
hiks maap author ga up karena kehabisan paketan data.
episode sebelumnya.
"Riska !!."panggil seorang dengan suara yang sangat familiar.
"deg.
"Oma ,eyang."lirih Riska tak sadar tangannya meremas tangan milik Wiliam sangat erat.
awalnya seluruh penghuni di rumah utama Wijaya terheran karena Riska pulang dengan seorang Wiliam sang raja bisnis dan membawa bocah laki laki yang bermuka campuran antara Riska dan Wiliam namun lebih mirip ke Wiliam.
"Oma."ucap gemetar Riska menatap manik lembut Oma nya. yang sedang menatapnya dengan tatapan tak diartikan .
"Riska !."ucap Oma langsung memeluk cucunya yang sudah 5 tahun tak kunjung pulang dan sekarang akhirnya pulang,menemui keluarga nya. keduanya berpelukan erat, Oma fily menangis tersedu seduh sama halnya dengan riska ,yang sedang menumpahkan rasa rindunya.
Wiliam hanya tersenyum simpul melihat adegan berpelukan menebus rindu dihadapannya. ia menatap Reyhan yang masih tertidur pulas seolah tak merasa terganggu akibat suara Isak tangis . ia menatap kosong dihadapan nya karena dirinya Riska meninggal kan keluarga nya demi buah hatinya ia rela meninggalkan kan keluarga nya.
__ADS_1
"Oma maafin Riska ."ucap Riska bersimpuh namun dicegat oleh omanya nya.
Oma fily mendirikan Riska lalu menatap cucunya Riska ,Oma fily dengan lembut mengelus pundak cucunya . Riska menatap eyangnya yang duduk di kursi roda Riska menghampiri lalu bersimpuh menangis memeluk Eyang kesayangannya. eyang Wijaya tentu membalas pelukan rindu tersebut .
"ayo keruang tamu ,kita bicarakan."ucap Oma fily menatap satu persatu orang dihadapan nya.
"ah,tuan Wiliam."ucap kaget Oma fily melihat Wiliam juga berada disitu dengan tangan mengendong anak kecil berjenis kelamin laki laki dan bermuka persisi seperti dirinya.
"maafkan kami tuan tidak menyambut anda dengan layak."ucap maaf Oma fily.
"tidak apa."ucap Wiliam dengan senyum simpul.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"jelaskan Riska ?."ucap eyang wijaya dengan nada tegas.
Wiliam menatap Riska yang sudah bermuka pias seluruh orang pun tau jika Wijaya orang yang sangat disiplin, tegas dan berwibawa berbeda dengan istrinya yang lemah lembut, penuh perhatian.
Wiliam menggenggam tangan Riska lalu membuka suara
"biar saya yang menjelaskan."ucap Wiliam dengan nada tegas.
__ADS_1
"huh.
"sewaktu Riska pergi mengerjakan tugas keamerika tak sengaja terjadi kecelakaan dan itu membuahkan hasil ,Riska pergi dari negara nya dia pergi jauh menutupi seluruh identitas dan jejek nya ,pada akhirnya seorang anak terlahir di dunia tanpa ayah , namun tak terdegaja kami bertemu dan semua terungkap ,anak tersebut ternyata juga anakku ,aku bertanggung jawab dan sekarang aku mencintainya."ucap wiliam menjelaskan dengan hati hati dari awal hingga akhir namun dengan singkat.
eyang yang mendengar hampir terkena serangan jantung namun untungnya Tuhan berkata lain . tuhan tak mengijinkan Wijaya terkena penyakit tersebut.
"astaghfirullah Riska "ucap Oma dengan nada sedikit putus asa, tangannya memijat pelipis kepalanya yang terasa berdenyut.
Riska yang melihat itu hanya menunduk menangis takut.
Wiliam berdiri lalu mendekat kearah eyang Wijaya yang sedang menghela nafas berat. Wiliam berlutut . Riska membulatkan matanya menatap hal tersebut ini pertama kalinya wiliam berlutut selain dengan orang tuanya.
"aku meminta maaf atas segala kejadian sebelumnya memang semua masalah itu terkait dengan ku."ucap Wiliam.
eyang menatap Wiliam dengan mata yang merasa kecewa.
"apakah demi ini kamu pergi Riska ?"tanya eyang yang membuat jantung Riska seolah tak berdetak lagi.
#typo bertebaran
__ADS_1
#tanda baca acak acak
#alur berantakan.