My Baby Reyhan

My Baby Reyhan
122.beri 1 kesempatan


__ADS_3

gays hari ini author libur daring ya iya lah kan Minggu ,mungkin up nya agak panjangan kalo kalian nanya kenapa author up pendek karena jari author lemes abis ngerjain tugas biasanya dan otak author kek mumet .


heheh Mohon maaf kalo up pendek terus .


maklummin gays dan 1. kalo author ngga up berarti author ngga punya Kouta .


author akan up kalo punya Kouta .


mau mampir ke novel di WP author ngga?


_________


Wiliam membawa Riska keluar dari villa milik Mikey dia masuk ke jett yang dilandaskan dibelakang pekarangan villa yang juga sering digunakan untuk melandaskan jett oleh mikey .


"kau apakan anakku?"tanya Wiliam dingin pada bawahan nya saat sudah berada didalam jett.


"maaf tuan tadi tuan muda mencoba memberontak dengan cara menggigit,menendang,menonjok,mencakar,memelintir tangan,menjambak rambut bahkan menendang area bawah saya tuan ,saya terpaksa membungkam nya dengan obat bius ."jawabnya menunduk .


"berapa lama dia pingsan?"tanya Wiliam.


"mungkin pagi akan sadar tuan ."jawab nya kembali beberapa anak buah Wiliam yang lain prihatin melihat keadaan teman satu rekannya itu ,mukanya yang banyak cakaran dan agak sedikit membiru dan memerah rambutnya acak acak dan bajunya yang sedikit berantakan akibat Reyhan tentunya ,ayolah Reyhan diajar oleh Mikey.


"tidurkan dia di kasur ."perintah Wiliam yang diangguki patuh oleh nya.


perjalanan kali ini singkat tak terlalu lama dan tak memakan waktu banyak , jett mendarat di amerika Wiliam membawa Riska kedalam mobilnya sedangkan Reyhan bersama bawahannya yang tadi ,dilihat bawahan Wiliam yang ini seperti mayat hidup hanya patuh apa yang diucapkan wiliam.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


mereka sampai pada rumah pribadi milik Wiliam ,Wiliam turun kembali diikuti beberapa bawahan nya .


"bawa anakku ke kamarnya,jaga dia ."perintah Wiliam kembali dia melanjutkan jalannya menuju lift. saat sudah sampai pada kamarnya Wiliam merebahkan badan milik Riska yang sendari tadi tak terusik dan tak terbangun dari tidurnya.


"maaf."gumam Wiliam lalu ikut merebahkan tubuhnya setelah mennyopot sepatu dan melempar jasnya kesofa tak jauh dari ranjang nya.


Wiliam memeluk tubuh istrinya menghirup pelan aroma yang dirindukan nya ,biarlah besok Riska memberontak dan marah besok dia akan mencoba membuat riska percaya akan kenyataan dia akan menceritakan seluruh besok dan menyelesaikan nya besok.


sedangkan dikamar Kanaya dia terbangun kakinya berjalan kearah pintu kamar ,membuka sedikit untuk mengintip, dia melihat didepan pintu kamar yang tak jauh dari kamarnya ada seorang yang sedang berdiri perempuan jenis kelaminnya.


itu bertempat didepan kamar Reyhan, ya! kamar Kanaya tak jauh dari kamar Reyhan ,Wiliam memberikan kamar yang sama besarnya dengan kamar Reyhan .


Kanaya mengintip dari pintu yang dia buka sendiri ,matanya menatap dari cela pintu melihat perempuan tersebut.


"apakah dia robot?"tanya Kanaya sendiri .


tak memperdulikan itu Kanaya masuk kekamar mandi dimana itu tujuan utamanya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


esok paginya→


pagi pagi sekali Riska terbangun matanya beberapa kali berkedip ,yang pertama dia lihat adalah interior kamar tersebut yang terlihat berbeda dari kamar yang berada divilla dan merasa familiar .


disitu dimana riska berposisi memunggungi Wiliam.


Riska merasa tak asing dengan interior kamar tersebut namun dia merasa ada yang janggal perutnya seolah tertindih sesuatu ,Riska mengalihkan pandangannya .


'tidak mungkin Mikey kan?, tanyanya lebih besar dari milik Mikey atau ....'


Riska mengangkat tangan yang melingkar diperutnya dia membalikan badan dan benar itu tangan milik suaminya,dia kembali merubah posisi tidurnya menjadi terlentang matanya menatap langit langit kamar yang berwarna putih polos.


tangannya meremas spray matanya tiba tiba terasa panas dadanya terasa terhempit rasanya sesak .


Wiliam yang baru membuka matanya melihat Riska yang lebih dulu membuka matanya .


"sayang."panggil Wiliam ,Riska hanya mampu menatap Wiliam dia bangun dan terduduk .


