
entah kenapa hari senin biasanya author up 1 episode ini 2 mood banget up ga tau kenapa author ini hehehe gpp :).
yok baca
__________
1 Minggu berlalu ,semuanya sudah kembali semula Wiliam mulai bisa menerima Kanaya, beda halnya Reyhan yang belum bisa menerima Kanaya sepenuh nya setengah setengah hatinya menerima.
kasih sayang Riska dan Wiliam tak dibedakan bedakan antara Kanaya dan Reyhan ,keduanya sekolah privat bersama mendapatkan barang yang sama mungkin hanya warna yang berbeda .
Kanaya mulai terbuka kecuali pada Reyhan karena Kanaya bisa mengetahui jika Reyhan belum sepenuhnya bisa menerimanya. keinginannya merebut hati Reyhan pun tak ada dalam diri kanaya .
dan kini Riska tengah duduk bersama Kanaya dia menyisir rambut Kanaya lalu mengepang nya.
"udah selesai sekarang mau pake jepit rambut yang mana?"tanya riska menunjukan beberapa jepit rambut milik anak perempuan nya.
"yang hitam mom."ucap Kanaya menunjuk jepit rambut berwarna hitam.
"sip."ucap Riska lelu menjepit, jepit rambut yang diinginkan Kanaya dirambut pirang tersebut.
"makasih mom."ucap Kanaya mengecup pipi Riska ,Riska tersenyum mengelus rambut Kanaya .
"ya sudah sekarang mommy mau cari adek mu dulu ,dia menghilang dari selesai kelas privat nya." ucap Riska yang diangguki Kanaya .
"Naya mau kekamar dulu ya mom."ucap Kanaya , memang Kanaya memanggil Riska dengan sebutan mommy karena Kanaya sendiri yang meminta ,Riska tak keberatan dipanggil mommy .
Β
5 hari lalu.
Riska sedang duduk menemani Kanaya sekaligus sedang menyuapinya makan.
dia mencoba merebut hati Kanaya tekadnya akan membesarkan Kanaya sebisanya, menganggap sebagai anaknya /menjadikan Kanaya sebagai anak nya walupun tak terlahir dari rahim nya melainkan oleh Fiona walupun begitu Riska tak memperdulikan siapa yang melahirkan Kanaya.
Kanaya tidak tau apa apa dan Riska tak suka masa lalu orang tua disangkut pautkan oleh anaknya.
saat Riska asik menyuapi Kanaya ,Kanaya mendongak.
"ada apa ?"tanya riska dengan tersenyum.
"boleh Naya panggil aunty mommy?"tanya Kanaya suaranya lirih .
Riska bersorak gembira dalam hati dia mengagguk mantap.
"boleh dong kan Naya anak mommy."ucap Riska tersenyum membuat Kanaya membalas senyuman itu.
Wiliam dari jauh melihat aktifitas keduanya dia ikut tersenyum namun tipis hampir tak terlihat tersenyum .
off<>
Β
saat memastikan Kanaya sudah masuk ke lift Riska berjalan menelungsuri rumah Segede istana ,mencari anaknya yang entah menghilang kemana .
__ADS_1
durhaka Reyhan
sedangkan Reyhan kini duduk santai di gezabo tepatnya di taman belakang. tangannya dengan lincah memasukan kode kode untuk meretas data membuat kegaduhan .
"kita lihat siapa yang menang."ucap Reyhan sendiri dia tersenyum sendiri seolah orang gila.
Reyhan memasukan kode kode dan angka serta huruf berkali kali ,mengirim virus menyerang berkali kali .
"klik."
Reyhan menggetik satu papan keyboard .
namun tangan halus menutup leptopnya Reyhan secara tiba-tiba ,Reyhan sontak memutar tubuhnya melihat siapa ternyata ibunya .
"hehehe ibu."cengengesan Reyhan , kedua kali dia ketahuan , yang pertama 4 hari lalu saat di kamar mandi dan ke dua saat ini .
saat dikamar mandi Reyhan sudah selesai membuat kegaduhan namun ini belum tuntas masih tanggung.
"mau membuat kegaduhan dimana lagi hemm?"tanya Riska lembut namun menyeramkan saat masuk kedalam telinga Reyhan .
"tidak membuat kegaduhan kok."elak Reyhan ,Reyhan menghela nafas kasar saat leptop bermerek apel tersebut sudah dirampas oleh ibunya .
"4 hari lalu di NASA sekarang mau dimana lagi ?"tanya riska menggelangkan kepala dia bangun dari duduknya lalu melangkah pergi membawa leptop berwarna hitam milik anaknya .
