
(ngga tau mau ngetik apa jadi ngga ada pembukaan)
...----------------...
Riska masih memandang Reyhan dari balik kaca ,kini Nathan sedikit menjauh namun dibiarkan oleh riska,sedangkan Wiliam tentu dia mepet dengan Riska .
Reyhan yang berada di ruangan diam sama dengan Kanaya yang menutup bibirnya rapat .
Reyhan diam dia tak memiliki kata kata lagi, ya ampun.... dia mau berbicara apa? dia tidak tau demi bapak konghua yang belum ketemu dia tidak bisa mengeluarkan kata apa apa.
'Aku mau ngapain? 'Batin Reyhan, dia mengangkat bibirnya tersenyum kecut.
"Rey.... " Panggil Naya pelan.
"Ya? " Jawab reyhan wajahnya datar bersamaan dengan ucapannya yang tak kalah datarnya dan ketiga kalinya dia mau menukul mulut nya sendiri.
'Kenapa susah berkata lembut ya Allah. 'Batin reyhan.
"Ngapain disini? " Tanya Kanaya menatap Reyhan dengan berkedip kali ini dia tak mungkin bisa membuka matanya terus menerus demi menatap adik triplek sekeras batu itu.
"Hah? "
"Ngapain? Kenapa? " Tanya Kanaya canggung.
Dia tersenyum dibalik alat bantu bernafas nya namun senyuman itu tak luput dari pandangan Reyhan.
__ADS_1
Reyhan menatap diam tak menjawab, Kanaya memudarkan senyumannya tapi dia tidak kecewa karena sebelumnya sudah biasa soo sudah menjadi makanan sehari hari bagi Kanaya.
Datar
Triplek
Keras kepala
Dingin
Dia makan semua
Reyhan menatap Kanaya dia berfikir dengan otaknya. 'Pantas uncle nathan suka dengan Kanaya orangnya cantik. 'Batin Reyhan
Reyhan menepis pikiran itu membuangnya ke tong sampah lalu memungutnya dan membuangnya kembali di sungai.
"Nay." Panggil Reyhan
"Hem? " Jawab kenapa menatap Reyhan dia sedikit mengerutkan keningnya.
"Aku minta maaf. " Ucap Reyhan, kenapa kata maaf yang keluar dulu tapi mungkin ini kata tepat untuk sifatnya dulu.
"Untuk apa, rey punya salah dengan nay? " Tanya Kanaya dia malah berbalik tanya bukan menerima kata maaf Reyhan.
"Hemm? " Reyhan canggung dia mengarukkan kepalanya frustasi.
__ADS_1
"aaa..aku minta maaf atas apa ya.... Sikap ku lalu..... Ucapan.... Dan boleh aku jadi adikmu dan boleh aku memanggilmu kakak... Kita menjalani hubungan layaknya adik kakak begitu...... " Reyhan mengeluarkan kata kata panjang ya panjang namun dengan terbata bata dan terjeda jeda.
Kini Kanaya menatap Reyhan bingung namun setelah mencerna sedikit lama dengan otaknya yang sedikit lola (loding lama )dia mengerti.
Kanaya tersenyum akhirnya yang dia nanti terwujud seorang Reyhan menerimanya menjadi kakak, dia bahagia? Tentu kini dia merasa 100% memiliki keluarga yang menyayanginya, ayah, ibu, dan adiknya menyayanginya.
"Boleh." Jawab kanya dia tersenyum sedikit.
Reyhan membuang nafas kasar lalu mengangguk singkat mengubah ekspresi nya, Kanaya menatap Reyhan sedikit kecewa tidak ada perkataan lain kah untuk menyambut dirinya menjadi kakak.
Bersifat manis dan ubah wajah datar nya itu boleh kah? Kanaya mengharapkan itu tapi tak mungkin terjadi Reyhan tetap Reyhan yang akan menjadi manusia kutub mungkin kah Reyhan sering berinteraksi dengan beruang kutub hingga menjadi seperti ini oh mungkin.
Riska? Tentu dia menyimak dia memukul disertai tonjokan untuk nathan yang hanya mampu menerima, bumil yang satu ini jika senang akan memukul diikut sertakan dengan Bogeman mentah, nathan menerima kenapa bukan mikey? Dia sudah lari dulu.
"Akhirnya... " Ucap Riska langsung berjalan dengan cepat menuju pintu yang tentu diekori wiliam, nathan hanya memandang nanar pintu kamar inap yang sudah tertutup tersebut.
Bagaiamana cara meluluhkan 1 singa dan 2 beruang kutub?
____________
Kanaya: ayo para pembaca demo sama author karena up sedikit.
Author: maaf up nya telat author lagi uts masalah nya.
#typo bertebaran
__ADS_1
#tanda baca acak acak
#alur berantakan