
"nona Riska sudah dipindahkan ke ruang rawat dan bisa dijenguk hanya saja jangan mengganggu nya. " ucap suster disitu.
"ya." jawab wiliam singkat langsung menerobos masuk kedalam ruang rawat diikuti mikey yang penasaran.
"lah bayinya mana?. " pertanyaan bodoh Keluar dari bibir tipis mikey saat dirinya berdiri diruang mewah dan luas tersebut.
"dia ada diruang bayi, nanti baru dibawa kesini. " ucap reyhan datar kenapa otak uncle mikey yang ber iq tinggi itu menjadi rendah bisa klarifikasi nya?
"oh iya ya. " gumam mikey.
wiliam menatap wajah pucat Riska dia membungkuk lalu mengecup kening Riska pelan.
drdt
anggap bee suara roda gitu apa lah ya itu pokoknya mah.
"wah bayinya datang. " girang kanaya meloncat loncat saat kanaya ingin berlari dengan cepat reyhan menarik kerah baju bagian belakang milik kanaya.
"aduh.. " rintih kanaya dia berdiri diam, reyhan melepaskan tarikan nya itu.
"diam." ucap reyhan dengan nada perintah dengan malas kanaya mengangguk ya mungkin ada benarnya reyhan menyuruh dirinya diam.
"anakmu sehat semua mereka selamat untung kau membawanya dengan cepat. " ucapan afra tanda sopan dia memang terbiasa begitu well mereka sepupu.
"ya."
afra menatap wiliam datar dia menghentikan langkahnya disamping brankar dia meletakkan box bayi tersebut disitu dan suster yang berada dibelakang juga ikut melakukan apa yang dilakukan afra.
"anakmu mirip semua btw. " ucap afra menatap ketiga bayi yang tertidur pulas anak pertama yang dibedog (istilah author ngga tau nama lainnya apa) kain berwarna biru dan yang anak kedua berwarna hijau yang ketiga pink.
ya itu yang perempuan.
"wah mana yang perempuan? " tanya mikey menatap ketiga bayi tersebut.
__ADS_1
"yang itu. " ucap afra menunjuk bayi cantik yang tertidur pulas.
"dia cantik, mukanya menggemaskan. " ucap mikey antusias.
"gimana mana bayinya? " dindra bertanya dia datang dengan tergesa-gesa saat berada di depan para bayi tersebut dindra mendorong afra dan mikey dengan keras mencoba menjauhkan dua orang tersebut.
"wah mereka terlihat menggemaskan tapi yang ini wajahnya berekspresi dingin dan datar. " ucapan dindra membuat wiliam mendekat kearah bayi tersebut .
"hmm." wiliam setuju.
"wah wah oma sudah menjadi buyut dengan banyak cucu. " oma elia datang dari belakang satu keluarga mengerubungi ketiga bayi tersebut termasuk reyhan dan kanaya.
"eyang ingin mengazani mereka boleh kah? " tanya eyang Wijaya dia menatap wiliam, wiliam tersenyum lalu mengangguk.
eyang Wijaya menatap oma fily, oma fily mengangguk .
(btw siapa nih yang ngazanin reyhan waktu lahir hihi?)
kini jam menunjukkan pukul 23:00 wiliam masih terjaga disitu dia ditemani mikey.
"tidak mau aku ingin menanti nama yang kalian beri untuk calon istriku itu. " jawaban mikey mendapatkan tatapan tajam wiliam, mikey tidak takut tuh.
langit bolehkan kau turunkan lakban?
well wiliam muak lama lama mendengar perkataan calon istri dari bibir mikey itu remaja gila namun ber iq tinggi untung banyak untung tuh kalo tidak sudah wiliam bakar mungkin.
selain tidak ada akhlak mikey juga seorang playboy, casanova, psikopat, dan pencinta organ manusia.
"ugh." terdengar suara lenguhan Riska.
"sayang... " gumam wiliam dia bangun dari duduknya, mikey diam tidak ikut bangun.
ada wiliam.
__ADS_1
"wil... " panggil lirih Riska.
"iya sayang. " jawab wiliam.
"anak kita? " tanya Riska dia meraba perut nya kenapa sudah rata, khawatirkan muncul dibenaknya apakah anaknya..... tidak mungkin.
"anak kita selamat mereka cantik dan tampan mereka sedang tidur. " jawab wiliam mengelus pipi mulus sang istri dia mengecup pelan kening istrinya tersebut.
Riska tersenyum dia bersyukur anaknya tidak apa apa dan selamat.
"aku ingin melihat mereka. " lirih Riska, wiliam mengangguk seharusnya Riska bangun besok namun perkiraan salah.
wiliam mendorong box bayi tersebut dibantu mikey.
"siapa nama mereka? " tanya Riska.
"aku belum memberinya nama, akun menunggu mu bangun. " ucap wiliam, Riska mengangguk.
"bagaimana jika....
" johan bintang alaska junior wiliam, antariksa alaska junior wiliam dan princess kejora ariska . " ucap wiliam, Riska terseyum mendengar usulan nama nama tersebut semua bermarga .
"aku suka namanya itu nama untuk mereka. " ucap Riska menatap anaknya yang tertidur pulas dengan keadaan tenang.
"okeh nama istriku kelak kejora. " gumam mikey pelan tidak terdengar.
"sekarang kamu lanjut kan tidur mu. " ucap wiliam mengelus puncak kepala Riska,Riska mengangguk.
________
#typo bertebaran
#tanda baca acak acak
__ADS_1
#alur berantakan