"leptop ku."ucap Reyhan menatap sandu leptopnya .
"Reyhan tak pernah kalah ,hanya satu cara 'kanaya ' "ucap Reyhan memikirkan cara lalu langsung berlari masuk .
"Rey."panggil Riska saat melihat anaknya berlari masuk kedalam lift.
tok
tok
tok
Reyhan mengetok pintu kamar Kanaya dengan sabar hingga seorang gadis cantik terlihat setelah membuka pintu tersebut.
"boleh aku masuk?"tanya Reyhan lembut
'ayo rebut hatinya agar mau meminjamkan leptopnya' batin Reyhan .
(lembut saat ada maunya Reyhan )
kanaya malah bingung saat Reyhan memberikan perkataan lembut ,namun dia mengagguk menyuruh Reyhan masuk .
"silahkan."ucap Kanaya menunduk.
"aku boleh meminjam leptop mu?"tanya Reyhan kembali lembut.
'ayo ayo kata iya iya atau boleh ayo ayo .'batik Reyhan gereget.
"boleh "ucap Kanaya membuat hati Reyhan bersorak ,Kanaya menuju meja belajarnya lalu mengambil leptop bermerek apel berwarna pink dan memberikan nya pada Reyhan.
__ADS_1
"terimakasih."ucap Reyhan lalu duduk diatas kasur milik Kanaya yang sama berwarna pink, hampir kamar dan benda benda milik Kanaya berwarna pink dan hitam.
"hm."jawab Kanaya mengagguk .
Reyhan tak memperdulikan Kanaya yang sedang berdiri jauh darinya dia fokus mengalihkan akun nya dan kembali melancarkan aksinya .
"berhasil aku menang."ucap Reyhan tersenyum bangga membuat Kanaya terpanah akan wajah tampan Reyhan .
"ini."ucap Reyhan menutup leptopnya dia namun sebelumnya dia membersihkan sisa sisa kegaduhan akibatnya itu ,dia bersihkan demi lari dari incaran polisi nantinya .
"kenapa kamu melakukan hal itu?"tanya Kanaya mencoba berani.
" 4 hari lalu diNASA hanya bermain yang ini 'pengganggu pantas mendapatkannya' ."jawab Reyhan dingin.
Kanaya memang tau Reyhan berbuat apa karena dia sering kali memergoki Reyhan bermain leptop meretas data meng hack lain lain nya namun Kanaya tidak tau apa apa hanya diam dia anak polos yang tak tau apa apa.
"aku mau solat dulu terimakasih atas leptop mu."ucap Reyhan. sedikit menghaluskan bicaranya walupun dirinya sedikit geli saat berbicara halus pada orang selain ayah dan ibunya, Kanaya hanya mengangguk angguk.
Reyhan turun dari ranjang milik Kanaya lalu melangkah .
"apa itu solat?"tanya Kanaya kembali membuat langkah Reyhan berhenti dia memutar balik badannya menghadap Kanaya yang lebih pendek.
"sholat adalah cara umat Islam mendekatkan diri pada Tuhannya (Allah SWT)."jawab Reyhan mempersingkat.
"tuhan ?"gumam Kanaya.
"apa agamamu?"tanya Reyhan menggelengkan kepalanya.
"dulu mommy tak pernah memberi tau tentang Tuhan."jawab jujur Kanaya .
"agama apa ?"tanya Kanaya .
Reyhan harus sabar menjawab satu persatu pertanyaan kanaya .
'sabar sabar sabar .' batin Reyhan
"kau tidak pernah sekolah sebelum nya?."cetarrr mulut Reyhan bak sambel ga dikasih gula bagi Kanaya .
Kanaya yang mendapat Perkataan itu hanya tersenyum simpul ,lalu menggeleng polos.
"pantas kau tak bisa membaca padahal sudah besar sewaktu kelas privat." ucap Reyhan membuat Kanaya kembali tersenyum simpul lalu mengagguk .
pedes banget tuh mulut Reyhan ,kalo ada Riska pasti diteplak tuh mulut.
"sudahlah aku hanya mengetes mental mu ternyata kuat juga."ucap acuh Reyhan seolah tak ada dosa membalikan badannya .
"tanya saja pada ibu nanti semua yang kau tanyakan padaku ."ucap Reyhan langsung keluar dari kamar Kanaya .
_______
#typo bertebaran
#tanda baca acak acak
__ADS_1
#alur barantakan