
POV Riska.
hari ini Riska dan Reyhan bertujuan untuk pergi hanya berjalan jalan diluar gerbang tanpa sepengetahuan Wiliam . Riska juga mengajak Reyhan . Reyhan tentunya menurut jika diajak.
7 langkah ia berjalan tiba tiba seorang membekap mulutnya dengan kain ,Riska mencoba memberontak namun rasa kantuk menghantuinya. tak sadar ia memejamkan matanya dan tertidur. sama halnya dengan Reyhan .
satu rumah dihebohkan akan hilangnya nyonya dan tuan muda mereka, apalagi dengan bodyguard yang mati menggenaskan. bodyguard yang diperintah untuk melindungi Riska meninggal saat Riska dibekap .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Riska mencoba dan memaksa membuka kelopak matanya . Riska melihat langit langit kamar berwarna putih. ia juga melihat kearah samping mendapati seorang yang tengah duduk dengan tenang sendari tersenyum.
"wanita Wiliam ternyata cantik juga."ucapnya lalu mendekat kearah Riska . Riska mencoba mendudukan dirinya dengan susuah payah.
diujung kamar terlihat seorang wanita menunduk memegang nampan. wanita yang begitu mungil dan pendek seperti bocah SMP.dia bukan wanita dia gadis budak Josen .
gadis tadi menunduk menahan Isak tangis . begitu sakit ia melihat suaminya sendiri mengatai wanita lain cantik . iya !!! itu istri Josen yang sedang memegang sebuah nampan yang terdapat gelas berisi wine berwarna merah keunguan.
ya
riska sedang berada dikediaman markas Josen tepatnya didalam kamar.
"jangan mendekat."ucap Riska mencoba menghindar dari lelaki tampan berdarah Tiongkok dihadapannya.
Josen melepas jas dan dasi serta 3 kancing kemeja bagian atasnya ia naik keatas ranjang dimana Riska sedang ketakutan.
"jangan mendekat."lirih Riska menekuk kedua kakinya.
Ara mesih menunduk begitu sakit hatinya jika melihat seorang yang disayang/ dicintai melakukan hal 'itu' dihadapan nya
"jangan ."ucap Riska mengokang wajahnya kemanan dan kekiri mencari dimana keberadaan sang anak.
"mencari anakmu?."bisik Josen .
dalam hati Riska terus berdoa agar dirinya dan anaknya selamat ,ia juga berharap suaminya akan datang menjadi superhero sekarang. itu hanya harapan .tapi ia yakin pasti ada yang menyelamatkan nya .
"aku ingin mencicipi tubuhmu nanti kukembalikan anakmu bagaimana?."tawar Josen
__ADS_1
plak.
"jangan harap,aku sudah memiliki suami."teriak Riska sesudah menampar keras pipi putih dan mulus milik Josen. Josen tersenyum samar mendengar kata suami dari mulut mungil wanita dihadapan nya ,ia memegang pipinya yang sehabis ditampar oleh riska yang berada dihadapannya.
"tinggalkan suamimu menikahlah bersama ku."tawar Josen . itu lagi lagi mendapatkan tamparan oleh Riska .
"aku mencintai nya aku tidak mau menikah dengan bajingan seperti mu."teriak Riska sebagai jawaban atas pertanyaan josen .
"stttt."ucap Josen memegang pipi satunya yang ditampar oleh Riska .
srakk.
baju dress dengan kancing, milik Riska di tarik oleh Josen, kancing baju berantakan kemana mana terlihat hanya tersisa Daleman saja yang tertera ditubuh Riska . Riska ?! dia mencoba mendekap tubuhnya dengan kedua tangannya.
"jangan ditutupi."ucap Josen mencoba menarik tangan mungil milik Riska .
"ya Allah selamatkan hamba mu"doa Riska didalam hati.
Josen memandang wajah Riska , kelopak mata Riska yang deras mengalirkan air mata . ada rasa tak tega melecehkan wanita cantik dihadapan nya. bisa dibilang Josen jatuh hati pada Riska saat pandangan pertama .
