lah."ucap Riska tersenyum menyodorkan obat.
dengan malas ia menelan obat yang diberikan Riska."terimakasih."ucap Wiliam tersenyum
"untuk?."tanya Riska."semuanya."jawab Wiliam. Riska tersenyum lalu mencoba turun dari ranjang wiliam.
"kemari."ucap Wiliam menarik lengan Riska yang ingin pergi.
Riska terduduk kembali disamping Wiliam . Wiliam merebahkan tubuh milik sang istri.
"tidurlah,kamu terlihat lelah lihat kantung matamu seperti panda."ucap Wiliam tersenyum.
"aku belum mengantuk."jawab Riska .
"kamu berbohong."ucap Wiliam.
Wiliam sepesies orang yang susah untuk dibohongi.
Riska yang ketahuan berbohongpun akhirnya menurut ia tertidur dengan pulas.
_______
#typo bertebaran
#tanda baca acak acak
__ADS_1
#alir berantakan.