My Baby Reyhan

My Baby Reyhan
022.masak


__ADS_3

.my baby Reyhan .


_____


"coba ku buktikan.....


Wiliam mendekat kearah Riska muka mereka sangat dekat mungkin sekitar 2 cm jauhnya. Riska yang mukanya sudah Semerah tomat hanya diam menunduk.


Wiliam mengangkat dagu Riska mereka saling berhadapan.


Mata


Ya mata yang sama persisi seperti anaknya muka yang sama persis seperti anaknya.namun bedanya anaknya memiliki satu lesum Pipit dipipi kanannya seperti Riska sedangkan pria didepannya entah lah ia pun tak pernah senyum.


"Kau mengingat ku Riska putri Bimo."bisik Wiliam ditelinga Riska yang membuat Riska menegang . Pria didepannya bahkan mengetahui ayahnya mungkin keluarga nya pun ia ketahui.


Wiliam menjauh kan mukanya.


"Kita tunggu secepatnya tes DNA akan keluar."ucap dingin Wiliam lalu keluar dari kamar tersebut. Perubahan ekspresi yang patut diacungi jempol.


"Huh"


"Hal gila apa lagi ini, berusaha kabur dari keluarga Wijaya tertangkap dipria yang persisi seperti 4 tahun lalu,cobaan apa lagi ini."frustasi Riska .


"Huh"


Riska mengatur nafasnya lalu berjalan menuju pintu keluar di kamar lalu memutar kenop pintu nya.


Cklek.


Riska keluar nampak bawahan Wiliam yang sempat mengobat bius Riska ada disalah satu dari beberapa orang yang berpakaian hitam.


Riska melewati mereka mencoba mencari Reyhan . Sungguh ruangan yang amat luas dan besar ia makan hampir tersesat Hinga matanya menemukan sosok kecil dia Reyhan yang tengah duduk diruang salah satu kursi diruang makan dan mengutak-atik iped nya . Entah iped siapa yang Reyhan pinjam.

__ADS_1


Riska menghampiri Reyhan lalu duduk disampingnya Reyhan.


"Sudah selesai?."tanya Reyhan sambil mematikan iPed dan menatap kearah ibu.


Sementara Riska hanya menjawab dengan senyuman.


"Huh ."reyhan membuang nafasnya kasar.


"Reyhan dapat dari mana iPed ini??,."tanya Riska .


"Aku dipinjamkan oleh paman yang tak kukenal."jawab Reyhan .


Reyhan melihat seorang dengan ekor matanya menatap tajam seorang yang sedang mengupingnya.


"Huh"


"Apakah kita lama beranda disini Bu??."tanya Reyhan dan meminum habis jus apel nya.lagi dan lagi Riska hanya membalas senyuman .


"Sudah lah bu....aku ingin tidur."reyah berdiri dari duduknya lalu berjalan kearah kamar dimana ia tadi disekap.


Reyhan pergi kearah kamar entah kamar siapa yang penting ia ingin tidur.reyhan memutar kenop pintu lalu masuk kearah kamar dan merebahkan diri di kasur empuk bersepre putih .


Reyhan membaca doa tidur dan tidur menjelajahi alam mimpi .


sedangkan Riska nampak sedang bergulat dengan alat masak nya walupun sudah dilarang keras oleh pelayan atau koki disitu.


POV


setelah Reyhan memasuki kamar Riska berkeliling rumah yang hampir membuat kakinya mau patah akan luas dan lebarnya .


Riska menjumpai dapur dirumah yang ia pinjam sekarang Riska memutuskan untuk memasak untuk menghilangkan rasa bosan yang sudah menjadi jadi.


Riska berjalan kearah dapur dan membuka kulkas 4 pintu. saat terbuka Riska menatap kagum dengan isi kulkas dimana banyak bahan makanan lengkap dan tersusun rapih dan sesuai. tak hanya itu Riska memeriksa laci bumbu dapur lain dan terlihat jika semua nya tersusun rapih dan teratur.

__ADS_1


Riska mengambil alat masak dan bahan bahan .namun pekerjaan nya dihentikan oleh suara pelayan.


"maaf nona mengganggu,,,,, jika anda membutuhkan sesuatu bisa meminta kepada kami."ucapnya sopan.


"tidak ,,,aku hanya ingin memasak."jawab Riska.


"maaf nona anda tunggu saja biar saya yang memasak."ucapnya.


entah berapa lama riska dan pelayan perempuan tersebut berdebat akhirnya Riska diperbolehkan untuk memasak.


POV off


Riska menata makanan di meja makan ya hanya 2 jenis makanan dengan 3 porsi . spaghetti dan bakso isi Mozarella kesukaan anak nya dan minumannya ya itu jus apel.


tak


tak


tak


terdengar langkah kaki mendekat kearah Riska yang sedang menata makanan dan mesih mengunkan celemek.


riska melihat siapa yang datang ternya sang pemilik rumah tak lain Wiliam.ya Wiliam yang mencium bau yang membuat perut nya dangdutan.


"apa yang kau buat??."tanya wiliam.


"hanya spaghetti dan bakso goreng Mozarella."jawab Riska sambil membuka celemeknya.


"siapa yang memperbolehkanmu memasak ?!."tanya Wiliam menatap riska. dan Riska merutuki kebodohan nya ya ia memasak dirumah yang bahkan tak ia kenal .oh ayolah itu ruang siapa kau bahkan tak meminta ijin.


'lah iya ini rumah orang bukan rumah gue.'riska


sebenarnya ia memasak untuk Reyhan .Reyhan pasti lapar .

__ADS_1


_______


. ❀️ .


__ADS_2