
malam itu dimana, malam saksi buta bagi Riska yang tengah mondar mandir keluar kamar mandi akibat salah makan .ia makan rujak mangga mudah alhasil ia mendapat penyakit berupa mencret .
"lega."ucap Riska namun belum selang 18 menit mules menghantui nya lagi.
bolak balik ke kamar mandi entah berapa kali Al hasil ia sembuh dengan minum obat. selesai sudah prodadi sakit perut namun belum selesai malam itu turun hujan dan petir. Reyhan?
dia sama sekali tak takut akan hal seperti itu .dia jantan .
Riska tengah bergidik ngeri apakah rumah Segede istana ini ada hantu?.apalagi lampu kamar sudah ia matikan
Riska menggelengkan kepalanya pikirannya seperti bocah yang memikirkan akan ada hantu .
"krettt."
Riska langsung masuk keselimut putih .ia membungkus badannya lalu menenggelamkan mukanya dibantai .
tak
tak
bulu kuduk Riska seketika menegang .apa itu.
srettt.
tangan Riska perlahan menyentuh nakas yang berada disamping tempat tidurnya,pertama yang ia pegang adalah gelas .digenggam gelas itu dan ia lempar.
pranggg.
__ADS_1
pecahan gelas berhamburan.
ckelk.
"sh***"
"apa yang kamu lakukan Riska?."tanya seorang.segera Riska keluar dari bungkusan selimut. lalu bangun dan menghadap kearah suara .lampu sudah dinyalakan.
"Wiliam."terkejut Riska melihat muka masam sang suami.
Wiliam menelepon seorang dari hpnya menyuruh nya untuk kekamar. Wiliam masuk kedalam kamar mandi .
Wiliam sudah pulang nampaknya. Riska sekarang tengah guling guling di kasur bersepray putih sendari merutuki kebodohan nya.
"bodoh, bodoh."rutuk Riska lalu masuk kedalam selimut enggan untuk mengetahui selanjutnya tak terasa ia tertidur pulas.
Wiliam keluar dari kamar mandi yang sudah menggunakan pakaian santainya ia menidurkan badannya disamping Riska lelah sudah menghantuinya.
mereka tertidur pulas hingga pagi hari.
Riska bangun dari tidurnya merasa ada yang menumpuk pinggangnya Riska membuka matanya walupun nyawanya belum terkumpul.
"tangan siapa?."batin Riska sedetik berlalu .Riska tahu siapa pelakunya .tak kaget itu hal wajar jika suami memeluknya Riska mencoba mengangkat tangan kekar milik Wiliam.
"ini tangan manusia apa tangan gajah sih?."hardik riska .wiliam mempererat pelukannya Riska mendengus kesal.
"wiliam."panggil Riska mengguncang kan tangan Wiliam.
__ADS_1
"hmm."
"lepaskan tangan mu dari pinggang ku."ketus Riska .
"sebentar saja."ucap Wiliam lalu menenggelamkan mukanya di tengkuk riska.
"menjengkelkan ." kata Riska pasalnya perutnya sudah keroncong ingin diisi .ingin sekali Riska menendang Wiliam ke mars biarlah ia memeluk mahluk yang berada disana .
wiliam bangun dari tidurnya ia sudah melepaskan pelukannya . secepat kilat Riska bangun menyambar handuk lalu masuk kedalam kamar mandi.ia mencuci muka menggosok gigi tidak mandi .
keluar nya Riska Wiliam masuk .
Riska keluar dari kamar lalu turun kebawah menuju dapur terpenting ia harus mengisi perut nya yang keroncong ngan akibat tadi malam bolak balik kamar mandi mungkin.
"Reyhan."sapa Riska melihat anaknya tenaga menyantap wafel dengan krim menjadi topingnya.
"iya ."jawab Reyhan melihat kearah sang ibu yang sedang duduk disampingnya dan sama halnya menyantap wafel namun beda ibunya terlihat sangat rakus seperti manusia yang tak dikasih makan 2 hari 2 malam .
Reyhan mengangkat satu alis kirinya heran .kenapa ibunya serakus ini , tak banyak pikir Reyhan meneruskan makannya .
_______
#typo meresahkan.
#tanda baca acak acak
#alur berantakan .
__ADS_1