My Baby Reyhan

My Baby Reyhan
009.surat?1


__ADS_3

Riska sekarang sedang menulis surat ia ingin memberitahu jika ia sedang baik baik saja ia memang sengaja mengunakan surat. ia juga tak ingin jika Oma dan eyangnya merasa terlalu khawatir dengannya.


Riska memegang pulpennya lalu menulis disebuah kertas .


...........


...untuk keluarga Wijaya...


...*oma,eyang apa kabar??Riska disini baik baik saja jangan terlalu khawatir kan Riska. Riska disini bahagia Riska janji akan pulang secepatnya hingga tepat waktunya. riska harap Eyang dan Oma tidak terlalu menghawatirkan, jaga kesehatan Oma ,eyang,riska menyayangi kalian,Riska sayang kalian .Riska tau jika tindakan Riska egois.maafkan Riska....katakan pada semua Riska baik baik saja Riska sehat....


...❤️❤️❤️...


Riska .


23-6


..............


Riska melipat kertas itu memasukannya kedalam amplop dan menandatangi Amplop tersebut agar keluarga nya dapat percaya. kenapa tidak menggunakan pesan ?? nanti bisa dilacak. sebenarnya menggunakan surat pun bisa dilacak tapi karena riska banyak akal jadi nanti bakal dikadalin, hanya butuh uang bisa semuanya.


Riska Melihat Reyhan yang sedang bermain dengan mainan nya. mainan balok balok huruf dan angka. Riska menghampiri Reyhan yang asik akan mainannya.


"sayang mau ikut ibu???" tanya riska pada sang anak.sang anak hanya mengangguk ia mengerti jika ibunya tengah mengajak karena tak bisa berbicara Reyhan hanya mengangguk. ah ajaib sekali bayi tersebut.


Riska tersenyum lalu mencium pipi anaknya itu dan menggendong nya ,Riska mengantikan bajunya dan Riska menurunkannya didorongnya bayi/troli bayi .Riska mengambil tas branded nya lalu keluar dari apartemen dan turun mengunakan lift ke lantai bawah.


Riska mendorong troli bayi lalu masuk ke mobilnya


__ADS_1


riska meletakan Reyhan dikursi penumpang sementara troli nya ia simpan dibagasi.riska menghidupkan mobilnya lalu melajukanya, membelah jalan negara Inggris.


20 menit berlalu ia sampai ketujuan ya tempat pengantaran surat ia masuk kedalam sambil mendorong troli bayi nya. Riska mengurus surat kirimannya tak selang lama urusan itu selesai.


selesainya Riska kembali kedalam mobilnya bersama Reyhan. riska memutuskan untuk berbelanja beberapa baju dan beberapa bahan dapur ke mall terdekat.


diperjalanan nampak Reyhan tengah tertidur Riska selalu tersenyum jika melihat Reyhan. udah biasa.


hingga Riska sampai diparkiran mall ia turun dan meletakan Reyhan di troli bayi nya lalu mendorong nya masuk kedalam mall.


skip→


selesai nya berbelanja ia pulang mengunakan mobilnya ia juga membeli beberapa makanan instan yang hanya perlu dimasak dengan di masukan oven.


sesampainya di apartemen ternyata sudah ada Dewi yang menunggu nya di pintu depan.


"loh dew kamu kesini?kenapa ga telepon??." tanya Riska dengan raut terkejut melihat Dewi sudah menunggu didepan apartemen.


Riska membuka pintu apartemen nya dengan sidik jari jempol nya. tak selang lama pintu apartemen terbuka. mereka masuk Riska memindahkan Reyhan yang tengah tertidur ke kasur.


"gimana ke adaan kamu ris??."tanya Dewi kepada Riska yang sedang meletakkan troli bayi dipojok ruangan.


"baik kok. bagaimana dengan mu?."jawab Riska sembari bertanya balik.


"aku baik baik saja."jawab dewi tersenyum.


owekkkk


terdengar tangisan Reyhan dari kamar Riska langsung melangkahkan kakinya menuju kamar lalu menggendong Reyhan menyusuinya dan meminang-minangkanya.

__ADS_1


Dewi dibuat takjub dengan Riska ia tak tahu dengan latar belakang Riska ia salut Tanpa bantuan dari siapa siapa Riska mampu membesarkan anaknya dengan sehat .


"sini aunty gendong." ucap Dewi mengambil alih gendongan .


"aku kedapur dulu ya ,,,mau menyiapkan makanan."ucap Riska sambil membenarkan bajunya.


"iya tak apa ,,,biar Reyhan aku yang jaga."ucap Dewi .Dewi tipe orang yang menyukai anak kecil ataupun bayi .


Riska terlihat tengah bergulat dengan alat alat masaknya dan bahan bahan makanan nya Riska terlihat sangat pandai dalam memasak. walupun ia keturunan keluarga kolmet ia tak pernah manja dari kecil dikarenakan sendari kecil ia didik keras agar tidak lemah tak gampang putus asa, tegas dan tak manja.


...****************...


Riska menata makanan nya di meja makan yang berjumlah empat kursi itu Riska hanya memasak tumis kangkung, ayam goreng dan balado kentang.


"loh dew Rey mana??."tanya Riska yang melihat Dewi keluar Tampa mengendong reyhan.


"oh,,dia ketiduran waktu aku ajak ngomong."jawab Dewi .


"wah masakan mu terlihat enak."ucap Dewi berbinar melihat makanan.


"ayo kita makan."ucap Riska sementara Dewi sudah duduk dan menyicipi semua makanan yang Riska buat. Tanpa malu.


"enak banget ris."puji Dewi yang dijawab ini seniman Riska juga ikut makan bersama Dewi dimeja makan.


______


****makasih yang udah mampir ke novelku****


...jangan lupa tap jempol...

__ADS_1


maklummin kalo banyak typo ya .


__ADS_2