My Baby Reyhan

My Baby Reyhan
155.


__ADS_3

reyhan keluar dari kamarnya dia menatap kanaya yang berada didepan pintu,reyhan mendengus karena aktivitas nya terganggu,dia menatap kanaya dengan mengerutkan dahinya,reyhan menatap dari atas kepala hingga ujung kaki kanaya dia pakai mukena pasti bukan ibunya yang memakaikan


"ada apa? " tanya reyhan,kanaya menggarukan kepalanya yang terlapisi mukena berwarna pink, terlihat dia sedikit ragu mengucapkan sesuatu.


"ajari aku mengaji. " kanaya berucap dengan sedikit ragu, reyhan menatap kanaya, kanaya menunduk dia sedikit takut dengan tatapan reyhan namun reyhan mengalihkan pandangan nya dan dirinya mundur.


"ayo."


...----------------...


Riska menyenderkan tubuhnya di sofa dia menatap kalender kecil yang dipegang ditangan kanannya dengan uring uring.


"kenapa?. " tanya wiliam.


"sayang kita belum beli baju untuk bayi anak kita ini. " Riska berucap dia mengelus perut nya, wiliam tersenyum dia megecup pipi Riska yang sedikit tembem akhir akhir ini.


"aku sudah menyiapkan semuanya." jawab wiliam.


"oh ya? " tanya Riska tak percaya dia menatap curiga wiliam keningnya berkerut dengan bibir agak digeser.


"iya.. "


"sayang... " panggil Riska manja dia merapatkan tubuhnya ke wiliam.


"ya? " itu jawaban wiliam.


"aku rindu oma dan eyang,aku juga rindu diandra. " Riska sekarang memeluk tubuh suaminya dengan posesif, wiliam tidak merasa risih dia malah senang.


"mereka pasti akan kemari. " wiliam mengecup kening Riska lembut, Riska hanya menggangguk dia memejamkan matanya, wiliam membiarkannya.

__ADS_1


...----------------...


"besok aku ajari yang itu. " ucap reyhan dia menutup iqro yang dia pegang, kanaya mengangguk.


dia berdiri diikuti reyhan, reyhan menyerahkan iqro tersebut pada sang pemilik(kanaya),reyhan menatap wajah kanaya sedikit lama .


"kamu dengan uncle nathan terlihat dekat. " reyhan membuka obrolan, kanaya hanya mengangguk pelan.


"uncle nathan baik, dia juga seru diajak main, kemarin uncle nathan mau ajak aku nikah loh. " kanaya menceritakan semuanya, reyhan meringis pelan uncle uncle itu membuat otak kakaknya akan tercemar.


"kenapa? " tanya kanaya sedikit heran dia mengerutkan dahinya .


"tidak apa apa. " ucap reyhan dia berjalan keluar diikuti kanaya di belakang nya, kanaya seolah menjadi ekor disitu dia juga seolah menjadi anak ayam yang mengikuti induknya.


"kamu ngapain? pergi ke kamarmu, mau kebawah pakai mukena itu terserah mu. " reyhan berucap dia memutar tubuhnya menatap kanaya yang menyengir kuda menampakkan gigi gigi susu yang berwarna putih tanpa lubang.


ahkrggggg semuanya dia belajar dari reyhan,tatapan tajam, perkataan pedas serta sikap dingin yang belum kanaya kuasai.


tapi tidak apa besok besok dia minta diajari saja.


dibawah reyhan duduk disamping ayahnya,riska sudah menjauh dia duduk disamping wiliam namun sedikit berjarak.


"yah... " kali ini reyhan manja pada sang ayah dan tentu membuat wiliam sedikit heran tidak biasanya.


"ada apa? " jawab wiliam mengelus rambut reyhan.


"ganti guru privat nya aku tidak suka guru perempuan." reyhan berucap dengan helaan nafas, wiliam menggeleng kepalanya tidak percaya sifatnya turun ke anaknya.


"kanaya sini. " suara Riska membuat seluruh pasang mata menatap kanaya yang memang sedang berjalan kesitu, kanaya tersenyum dia duduk di samping kanan ayahnya sedangkan samping kirinya reyhan dan Riska berada disamping kanaya.

__ADS_1


"daddy." panggil kanaya.


"ya? " wiliam mengelus rambut kanaya Riska tersenyum melihat itu.


ini lebih dari bahagia menurut Riska memandang itu.


...----------------...


bocoran episode berikut nya.


"siapa dia wiliam, anak siapa dia? " diandra bertanya dengan menatap tajam anaknya, wiliam diam dia membuka suara namun dipotong oleh suara Riska.


terlihat Riska yang sedang memeluk kanaya mendekat kearah diandra ibu mertuanya.


"diaa.... "


jrengggg


awokawok


lama author ngga ngegantung cerita kaya jemuran author yang ngga kering kering akibat matahari sembunyi terus hahaha.


#typo bertebaran


#tanda baca acak-acakan


#alur berantakan.


bukan konflik tenang author ngga jago bikin drama ikan tebang lagi cukup 2 saja okeh cukup konflik nya itu saja yang ringan.

__ADS_1


__ADS_2