Ara ?! jangan ditanya dia sudah sangat sakit hati tak terasa air matanya mengalir begitu deras dipipi nya hingga air mata itu jatuh kewine yang dibawa olehnya.
"aku istrimu ,aku istrimu,tolong jangan seperti ini,aku lebih memilih kamu menyiksaku dari pada melihat mu bersama wanita lain."teriak Ara dalam hati . ia meremas nampan itu dengan kuat .
"bawakan kemari."ucap Josen kepada ara yang diam menunduk dipojok kamar.
Ara menurut ia melangkahkan kakinya dengan sekuat tenaga.
Josen mengambil wine yang berada di nampan. Ara melihat jelas muka Riska ia prihatin melihat wajah ketakutan dan sembab milik Riska. ia tersenyum kecut melihat kelakuan suami bejadnya . tidak puaskan ia menyiksa satu perempuan yang menjadi istrinya hingga menginginkan perempuan lain .
tanpa memperdulikan istrinya Josen menarik tangan mungil milik Riska ia melucuti habis kain yang tersisa ditubuh milik Riska. melibatkan indahnya tubuh milik Riska . Josen tersenyum melihat itu. dihadapan. Riska yang melihat Josen tersenyum meringis takut.
"jangan lakukan itu."ucap Riska menatap Josen dengan mata nanarnya.
Josen menumpahkan wine itu pada pundak Riska meminumnya dari situ .
"jangan lakukan itu."teriak Riska mencekam sprai ranjang.
__ADS_1
Josen melancarkan aksinya ia sekarang mendorong tubuh Riska hingga tertidur. dikungkung nya tubuh mungil itu.
Riska memberontak dengan tenang yang tersisa. ia tak mau dilecehkan lagi cukup suaminya yang melecehkannya waktu itu .
Josen me***** habis bibir Riska ,Riska mesih saja memberontak. ciuman itu turun keleher banyak tanda yang diberikan Josen di badan Riska .
Riska yang mendapat kan kenyataan pahit seperti ini hanya menerima dengan tak ikhlas,kecewa apa yang diperbuat hingga mendapatkan cobaan seperti ini.
saat Josen mencoba membuka sleting celananya dering telepon membuatnya memberhentikan aksinya.
ia mengangkat telepon itu . Josen turun dari ranjang lalu mengambil pakaian yang baru ia memakai dan keluar dari kamar. Riska menangis menjadi jadi dikamar .ada rasa bersyukur ia tak jadi dilecehkan tapi disisi lain ia juga sudah merasa dilecehkan oleh Josen.
ia tak tau siapa laki laki tadi , Riska membenci laki laki tadi yang hampir melecehkan nya.
Ara menatap nanar Riska, ia mendekat lalu memberikan sebuah selimut . tujuan agar Riska tak kedinginan dan agar hati Ara tak sakit melihat tanda merah ditubuh Riska.
Riska yang melihat sodoran tangan berisi kain putih berbentuk selimut mendongak mukanya melihat kearah Ara yang tersenyum dengan mata sembab nya . ia pikir Ara salah satu korban juga ,iya memang!!! ara korban namun berbeda ia korban hati.
"terimakasih."ucap dengan bergetar Riska. Ara mengangguk dan tersenyum. wajahnya yang imut dan manis yang tertera dihadapan Riska.
riska hanya menekuk kedua kakinya dan membenamkan wajahnya disitu . dengan keadaan badan yang dibungkus selimut ia menangis menerima nasib.
"semua kejadian ini diluar dugaan ."
sedangkan Reyhan ia berada diruang lain ia sempat sadar namun saat sadar ia disuntikan sebuah obat tidur alhasil Reyhan kembali menutup matanya tertidur padahal ia khawatir akan ibunya. ia hanya berdoa didalam hati berharap tak terjadi apa apa.
_______
part Kali ini agak panjang tapi gpp moga suka.
heheheh tenang Riska ga kenapa² kok
#typo meresahkan
#tanda baca acak acak
#alur berantakan
__ADS_1
#cerita belepotan.