
hai para pembaca ini author up dua bab ya .
jangan tanya kenapa author up banyak satu episode,karena lagi mood ,ini otak author lagi dilancarkan halu nya.
hahaha
_________
plak
plak.
2 tamparan mendarat di pipi mulus milik wanita yang sedang terduduk dan tertunduk diatas lantai air matanya pun menetes tak henti henti membasahi lantai rumah milik ayah nya..
"ayah memperbolehkan kamu hidup bebas tapi tidak seperti ini."bentak abrian kepada putrinya Cantika siapa lagi.
"sudah yah ,jangan seperti itu."Diandra membentak suaminya dia berjongkok lalu memeluk tubuh putrinya.
"dia memang pantas seperti itu ,dan ayah tanya siapa anak dari bayi mu itu!."tanya abrian kembali membentak pandangan nya menajam menusuk kearah putrinya.
"Vero ."jawab Cantika dengan nada bergetar .
"Dian!!."panggil abrian
"ada yang bisa saya bantu tuan?."tanya seorang datang membungkuk .
"suruh keluarga Vero dan veronya sekaligus, datang hari dan saat 'ini!.'" perintah abrian menekan kata 'ini'.
"baik tuan."
sedangkan di rumah Wiliam riska tangah bersenandung ria hari ini adalah hari dimana Oma dan eyangnya datang.
namun saat sedang tersenyum di hadapan kaca terlihat dari pandangan nya sang suami yang keluar dari ruang kerja dengan tergesa-gesa.
"ada apa ?."tanya riska melihat Wiliam .
"Cantika hamil."jawab Wiliam singkat mendekat kearah riska.
"aku akan kerumah utama ,membereskan ini ,kamu disini saja Oma dan eyang akan datang aku hanya sebentar ,jaga diri baik baik selia akan memberikan apapun yang kamu minta."ucap Wiliam mengecup bibir riska ,riska hanya mengangguk.
"sudah ku duga."gumam riska melihat pintu kamar yang tertutup otomatis saat Wiliam sudah pergi.
dan ber pindah tempat lagi dirumah utama abrian,udara disitu terasa tidak ada mereka semua menahan nafas ,ruangan mendingin padahal AC tidak dihidupkan.
__ADS_1
dilihat dua kelurga tegah duduk disofa diruang keluarga .
ini semua berawal dari.
pagi pagi sekali Cantika bangun dirinya merasa hari ini adalah hari menstruasi nya namun tidak ada tanda tanda ,dia berfikir akan terlambat dari tanggal biasanya namun ini sudah terlambat 2 bulan masa iya telat menstruasi sampai 2 bulan ga mungkin kan?.
dan disitu Cantika berfikir mungkin saja dia hamil ,oh tidak jika benar bisa dipastikan dia dicabut gelar setelah ini.
Cantika mengambil jaket laku memakainya menutupi piyama tipis berwarna pink yang dipakai nya ,tanpa menunggu apapun Cantika pergi dari rumah padahal masih pagi pagi buta matahari pun belum muncul dari timur jika barat akan kiamat.
Cantika memarkir mobilnya di supermarket yang membukakan pintunya selama 24 jam asalkan punya duit dan mau bayar, tidak ngutang maka supermarket akan melayani.
Cantika masuk kedalam sana dia membeli sesuatu tak lain tespek sebanyak 5 wadah padahal 1 tespak jadi tapi namanya sultan sekalian beli 5 wadah yang isinya satu wadahnya 12 tespek.
saat sudah membelinya dia kembali pulang ,berjalan mengendap ngendap masuk kedalam rumah padahal tidak mengendap endap pun tidak ada yang tau kecuali cctv .
Cantika langsung mengambil 5 tespek dan dia bergegas masuk kekamar mandi .
"sekarang tunggu beberapa menit."ucap Cantika sendiri hingga perlahan garis mulai muncul.
"ga mungkin."ucap Cantika menjatuhkan ke 5 tespek nya ke lantai kamar mandi semuanya bergaris 2 .
