My Baby Reyhan

My Baby Reyhan
159.end 2 kelahiran 3 kebar


__ADS_3

nih yang minta si kembar tiga lahiran


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


mikey keluar dari rumah dia menyalakan mesin mobil nya tepat saat dia masuk wiliam berada sudah masuk di kursi penumpang yang berada dibelakang.


"cepat kerumah sakit. " ucap wiliam dengan nada printah yang tidak bisa dibantah, mikey mengangguk menyalahkan mesin mobilnya.


"bisa kah lebih cepat, aku bisa kehilangan anak ku dan istriku. " ucap wiliam geram dia mengelus kening Riska celana nya terlihat sudah berlumuran carian kental.


"ini sudah diatas rata rata bodoh. " ucap mikey dia sedikit kaget saat mengetahui ternyata Riska jatuh di kamar mandi walupun tidak diberi tahu dia tau dari kondisi tersebut.


"ckitt." rem mobil berhenti dadakan, mobil mikey sudah berada tepat didepan RS milik keluarga abrian. itu rumah sakit paling terdekat dari rumah wiliam.


wiliam tanpa apapun menendang pintu mobil mikey untung itu mobil mahal plus otomatis bisa dibuka dari tombol yang berada di pintu pengemudi.


mikey ikut turun dari mobil dia membiarkan mobilnya yang berdiri terlantar.


wiliam mempercepat langkahnya dia menggendong Riska dengan ala bridal.


"cepat periksa istriku. " ucap wiliam membentak pada beberapa suster yang datang membawa brankar.


"kami melakukan sebaik mungkin tuan muda." ucap mereka lalu mendorong brankar tersebut.


"silahkan tunggu tuan. " ucap seorang dokter yang melihat wiliam ingin masuk kedalam ruangan.


"kau memerintah ku?!!. " tanya wiliam dengan tejam.


"ini demi istri dan anak tuan. " ucap nya dia afra.


"kami butuh keseriusan didalam jika ingin anak dan istrimu selamat biarkan kami menyelamatkan nya dengan usaha semaksimal kami. " ucap afra.


"jika kamu didalam kamu akan terus membentak para dokter dan suster tolong mengerti." ucap tegas afra tanpa memperdulikan lagi afra masuk kedalam ruangan


"agrh.. " wiliam meng ngacak rambut nya frustasi.


"Riska gimana wil?!!. " tanya diandra yang berlari dia mendekat kearah anaknya yang dengan keadaan memprihatinkan.


"mom." ucap wiliam sandu dan diandra tau akan arti suara serta panggilan tersebut dia tau pasti sekarang anaknya seolah sedang berada di titik terendah.


"istrimu kuat. " ucap dindra.


"duduk lah nak. " oma fily datang dia tersenyum walupun bisa dilihat raut khawatir nya. oma fily duduk di kursi tunggu yang berada disitu diikuti wiliam didampingi nya eyang Wijaya juga ada disitu.


"oma tau Riska dari kecil adalah perempuan tangguh dia kuat mental maupun fisik percayalah dia kuat,sekarang berdoalah agar dia dan anakmu bisa selamat. " ucap oma fily menatap pintu berwarna putih yang tertutup rapat.


"sekarang ganti pakaian mu, celanamu sudah kotor " ucap oma fily dia mencoba menenangkan suami dari cucunya itu.

__ADS_1


"ini gantilah. " ucap oma elia yang datang.


"oma." gumam wiliam.


namun wiliam menurut dia menggantikan celananya di dalam kamar mandi saat keluar dari kamar mandi dan menuju ke teman nya tadi terlihat sudah ada ayahnya dan kedua anaknya.


"mereka memaksa ikut. " ucap ayah wiliam mengerti arti tatapan tersebut.


cklek.


"bagaimana istriku? " tanya wiliam langsung mmendekat kearah afra yang baru keluar.


"istrimu haru melakukan oprasi segera. " ucap afra.


