My Baby Reyhan

My Baby Reyhan
139.


__ADS_3

"astaghfirullah"


"cassia ?"gumam Reyhan menatap sosok gadis dihadapannya yang tengah berdiri tegap dengan wajah menunduk ,dia mengangkat wajahnya kala talinganya mendengar namanya disebut.


"kita bertemu dilorong dimana kamu sedang tidak baik baik saja,mulutmu berkata tidak namun hatimu iya"ucapnya dia tersenyum lalu kembali tertunduk.


"dia akan baik baik saja."ucap nya lalu berbalik dan berlari . Reyhan mengerutkan keningnya menatap jengah bocah tersebut hingga menghilang dari pandangan nya.


namun disisi lain dia merasa heran bukan kah terakhir kali mereka bertemu di indo dan sekarang mereka bertemu di Amerika . takdir tak ada yang tau .


dan ucapan nya benar mereka bertemu kembali disini.


Reyhan dengan acuh mengangkat bahunya mungkin dia hanya iseng itu pikir Reyhan .dia membalikkan tubuhnya berjalan kembali menelungsuri lorong rumah sakit .


pencahayaan terang dengan angin pelan yang menyapu dirinya kulit putih Reyhan sedikit merinding saat angin yang terasa dingin menyapunya.


kakinya memasuki lorong ruang rawat inap VVIP ,dia terus berjalan tak memperdulikan sunyin malam ,tak memperdulikan dinginnya malam.


"VVIP no 109."gumam Reyhan mencari ruangan yang dia ingat .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


sisi lain.


Mikey menatap jengah temannya.


"Aku mau yang sehat bukan yang seperti ini, pengomsumsi narkoba. " Ucap mikey geram menatap wajah sok polos temannya.

__ADS_1


"Ada nya itu mikey. " Jawabnya santai.


"Aku tak jadi. " Ucap mikey bangun dari duduknya lalu pergi begitu saja membuat Sang pemilik rumah jengah.


Sudah biasa.


Mikey berjalan tergesa-gesa keluar dari rumah gerald dia masuk ke mobilnya menjalankannya diatas kecepatan rata rata.


"Astaga aku ingat. " Ucap mikey menepuk jidatnya mungkin efek sudah menjadi semakin tua begini. Dia membelokkan mobilnya kearah kanan menuju markasnya.


Mikey turun dari mobil kembali berlari masuk kedalam markasnya,dia menuju lantai 7 mengunakan lift tak memperdulikan para bawahan yang menyambut serta menyapa dan Safira yang bertanya ,dia hanya berjalan begitu saja tanpa mengucap sepatah kata pun.


Mikey masuk kedalam sebuah ruangan bercat putih yang penuh dengan kulkas kulkas berbagai ukuran dari yang kecil hingga yang besar.


mikey berjalan lurus kearah kulkas berwarna hitam yang paling menonjol dari kulkas lainnya, dia membuka pintu kulkas tersebut mengambil sebuah box berukuran sedang berwarna putih polos


Mikey membuka box tersebut terlihat sebuah jantung yang masih utuh, mikey kembali menutupnya dan membawa box tersebut keluar.


Jika dia ingat dari tadi dia tak perlu berhubungan dengan gerald sialan itu.


_________


Reyhan berjalan melihat sekitar, sepi itu yang pantas menjadi kata kata ,Reyhan menatap satu persatu pintu ruang rawat yang tertempel kan sebuah nomer yang terbuat dari besi berwarna emas kemungkinan dicat .


hingga langkah Reyhan berhenti saat melihat ibunya menangis didepan ruang rawat .


tak

__ADS_1


tak


tak


Reyhan berlari mendekat kearah ibunya yang sedang menangis dalam pelukan ayahnya pandangan utama reyhan adalah pintu terbuka .


"ada apa Bu?"tanya Reyhan disamping ibunya pandangan Reyhan menatap ruangan yang berisi beberapa dokter serta suster dan tentu Kanaya yang entah sedang diapakan Reyhan tak tau kerena posisinya Kanaya sedang dikerubungi


"Kanaya Rey..."ucap Riska ,Wiliam mendekap istrinya.


"Kanaya ...."gumam Reyhan menatap Kanaya yang dikerubungi dokter berbaju putih dan suster yang sama menggunakan pakaian berwarna putih sedang sibuk dan beraut panik.


_________



ini visual si Gerald


buat yg namanya visual Wiliam mana ?


author lagi cari soalnya cari laki bule yang badannya putih kekar berotot sangar itu susah bagi author ngga tau Kelian hehehe .


apalagi author ngasih ciri ciri Wiliam itu perfek iya kan au ah terang.


eh btw itu member BTS kan author kurang paham soalnya author bukan penggemar ke-pop ,anime iya .


arigato

__ADS_1


__ADS_2