"ngapain ngurusin aku,urusin aja istri mu itu."ucap Riska dengan tatapan tajam itu membuat Wiliam tersenyum ini diluar ekspektasi nya dia menebak jika istrinya akan memberontak marah besar atau apa ,namun ini tak seseram yang dibayangkan Wiliam.


"dia sudah mati dengan anak yang dikandung nya ."jawab Wiliam singkat dialih kalimat dia hanya berucap dihati Wiliam mendekat namun Riska menghindar.


ya informasi kemarin adalah Fiona yang hamil kembar 2 ,namun bayi itu baru saja digugurkan sebelum kecelakaan dan sebelum Fiona datang kerumah Wiliam , menurut dokter memang Fiona hamil dan mengugurkan sendiri.


"ngapain bawa aku kembali?"tanya riska kembali pandangan menatap kosong ,jika dia tak mengingat dia sedang hamil dia mungkin akan memberontak keras namun demi bayinya dia menghindar itu lebih baik membereskan dengan kepala dingin toh.


(ya iya lah bodo !!Wiliam ahkkk ,orang udah nyakitin ya marah benci kali udah🙂, Jan nyalahin author itu emang sikap Wiliam entah lah.)


"sayang."panggil Wiliam mendekat kembali Riska menjauh hingga dia terduduk di pinggir ranjang.


"jangan sebut kata itu lagi Wil."ucap Riska menatap nanar suaminya.


"maaf."ucap Wiliam menatap lekat bola mata hitam kecoklatan milik Riska.


"kata maaf tak membuat semuanya kembali ."ucap Riska menjawab.


Riska berdiri.


"bawa aku kembali ."ucap Riska .


"kamu merepotkan Mikey, sayang."ucap Wiliam mencoba mencegah.


"Mikey tak merasa direpotkan tuh."jawab riska kembali.


"sayang .."lirih Wiliam mendekat namun Riska kembali menjauh .


"beri aku satu kesempatan."ucap Wiliam kembali mendekat dan kembali pula Riska berjalan lebih menjauh.

__ADS_1


"aku membencimu."ucapan itu menusuk hati Wiliam .


"jangan menjauh ."ucap Wiliam berjalan cepat menarik tangan riska memasukkan nya kedalam dekapannya .


"lepaskan ,aku membencimu, pembohong, lepaskan...!!"ucap Riska memberontak tak terasa air matanya mengalir begitu saja.


"jangan memberontak,maafkan aku."ucap Wiliam ,matanya memanas Wiliam masih setia memeluk, matanya terpejam mencoba menahan sesuatu Yang akan segera mengalir.


Riska hanya diam dirinya melemas tak lagi memberontak dia bisa merasakan punggung suaminya yang bergetar .


sedangkan beda lagi dramanya di kamar Reyhan. Reyhan berdiri diambang pintu berhadapan dengan wanita yang tak dia ketahui namun dia mengigat wanita tersebut tadi malam


"jangan cegat aku ."ucap tajam reyhan pada bawahan Wiliam yang menatap dirinya datar.


"maaf tuan muda ini perintah."ucapnya tangannya di taruh dibelakang .


"jangan halangi jalan ku atau aku mengunakan kekerasan."ancam Reyhan bawahan Wiliam kembali menatap dirinya datar itu membuat Reyhan bertambah kesal.


bangun tidur dirinya berada di kamar miliknya yang berada di rumah ayahnya dan tadi malam Reyhan masih mengigat saat memberontak terhadap wanita dihadapannya .


dia ingin menyusul ibunya saat ini itu tujuan pertamanya.


"awas jangan berdiri didepan pintu !."ucap Reyhan mulai kehabisan kesabaran pipinya yang lumayan tembem memerah dan sedikit mengembang pandangan menajam menatap wanita dihadapan nya.


Kanaya melihat Reyhan dari sela sela pintu dia sempat mengagumi Reyhan yang wajahnya bah tampan.


"apa?!."tanya Reyhan menatap Kanaya yang sendari tadi mengintipnya.


mampus ketangkap basah,kanaya yang sudah ketahuan langsung menutup pintu rapat dia memegang jantung nya, perkataan Reyhan serasa mampu menusuk jantungnya .


"tante minggirlah sedikit."ucap Reyhan mengatur nafasnya mencoba bersabar kali saja jika dilembuti sedikit dia mau menurut namun nihil tidak Sama sekali.


"maaf tuan muda ini perintah dari tuan ."ucap nya dia menatap datar Reyhan ,Reyhan menahan kesal tangannya mengepal kuat .


ingat jangan lakukan kekerasan ,jangan lakukan lihat bekas tonjokkan dan cakaran serta tendangan Reyhan masih membekas diwajah perempuan dihadapannya .


"minggir!!."ucap Reyhan membentak suaranya naik satu oktaf ,Kanaya mendengar suara teriakan itu merinding seketika .


"dia menakutkan."gumam Kanaya.


_________


#typo bertebaran


#tanda baca acak acak


#alur berantakan

__ADS_1


bye 😗❤️


__ADS_2