"ga mungkin ga mungkin."ucap Cantika memungut tespek nya kembali namun dia ceroboh meninggalkan satu tespek di kamar mandi.
pada saat makan pagi atau sarapan masih biasa biasa saja ,namun saat Cantika mengambil jaket nya yang dia sampirkan di kursi sebelah dan ingin memakainya ,namun tespek berhamburan jatuh dan dari situlah mereka tau.
awalnya Cantika berencana ingin menyampaikan pada kekasihnya pagi pagi hari namun malah sudah terbongkar terlebih dahulu.
begitulah ceritanya.
Cantika duduk di sofa kepalanya menunduk takut sendari tadi.
"besok kalian menikah!."ucap Wiliam tegas tak bisa dibantah ,Cantika memejamkan matanya kakaknya pasti sedang marah tentu lah.
"dan kenapa ini bisa terjadi?"tanya Wiliam. ayah dan ibunya hanya diam membiarkan anaknya yang licik itu mengeksekusi .
orang tua Vero hanya mampu menahan malu .sementara Wiliam tentu marah bagaimana pun dia adiknya mana ada kakak yang tega adiknya dilecehkan.
"itu ketidak sengajaan."jawab varo dengan helaan nafas.
"brak.
gebrakan meja membuat semua orang yang duduk terkejut kecuali yang mengebrak.
__ADS_1
"apa anda tidak ada logika ?."tanya Wiliam sesudah mengebrabrak meja mata elangnya menatap varo yang sudah bermuka pias.
"anda melakukan nya berkali kali dan bilang ini tidak sengaja ."
sudahlah Wiliam tau segalanya dari bawahannya
"dan kamu dek! kamu itu harusnya tau mana benar dan tidak nya , keluarga kita menjujung tinggi harga diri dan kehormatan apalagi seorang perempuan ,memang kakak ayah serta ibu memperbolehkan kamu berteman bebas tapi tau batas,jika ini diketahui orang luar keluarga kita akan berimbas besar semuanya pasti menyalahkan mu yang membuat malu mendatangkan aib dan kamu sudah seperti wanita diluar sana yang mau menyerahkan dirinya semudah itu dan anda..."
"juga seharusnya tau walupun di negara ini hal seperti itu bebas namun tidak dengan keluarga saya ,mungkin anda juga sudah sering melakukan nya namun itu tidak boleh sama sekali dengan keluarga saya dan anda sudah mengetahui aturan keluarga saya kenapa masih melakukan nya ? khilaf juga tidak harus berulang ulang , seorang laki laki bajingan yang melakukan hal seperti ini dan seorang wanita murahan yang menerima ini "
"dan satu lagi seharusnya kalian berdua berfikir sedikit ,kalian adalah anak dari keluarga terpandang." Wiliam berucap dengan panjang namun nadanya dingin campur datar tambahin sinis .
Wiliam memang tak menyalahkan salah satunya namun dua duanya ,karena memang keduanya yang salah.
"besok menikah lah ,kakak pulang ."ucap Wiliam bangun dari duduknya lalu melangkah pergi ,itu Wiliam dari dulu sampai sekarang jika sudah beres dia pergi .
dia biarkan seterusnya diserahkan pada ibu dan ayahnya.
wiliam dengan santai menginjak pedal gasnya hingga mobil berwarna hitam mengkilap itu Sampai pada rumahnya dan disana ternyata ada mertuanya yang sudah datang dia tau karena ada mobil asing dan tau itu plat milik siapa.
"loh sayang sudah pulang bagaimana keadaan Cantika?."tanya riska menyambut suaminya .
"besok mereka menikah."jawab Wiliam santai.
"oh ya Oma ada di taman belakang."ucap riska berbinar mengalihkan pembicaraan saat milhat mimik wajah suaminya ,Wiliam tersenyum tipis tangannya mengelus rambut istrinya senyuman yang di berikan istrinya pada dirinya membuat mood nya kembali seperti biasa.
Wiliam menuju taman belakang dan benar mertua perempuan nya sedang duduk menikmati teh.
"Wiliam ,kamu apa kabar?."tanya Oma berdiri Wiliam tersenyum simpul lalu menyalimi mertuanya.
"baik.
"eyang dimana ?."tanya Wiliam.
"dia sedang istirahat."jawab Oma.
________
#typo bertebaran
#tanda baca acak acak
#alur berantakan
__ADS_1