"lakukan segera!!. " perintah wiliam membuat semuanya merinding dengan suara tersebut.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


terlihat lampu diatas pintu oprasi menyala, satu keluarga terlihat tegang yang paling tegang tentu wiliam.


seharusnya jadwal oprasi 1 minggu lagi namun itu sudah tidak berlaku untuk sekarang, Riska sudah berada diruang oprasi dan dimana rumah sakitnya tentu rumah sakit milik ayah tiri wiliam bukankah sudah dijelaskan.


wiliam menatap lampu oprasi yang masih menyala, doa nya semoga istri dan anaknya selamat dia tidak was was saat Riska kekamar mandi seharusnya dia menemani nya bukan? .


kini nasi sudah menjadi bubur.


" bisakah kamu diam? "tanya reyhan, kanaya menatap sang adik.


" berisik. "ucap sinis kanaya reyhan diam sejak kapan kakaknya jadi sinis seperti ini tapi itu belakangan yang dia pikirkan sekarang ibunya.


beda dengan oma elia dan oma fily mereka tetap slow walupun sebenernya tidak dan yang paling rempong adalah diandra.


sedangkan cantika dia tidak ikut begitupula dengan suaminya maupun anaknya.


"bagamana jika Riska kenapa napa? " tanya diandra pada suaminya.


"dia baik baik saja. "


reyhan bangun dari duduk nya dia menatap ayahnya.


"yah aku ingin kekamar mandi. " ucap reyhan wiliam menatap anaknya lalu mengagguk singkat lagipula kamar mandi dekat dengan ruang oprasi.


reyhan berjalan meningalkan area oprasi tersebut kanaya menatap sekilas reyhan lalu kembali menatap ruang oprasi.


reyhan berjalan dengan diam dia menelusuri lorong rumah sakit fikirannya menerawang jauh apakah dia akan bertemu dengan gadis aneh itu lagi bukan kah sering kali dia akan bertemu dengan gadis berpakaian hitam jika dirumah sakit?


no kali ini mungkin tidak.

__ADS_1


reyhan masuk kedalam kamar mandi dia hanya mencuci mukanya saja , reyhan menatap pantulan wajahnya di cermin dan kemudian pergi dari kamar mandi tersebut.


sampai pada reyhan didepan ruang oprasi ini masih lumayan pagi walupun akan menjelang siang.


lampu oprasi masih menyala dan pertanyaan terbesar bagi reyhan kapan lampu tersebut padam.


jam berjalan kini yang ditunggu tunggu pun datang lampu oprasi padam dan selang beberapa menit dokter keluar.


oh ya jika kalian bertanya kemana mikey, jo serta nathan dia pergi kecuali mikey yang duduk disitu menanti calon istrinya. ya jika ada yang perempuan.


pasalnya Riska pernah bilang jika anaknya laki semua tapi wiliam yakin ada yang perempuan.


cklek


mikey duduk tenang saat melihat dokter yang baru saja keluar dia masih duduk ada wiliam yang menanyakan.


"bagaimana istriku?" tanya wiliam sedikit membentak.


"sabar wiliam. " ucap dindra yang berdiri disamping anaknya itu.


"syukur tuan istri anda dan ketiga anak anda selamat tuan,jenis kelaminnya 2 laki laki dan 1 perempuan. "ucapan dokter mengunakan baju oprasi berwarna hijau tersebut mampu membuat semua senang yang paling senang disitu mikey karena apa? anak Riska ada yang perempuan.


" istri anda akan dipindahkan ke ruang rawat setelah ini."lanjut nya dengan sopan harus sopan jika tidak dia kehilangan perkerjaan nya.


"lakukan yang terbaik atau jabatanmu ku cabut. " ancam wiliam.


"baik tuan saya melakukan yang terbaik. " jawab nya dia mengundurkan diri kembali keruang oprasi.


"oma kau harus menepati janji mu merestui ku bisa menikah dengan anak dari cucu mu. " ucap girang mikey pada oma elia dan mendapatkan jeweran sebagai jawaban.


"dasar kamu cucu tidak ada ahlak. " ucap oma elia ya mikey sudah dianggap cucu oleh oma elia.


"ayolah oma, aku tidak sabar melihat calon istriku apakah rambutnya pirang atau hitam? " tanya mikey sendiri.


"berhentilah menghalu kenzo!!. " oma elia menekan kata-kata nya nama terakhir hanya bisikan.


kenzo? kita bahas setelah ini.


______


arigatou


#typo bertebaran


#tanda baca acak acakan


#alur berantakan

__ADS_1


__ADS_2