
tak
tak
"apakah sudah mereda?."tanya Jonatan melihat Wiliam. Wiliam mengagguk sebagai jawabannya.
nampak dari kejauhan Riska mendekat kearah meja makan lalu mendudukan bokongnya pada kursi makan,bebarapa maid datang menaruh makanan di atas meja makan, itu makanan buatan Riska yang tadi ia bikin.
"makan lah."judes Riska ,bukan tak ikhlas atau apa namun mood nya sedang buruk jadi begitu.
sedangkan semua yang berada disitu menyengir lalu mengagguk mereka makan dengan keadaan hening. selesainya Reyhan dan Riska Pamit terlebih dahulu dimeja makan hanya ada 4 orang.
"bukan kah kau sekarang tunangan?."tanya Nathan pada Mikey.
"iya nanti malam."jawab santai Mikey.
"kenapa tak pulang ?."tanya jonatan.
"kau mengusir?."desis Mikey kesal.
"tidak hanya saja aneh ."santai Jonatan menjawab.
"aku akan pulang sore nanti ,kalian jangan lupa untuk datang ."ucap Mikey yang diangguki Nathan.
__ADS_1
"ngomong ngomong apakah Josen tau jika kau perancang senjata ?."tanya Nathan pada Mikey.
"tidak ."singkat Mikey lalu dengan santai ia meminum air putih digelas bening.
"oh ya ,ku kira anakmu perempuan,jika ia ku nikahi Wil."ucap Mikey mendapatkan tatapan tajam Wiliam.
"kau mau mati mi?."tanya Nathan.
"aku serius."santai Mikey namun hanya dianggap candaan oleh teman temannya.
"jika kau menikah dengan anak Wiliam bagaimana istrimu ?."tanya Nathan mencoba menyambung ucapan Mikey
"aku ceraikan gampang kan?."tanya Mikey membuat semua menggelangkan kepalanya.
"perceraian tidak semudah itu."ucap Jonatan. sebenarnya Jonatan pernah menikah 1 kali namun karena ada suatu masalah dalam rumah tangga nya membuat Jonatan bercerai dengan sang istri dan hingga sekarang ia melajang.
"iya."jawab Mikey.
"kau tau dalam artikel Islam kau tak boleh lagi berzina."ejek Nathan.
"aku tau."santai Mikey.
"kau urus pembelian sabun merek XXX."ucap Wiliam pada Mikey , sedangkan Mikey mengerutkan dahinya ia tau betul sabun batangan itu adalah sabun buatan nya yang ia buat sendiri dan ia jual dengan stok terbatas dan juga berharga fantastis.
__ADS_1
"itu sabun buatan ku ,untuk apa?."tanya Mikey.
"sudah bawakan saja nanti ku bayar berapapun"ucap Wiliam diangguki Mikey.
mereka meneruskan berbincangnya hingga tengah hari , mereka semua tak berkerja karena hari libur akhir pekan sama halnya dengan Riska sekarang ia tak membuka leptopnya untuk berkerja.
Riska sedang menyiapkan alat tulis untuk besok Reyhan sekolah privat ya Wiliam berkata Reyhan akan sekolah pada hari Senin besok sudah hari Senin .
"Rey besok sekolah ,jangan bandel."nasehat Riska yang sedang menamai buku tulis Reyhan ,Reyhan yang dinasehati hanya mengangguk mengerti.
"ini semuanya sudah siap ."ucap Riska menata semua alat tulis Reyhan dimeja belajar.
"Bu ,siapa merekam?."tanya Reyhan .
"mereka?."beo Riska .
"iya mereka ,Nathan ,Jo,dan Mikey."ucap Reyhan.
"jika memanggil orang yang lebih tua sopan Rey."ucap Riska dan mendapatkan cengiran kuda oleh Reyhan.
"mereka teman ayahmu."jawab Riska atas pertanyaan Reyhan.
"hati hati dengan om Mikey."ucap Reyhan santai sedangkan Riska hanya mengiyakan.
__ADS_1
Reyhan tau betul siapa Mikey dia orang licik ,pintar,dan cerdik serta teliti. Reyhan juga tau jika Mikey adalah penghianat Josen dan perancang senjata . seluruh nya ia tau kecuali satu yaitu Mikey seorang mafia.
dari mana Reyhan tau ? itu mudah dia paling pintar dalam membongkar identitas orang. hanya dengan leptopnya ia bisa apapun . menghasilkan uang bisa saja tapi Reyhan belum mau membuka jasanya dan tak ada minat.