My Baby Reyhan

My Baby Reyhan
068.nanti buat anak perempuan untuk ku ya.


__ADS_3

sore itu Nathan ,Mikey dan Jonatan datang menemui Wiliam yang sedang dirawat. sebenarnya ini bukan pertama kali Wiliam dirawat karena mengalami luka tembakan namun sudah berkali-kali Wiliam dirawat karena luka tembakan jadi ketiga temannya tidak heran.


"halo bro ."sapa Nathan lalu duduk disofa yang berada diruang inap. Wiliam tadi siang sudah dipindahkan ke ruang inap dikarenakan sudah membaik hanya saja menunggu fisik dan tenaganya membaik.


"fasilitas di ruang inap rumah sakit mu mewah sekai mi"ucap Jonatan melihat sekeliling ruangan .


"ini ruangan VVIP jadi sangat mewah ,bodoh."jengah Mikey menjawab .


"berapa harga sewanya?."kepo Jonatan.


"kau mau tinggal di sini?."tanya Mikey memutar bola matanya .


"aku hanya bertanya ,kupastikan mereka orang kaya yang berobat kesini."tebak Jonatan.


"mamang ."ucap Mikey membenarkan.


"bagaimana keadaan mu?."tanya Nathan pada sahabat nya .


"baik."jawab Wiliam .


"Reyhan?."


"dia juga baik."jawab Wiliam.


"aku pergi dulu ,Rey Cantika memanggil."ucap Riska ijin pada Wiliam . Wiliam mengangguk tersenyum sebagai Jawaban.


Riska keluar dari ruang inap Wiliam masuk keruang inap Reyhan yang tepat berada di samping ruang inap Wiliam.

__ADS_1


"kakak ,kamu sudah membaik?."tanya Cantika menghampiri Riska.


"aku sudah membaik."jawab Riska tersenyum.


"duduklah kak,Reyhan tertidur pulas sehabis makan,mungkin pengaruh obat."ucap Cantika


Riska mnenagapi ucapan Cantika dengan senyuman lantas Riska langsung duduk disamping Cantika.


tok


tok


"masuk."sahut Cantika.


seorang wanita paruh baya terlihat diambang pintu . wanita paruh baya tersebut meletakan makanan dan minuman pesanan Cantika.


setelah nya wanita tersebut pergi dari ruangan inap Reyhan . Cantika membuka bungkus kotak makanan tersebut lalu menyodorkan pada Riska.


"terimakasih."ucap Riska lalu memakan makanan yang diberi Cantika.


Cantika juga memakan makanan nya . hanya membutuhkan beberapa menit makanan didepan mereka ludes habis termakan.


"kakak mau istirahat,nanti Cantika akan bicara dan menyewa kamar ."ucap Cantika menawarkan.


"tidak kakak mau jaga Reyhan ."tolak halus Riska.


Cantika pasrah ia baru tau jika manusia didepannya yang bersetatus kakak ipar bersifat keras kepala.

__ADS_1


sedangkan diruang inap Wiliam.


"istri Josen mau kau apakan mi?."tanya Nathan .


"entah,mungkin ku bebaskan."jawab Mikey dengan mengangkat bahunya acuh.


"kenapa tidak kau jadikan wanitamu dia cantik loh."gelak tawa Jonatan setelah melafalkan kata kata tersebut.


"aku masih memiliki hati nurani. aku sedikit kasihan dengannya selama ini dia disiksa oleh suaminya ."acuh Mikey.


"nanti kau jatuh cinta."goda Nathan.


"tidak aku kan pernah bilang akan menikah dengan anak perempuan Wiliam."santai Mikey.


"kau selalu menggunakan lulocon itu ."ucap Jonatan terkikik.


"kau begitu berharap ,jika kau menikah dengan anak Wiliam yang perempuan kau sudah kakek kakek mi."canda Nathan.


"aku tidak akan tua saat anak Wiliam besar."santai Mikey.


"jangan terlalu berharap tinggi jatuh sakit ."nasehat Jonatan sok bijak.


"jangan sok bijak kamu Jo."ucap nathan melempar biji jeruk yang tersisa saat ia mamakan jeruk.


"nanti buat anak perempuan untuk ku ya Wil."pinta Mikey yang mendapat tatapan jengah oleh Wiliam .Wiliam tau Mikey hanya bercanda bertujuan menghibur.


Wiliam dari tadi tutup mulut karena memang seperti itu jika mereka sedang mengobrol

__ADS_1


"Wil."panggil Riska dari ambang pintu . Riska masuk dengan bubur ditangannya.


Wiliam melihat teman-teman dengan ekor mata . mereka yang peka akhirnya ijin pergi dari ruangan tersebut


__ADS_2