My Baby Reyhan

My Baby Reyhan
125.penjelasan 2


__ADS_3

halo para pembaca balik lagi dengan kisah halusinasi author ini hehehe


selamat membaca.


___________


"oh ayolah Wil ,kenapa kau tidak membanting gelas tersebut malah meminumnya?".


"kujelaskan besok."


"tutd"


Wiliam mematikan telepon secara sepihak.


tubuhnya terasa baik baik saja saat ini.dia kembali meminta minum namun dengan wine yang berbeda ,beberapa kali dia meminum dan meneguk wine . hingga obat itu bereaksi Wiliam mengepalkan tangannya .


dia bangun dari duduk nya lalu keluar dari ruangan tersebut namun saat sudah keluar ruangan dilihat Fiona datang mendekat mata Wiliam melihat arah lain ,pura pura tak tau bahwa wanita siluman itu datang mendekat.


"wil,kamu mau langsung pulang?"tanya Fiona dengan senyum lebar ,bibirnya dari tadi tersenyum matanya terlihat amat bahagia .


"minggir lah."ucap dingin Wiliam ,badannya terasa panas saat berdekatan dengan wanita ditambah kepalanya seolah ingin pecah rasanya.


Wiliam berjalan keluar dari pesta sang tuan rumah pun mencoba berlari tak memperdulikan kakinya yang mengunakan heel .


"tuan ada sudah ingin pulang?"tanya sang tuan rumah tak lain Livia saat sudah didekat wiliam.


"hm."jawab Wiliam singkat dia kembali melanjutkan langkahnya keluar dari hotel tersebut.

__ADS_1


Wiliam hanya membutuhkan beberapa langkah setelah keluar dari hotel tempat pesta kehotel dimana dia memesan kamar bukan dia melainkan Nathan.


"tak kusangka dosisnya lebih sadis dari 2 tahun lalu."gumam Wiliam tangannya mengepal dibalik saku celana.


tanpa memperdulikan orang orang di lobby hotel ,dia masuk ke lift khusus setelah mengambil room card dari repsionis .


...****************...


Ting.


pintu lift terbuka Wiliam berjalan tergesa gesa rasanya dia ingin masuk kedalam air es agar rasa panas ditubuhnya menghilang.


Wiliam menempelkan kartu tersebut lalu tangannya memutar kenop pintu dan masuk kedalam ,Wiliam memijat pelipisnya saat pandangan melihat seorang perempuan tertidur pulas diatas ranjang berukuran king size yang berada dikamar hotel dimana sudah dia pesan ,namun saat dilihat lebih lama oleh Wiliam itu bukan Fiona walupun posisinya sedikit memunggungi dirinya dan tak terlihat begitu jelas.


dari bentuk tubuhnya pun bukan Fiona sama sekali yang berkulit putih berbadan tinggi dengan badan montok tak lupa warna rambutnya yang berwarna kuning milik Fiona namun apa ini ! yang dia lihat hanya seorang perempuan bertubuh kecil rambut nya berwarna hitam kulitnya kuning Langsat namun mulus behhhh.


namun semakin lama melihatnya panas ditubuhnya semakin meningkat dibawah sudah ingin dipuaskan ,dia tak melihat jelas wajah perempuan tersebut yang tak lain adalah Riska karena entah efek perangsang atau alkohol apa mungkin efek lampu yang dimatikan hanya lampu tidur yang dinyalakan hingga hanya menghasilkan cahaya ramang ramang menerangi kamar luas tersebut.


"apakah salah kamar ?tak mungkin bukan?"gumam Wiliam .


tanpa memperdulikan itu anak orang dia terjang saja saat tubuhnya mulai lebih memanas ini menyakitkan dia butuh pertolongan namun ini hanya menguntungkan dirinya dan merugikan lawan jenisnya .


emang ga ada ahkal tu Wil.


dan itu awal terjadinya episode pertama dimana riska dilecehkan awal mula benih unggul Wiliam tertanam di rahim riska dan menghasilkan Reyhan yang terlahir di dunia .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


tepat pada pagi hari Wiliam bangun mungkin sekitar jam 8 pagi dia menatap sekeliling, selimut hotel terlihat terlempar jauh ,spray berantakan bahkan sudah terlepas dari tempat nya .


Wiliam menatap sedikit bercak darah yang tertinggal sebagai jejak percintaan tadi malam .


"astaga aku memperkosa anak orang."itu gumam nya kembali sedikit frustasi.


dia mengusap wajahnya kasar tanpa memperdulikan badannya yang tak menggunakan pakaian dia menuju kamar mandi melakukan rutinitas pagi hari .


saat selesai acara mandi kilat ,Wiliam mencari telepon nya hanya jubah mandi / handuk kimono yang menempel di badan yang, dia fokus mencari cari hpnya yang entah dimana.


"kau memesan wanita malam?"tanya Wiliam to the poin saat telepon nya sudah diangkat oleh Nathan dan saat hpnya sudah dia dapatkan


"sama sekali tidak, kenapa?"tanya nya malah berbalik tanya setelah menjawab.


"tidak."


"oh ya jelaskan yang kemaren kenapa kau tak membanting gelas nya?"


Wiliam mengusap wajahnya kasar dia mengacak rambut tak kalah kasar tangannya setia memegang hp yang ditempelkan ditelinga.


"karena..."


__________________


#typo bertebaran


#tanda baca acak acak

__ADS_1


#alur berantakan


😗❤️ bye


__ADS_2