
"tok.
"tok.
suara ketukan pintu terdengar, reyhan membuka pintunya yang dia lihat seorang kanaya yang sedang mengigit bibir bawahnya.
kanaya berdiri didepan pintu kamar reyhan dengan gelagetan tak jelas tentu membuat reyhan menatap dengan heran.
" kenapa lagi? "tanya reyhan dia terlihat baru bangun dari tidur.
" ada oma di bawah aku takut. "kanaya berkata lirih.
" kenapa harus takut mereka baik." ucap santai reyhan saat mengerti arti maksud kanaya,dia ingin masuk ke kamar nya namun pergelangan tangannya ditahan.
"baik baik kamu tunggu disitu. " reyhan menghela nafas kasar dia masuk kedalam bertujuan mencuci muka.
kanaya dengan lancang mencoba masuk kedalam dia menatap kamar yang hampir semua berwarna hitam .
namun sebelum singa jantan itu keluar dari kamar mandi kanaya melangkah dengan tergesa-gesa mencoba tidak menimbulkan bunyi.
"huhff."
"ayo." kanaya terlonjak kaget saat suara dingin itu masuk ke telinga nya.
"ayo... aku juga ingin ke mereka. " ucap reyhan, kanaya diam tidak bergerak dia menundukan kepalanya.
reyhan tidak ada cara lain dia menarik tangan kakaknya tersebut nanti dia minta maaf atas ini yang terpenting jangan tinggalkan kakaknya itu disini.
__ADS_1
"ingat jangan pernah takut bersikaplah biasa saja jangan grogi, mereka memang terlihat kejam atau menakutkan diawal." ucap reyhan dia memencet tombol lift.
dibawah Riska menatap oma elia dan omanya yang dari Indonesia kesini.
"loh oma ngga ngabarin Riska dulu. " Riska memeluk oma oma nya tersebut.
"kejutan sayang. " oma elia berbicara membuat yang lain tertawa pelan.
"mana reyhan? " tanya cantika yang sudah mengendong anak dia muncul dari belakang.
"cantika!!. " Riska menatap cantika tidak percaya.
"hahaha ini juga kejutan, aku sudah melahirkan saat usia kandungan ku 7 bulan dan ini rahasia serta kejutan. " ucap cantika tersenyum suami cantika yang berada disamping nya pun ikut tersenyum canggung well rumah tangga cantika sedikit rumit.
dan banyak rintangan tentunya.
wiliam yang berada disamping Riska menatap tajam cantika, namun cantika membiarkan nya.
"ayo duduk duduk. " ucap diandra berjalan kearah sofa.
namun ditengah perjalanan reyhan muncul dia melepas genggaman tangan nya walupun sedikit susah karena kakaknya itu tidak mau melepaskan.
"loh rey.. " diandra cukup terkejut.
"sore oma, eyang, aunty, uncle. " reyhan menyapa sedikit manis dia mengalami satu satu reyhan kembali menarik kanaya lalu mengode agar salim mengecup punggung tangan satu satu, kanaya yang memang peka menurut.
"loh ini siapa ris?" tanya oma Riska saat melihat kanaya yang cantik bak berbi,eyang Wijaya pun menagguk, sedangkan diandra menatap anaknya penuh curiga.
__ADS_1
"kita kek ruang keluarga dulu. " ucap Riska tersenyum semuanya menyetujui menuju ke ruang keluarga. mereka duduk masing masing.
"siapa dia wiliam!!anak siapa dia?!!. " diandra bertanya dengan lembut namun tegas dia menatap anaknya dengan tajam wiliam diam mulutnya terbuka ingin berucap namun tiba tiba suara Riska yang baru datang memotong.
"dia anakku . " jawab Riska dengan tersenyum mengelus rambut kanaya.
"whatt?!. " cantika syok tadi Riska sekarang cantika.
"iya dia anakku. " jawab Riska tersenyum.
"kakak reyhan. " sambung Riska lagi.
"ngga cukup punya 4 anak sayang? dan nambah anak dengan mengadopsi?" tanya oma Riska, yang lain mengangguk.
Riska tersenyum dia duduk di samping wiliam yang serasa ada di persidangan.
"ya kurasa punya anak banyak tidak masalah. " ucap Riska dengan senyuman tipis.
"rey bawa kanaya main ya. " ucap Riska pada reyhan, reyhan yang mengerti suasana kembali menarik kanaya.
Riska menatap punggung kedua anaknya dia menarik nafas dalam dalam
___________
tanam tanam ubii, lanjut prat selanjutnya.
#typo bertebaran
__ADS_1
#tanda baca acak acak
#alur berantakan