My Baby Reyhan

My Baby Reyhan
151.


__ADS_3

seabad kemudian author up B-)


...----------------...


Riska masuk dia menatap Reyhan yang duduk disofa ,Reyhan yang merasa ditatap memutar tengkuknya menatap ibunya lalu sedikit mengerutkan dahinya ,kenapa dengan ibunya itu?tatapan ibunya mencurigakan.


Reyhan kembali menundukan wajahnya ke botol mineral diatas meja .


Riska duduk disofa mendekat kearah Reyhan dengan cara badannya tergeser ,hati reyhan sudah resah pasti ibunya ada maunya mungkin.


"cieee udah Nerima Kanaya."kan kan ibunya bagaikan anak kecil .


"ibu....."rengek Reyhan ,Riska tertawa kecil lalu mengusap lembut rambut Reyhan.


sedangkan Kanaya dia menatap Reyhan hanya sekilas lalu memalingkan wajah dia tersenyum tipis tak terlihat dia belajar dari Reyhan senyuman itu .


tak sia sia dia memakan sikap dingin Reyhan ternyata dia juga bisa belajar bagaimana sifat itu .


hahaha besok Kanaya akan jadi seperti Reyhan jika besar mungkin akan bagus .


...----------------...

__ADS_1


3 Minggu berlalu sekarang hari dimana Kanaya akan pulang ,Reyhan diam dia tidak banyak omong dia bahkan masih dingin tapi Kanaya bisa menerima dengan lapang dada .


"Rey ..."panggil Riska .


"Ya?"jawab Reyhan menatap sang ibu dengan mengerutkan keningnya sedikit.


"Jangan sering nyakitin Kanaya mulai dari fisik atau menatap ya ."ucap Riska mengelus rambut Reyhan .


"Kucoba."jawab Reyhan sedikit tersenyum dia menatap Kanaya yang sedang memperhatikan suster sedang melepas jarum impusan yang tertancap cantik ditangan mungil Kanaya, dia tidak meringis ataupun apa tapi Reyhan tau Kanaya menahannya dari matanya yang mulai berkaca kaca dan bibirnya yang digigit .


"Kanaya cantik ya Rey...."goda Riska saat mengikuti arah pandangan sang anak. entah menatap ibunya akhir akhir ini suka menggoda jangan sampai adiknya nanti suka menggoda.


"Iya sampai sampai uncel Nathan mau menikahi nya."jawab Reyhan sempontan membuat riska menatapnya garang.


Riska menggeleng pelan ,dia menatap suster yang mendekat.


"Sudah selesai nyonya ."ucapnya membungkuk lalu undur diri ,Reyhan menatap datar sedangkan Riska tersenyum manis ,wajah sang suster memucat saat mendapat kan tatapan tajam.


"Pergi"arti tatapan Reyhan astaga dia takut dengan anak kecil dengan cepat dia pergi.


Riska bangun dari duduknya lalu mendekat kearah Kanaya yang tersenyum menatap tangannya yang diplester pink dia yang minta dan dengan menurut sang suster meng iyakan jika tidak jabatannya akan di cabut.

__ADS_1


"Naya ,cantiknya mommy udah sembuh nih."ucap Riska tersenyum lalu duduk disamping Kanaya .


"Iya Naya sekarang bisa minum coklat panas sama curos buatan mommy ."ucap semangat Kanaya membuat riska tersenyum ,pandangan Kanaya menatap Reyhan yang menatapnya datar,Kanaya meringis dalam hati.


Lalu dia kembali menatap ibunya dengan senyum menerkah tangan Kanaya terulur lalu mengelus perut buncit sang mommy .


"Dede Naya sehat kan mom?"tanya Kanaya Riska tersenyum Kanaya akhir akhir ini tambah ceria apalagi saat Reyhan meminta menjadi adik nya hahaha Riska seperti ingin tertawa saat mengingat wajah canggung apalagi wajah gengsi anaknya .


"Dede Naya sehat sayang..."ucap Riska .


"Dede Kanaya kalo perempuan katanya uncle yang mukanya kaya artis Korea yang mommy suka tonton itu bilang kalo mau dijadiin teman seumur hidup ."ucap Kanaya polos mengelus perut riska ,Riska menepuk dahinya astaghfirullah remaja gila itu berulah.


cklek


pintu terbuka Wiliam datang dengan beberapa surat ditangannya ,dia menatap riska sebentar.


"ayo ."ucap Wiliam ,Riska mengagguk beserta dengan Kanaya Reyhan?dia biasa aja.


-------------------


#typo bertebaran

__ADS_1


#tanda baca acak acak


#alur berantakan


__ADS_2