
Reyhan.
maaf kalo ga seperti pikiran kalian.
________
Reyhan dia sedang menemui seorang diruang tamu . dia Mikey yang Reyhan temui.
"aku tidak bertanggung jawab jika Daddy mu memarahimu."santai Mikey menyesap kopi hitam .
"aku menerima resikonya."ucap Reyhan dengan nada triplek .
"minta ijin dahulu pada Daddy mu ,aku takut aku akan menjadi bahan cincangan jika membawa mu tanpa ijin."perintah Mikey pada Reyhan. Reyhan menurut ia menuju ke arah kamar sang ayah .
Mikey?!, dia hanya diam dengan tangan mengutak atik benda pipih ditangan nya. cukup lama Mikey menunggu bocah bernama Reyhan . entah apa yang dilakukan Reyhan membuatnya menunggu sangatlah lama.
.....
"ayah,aku ijin untuk pergi dengan om Mikey."ucap ragu Reyhan pada ayahnya yang sedang duduk dihadapan nya.
"mau kemana ?."jawaban pertanyaan Wiliam pada anaknya.
"aku ingin belajar dengan om Mikey."ragu Reyhan ia mana mungkin berbohong pada ayahnya . itu sudah diajarkan Riska untuk tidak boleh berbohong apa lagi dengan orang tua.
banyak pertanyaan dan Jawaban antara dua insan yang tengah duduk berhadapan. hingga setengah jam berlalu Reyhan diijinkan pergi namun tidak boleh pulang larut.
Reyhan berjalan kearah Mikey.
"bagaimana?."tanya Mikey menyimpan benda pipih ya kesaku celana.
"boleh."jawab Reyhan ,Mikey yang mengerti berdiri lalu berjalan duluan , Reyhan mengekor di belakang nya.
Reyhan masuk kedalam mobil Mikey .Mikey menancapkan gas keluar dari halaman rumah Wiliam.
sedangkan Riska dia duduk disamping Wiliam.
"kenapa?."tanya Wiliam.
"keluarga ku diindonesia."ucap Riska dengan nada cicit.
"aku takut keluarga ku menolak kehadiran Reyhan dan kamu."ucap Riska menunduk teruring uring.
__ADS_1
"kita temui dan bicarakan."ucap Wiliam tersenyum mengusap rambut Riska.
"tapi bagaimana...."
"sttt."
"mereka akan menerima kita."ucap Wiliam mencoba meyakinkan.
Riska mengagguk Wiliam tersenyum lalu mengecup sekilas bibir Riska .menurutnya tubuh istrinya candu baginya.
"jangan lakukan punggungku masih sakit."cegat Riska saat tangan nakal Wiliam melepas kaitan br* miliknya . Riska bukan menolak namun bagaimana punggungnya sudah encok . setiap malam Wiliam meminta jatahnya,tak malam pagi juga kadang siang, kadang sore .
"maaf."cicit Riska.
"tidak apa ."jawab Wiliam tersenyum tipis.ia pamit kekamar mandi menguyur tubuhnya yang memanas dan menjadikan sabun sebagai pelariannya.
.
.
.
Reyhan dia tengah menatap sebuah gambaran dikertas dihadapan nya.
"gambar lah."ucap Mikey menyerahkan alat gambar.
gambaran tadi adalah rancangan sebuah senjata yang paling mudah. Reyhan meminta pada Mikey untuk diajarkan merancang senjata,bela diri dll. mikey memperbolehkan asal ada ijin dari pihak orang tuanya.
"waktu habis."ucap Mikey langsung merebut kertas buatan gambaran Reyhan.
"ada yang kurang."ucap Mikey lalu mengambil pensil dan pulpen menggambar beberapa gambar yang kurang.
"ku beri waktu 15 menit rancang senjata dihadapan mu."ucap Mikey dengan nada triplek. jika sedang mengajari orang dia sangat lah tegas ,dingin ,datar.
reyhan mulai fokus merancang potongan senjata dihadapan nya. 15 menit berlalu.
"salah ,ulangi."tegas Mikey merombak kembali senjata yang Reyhan rancang.
Reyhan kembali fokus .ia merancang kembali hingga percobaan ke 3 dia berhasil.
"lumayan."gumam Mikey.
"pelajaran selanjutnya ikut aku."perintah mikey.reyhan menganga dia belum diberi istirahat dan sekarang suruh apa lagi.
__ADS_1
"jangan bengong ."dingin Mikey.
kepribadian Mikey diketahui oleh nathan, Jonatan dan tentunya Wiliam . kenapa Wiliam ragu Reyhan belajar dengan Mikey bukan kerana kenapa itu karena biasanya Mikey menyiksa seorang yang mau belajar Dengan nya ,memarahinya dll. itu sudah biasa .
.
.
Reyhan mengikuti Mikey yang berjalan kearah lapangan.
"pegang senjata ini."ucap Mikey memberikan pistol ringan.
Reyhan menurut lalu mengambilnya.
"tembakan kearah Sanah."perintah tegas Mikey menunjuk sebuah papan bulat.
"tidak tepat sasaran."dingin Mikey membuat Reyhan merinding ,ternyata ia salah kira dipikirnya pria didampingi nya adalah pria ramah ,suka tersenyum dan hangat..namuan sebenarnya tidak .
"ulangi hingga tepat sasaran."ucap Mikey dengan mata menatap tajam Reyhan. Reyhan mengangguk hingga percobaan ke 7 dia tepat pada sasaran.
Reyhan mengelap keningnya yang banjir keringat dengan lengan tangannya. Mikey menatap Reyhan dengan datar.
"sekarang pakai ini ,disana ruang gantinya."perintah Mikey menunjuk ruang ganti dengan ekor mata. Reyhan menghela nafas mungkin ini yang dimaksud ayahnya om Mikey begitu kejam mengajar muridnya . bahkan Reyhan belum diberi minum.
Reyhan mengambil baju putih dan celana putih yang diberikan mikey , Reyhan masuk kedalam ruang ganti ia memakai baju dan celanan yang diberikan mikey tak lupa Reyhan mengikat tali di pingang nya, itu adalah baju karate dengan sabuk putih.
"sudah, ini minum dulu."ucap Mikey memberikan botol air mineral yang masih bersegel.
Reyhan menatap binar kearah botol minum tersebut ia menerimanya tak lupa berterima kasih. dibukanya tutupnya dan diminumnya hingga habis.
"kamu terlalu lemah."dingin Mikey . Reyhan menarik nafas dalam-dalam.
Mikey menerima murid yang mampu akan siksaan saat diajar ,Mikey tidak takut memarahi jika salah ,karena itu demi kebaikan muridnya . dan Reyhan adalah murid yang bertahan hingga tahap ini.
"kita lanjutkan."dingin Mikey berjalan duluan .
"baik."ucap Reyhan lalu mengikuti Mikey.
_______
#typo meresahkan
#tanda baca acak acak
__ADS_1
#alur berantakan