
.my baby Reyhan.
____
#kediaman Wiliam.
"kalian apakan mereka?!."
"maaf tuan tadi mereka sempat memberontak,terpaksa kami membungkam dengan obat bius."jawab salah satu bawahan Wiliam.
"huh.
"panggilkan dokter Afra."ucap Wiliam tak selang lama dokter Afra datang dengan style jas putih dokternya .
"ada apa?."tanyanya .Afra sepupu Wiliam yang menjadi dokter keluarga Wiliam.
"periksa tes DNA aku dan anak itu."jawab dingin wiliam. afra lalu menurut ia mengunkan rambut Reyhan dan Wiliam untuk memeriksaa DNA mereka.
dan Afra sebenarnya penasaran namun ia kurung niatnya untuk bertanya karena ya ia tak mau kehilangan kerjaannya hanya dengan bertanya .
"kapan hasilnya keluar?."tanya Wiliam .
"mungkin 2 Minggu."jawab dokter Afra.
"aku tunggu secepatnya."ucap Wiliam dingin.
"baiklah aku undur diri ,mesih banyak pasien yang belum aku Periksa."ucap afra. ia memang membuka praktek nya dirumahnya.
"hmm"
Wiliam melihat kearah bawahannya yang sedang berjaga dikamar tersebut "keluar."perintah Wiliam yang dipatuhi semua bawahannya.
Wiliam duduk di kursi singel yang berada didalam kamar bercet crem polos dan mewah . sudah hampir setengah jam Wiliam menunggu belum ada tanda tanda kedua insan yang tengah tertidur itu bangun.
__ADS_1
Wiliam seorang yang tak suka menunggu harus menunggu ya demi informasi nya.
"uhk"nampak lenguhan Riska terdengar ditelinga Wiliam.
"dimana ini??."bingung nya berusaha duduk dan menggelengkan kepalanya agar kesadaran penuh.
"sudah bangun.."suara dingin dan tegas bisa didengar oleh Riska.dengam secepat kilat Riska mencari sumber suara. Riska mendongakkan kepalanya menatap pria bertubuh jangkung dengan wajah tampan dan badan Maco nya .pria yang mengunakan jas berdiri menatap tajam Riska.
"siapa??...."cicit Riska .
"kau lupa dengan ku??."ucap Wiliam mendekat kearah Riska.
"kamuu...."cicit Riska saat Wiliam mencoba mendekat.
"lupa siapa aku?.."tanyanya lagi dan nampak Wiliam sudah ada dihadapan riska.riska melihat intes pria didepannya .
'wajahnya....4 tahun lalu...mirip....'batin Riska .
"tuan.....emmm"Riska menundukkan dan mencoba menghapus pikiran buruknya.
"ada apa?."ucap Wiliammengangkat dagu Riska dengan lembut.
"emmm.....tolong bebaskan saya."cicit Riska yang mendapat tatapan tajam. dan lagi lagi Riska menundukkan kepalanya tatapannya seperti ingin menerkam.
"jangan harap."bisikan terdengar ditelinga Riska. Riska hanya mampu bergidik ngeri.
"aku telpon polisi."tukas Riska.
"cobalah."ijin Wiliam tersenyum sinis.
Riska menepuk kepalanya tidak ada telpon gimana mau ngehubunginnya..
"uhkk....ibu"suara Reyhan terdengar baru bangun dari tidur nya.
__ADS_1
"ah....sayang kau sudah bangun."ucap Riska lalu menghadap kearah Reyhan mencoba lepas dari pria didepannya.
"ibu ..dimana kita??."pertanyaan itu yang pertama kali keluar dari mulut kecil Reyhan.
"kita sedang berada di...."Riska bingung harus berucap apa karena anaknya salah satu spesies yang tak bisa dibohongi.
"dirumah ayah mu.."Wiliam berbicara sambil menatap reyhan.reyhan melihat kearah Wiliam dengan andalannya tatapan datar nya .
"siapa dia bu???."tanya Reyhan dingin melihat Wiliam.
"dia....sepupu ibu."jawab asal Riska yang mendapat kan tatapan intes dan curiga dari Reyhan .
"aku tak bisa dibohongi."Ucap Reyhan lalu bangun dari duduknya .
"kamu kemana sayang ??."tanya Riska.
"kamar mandi."jawab Reyhan singkat padat dan jelas.
Reyhan masuk ke kamar mandi yang berada di kamar yang ditempati Riska dan Reyhan. Reyhan membasuh mukanya agar terlihat segar dan tak ngantuk lagi.
"apa lagi ini?."gumam Reyhan lalu memutar kenop pintu.
_____
makasih yang udah mampir ke novelku
jangan lupa tap jempol.
#typo bertebaran,tanda baca acak acak dan alur berantakan.
~maaf nih telat up .
❤️❤️❤️🖤🖤🖤
__ADS_1